Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Kabar Buruk Melawan Korupsi

09/2/2021 05:00
Kabar Buruk Melawan Korupsi
(MI/Seno)

 

 

DUA kabar buruk terkait dengan pemberantasan korupsi datang dalam dua pekan ini. Kita yang semestinya berderap maju, justru memperlihatkan kesan mundur dalam perang melawan rasywah itu.

Kabar buruk pertama adalah indeks persepsi korupsi (IPK) kita pada 2020 anjlok 17 tingkat ke peringkat 102 dari 180 negara yang dinilai Transparency International. Indonesia mendapatkan skor 37 atau turun tiga poin dari 2019. Skor 37 ini sama dengan raihan 2016.

Kabar buruk kedua datang dua hari silam. Hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) menyebutkan mayoritas pelaku usaha beranggapan bahwa korupsi di Tanah Air semakin meningkat dalam dua tahun terakhir.

Dalam jajak pendapat yang melibatkan 1.000 responden itu, mayoritas atau 58,3% menilai terjadi peningkatan korupsi. Hanya 8,5% yang menganggap ada penurunan, dan 25,2% berpendapat tidak ada perubahan.

Disebutkan pula bahwa persepsi negatif pelaku usaha terhadap pemerintah masih tergolong tinggi. Terdapat 31,7% yang menganggap aparat negara/pemerintah hanya mau bekerja jika diberi hadiah.

Hasil penilaian dan jajak pendapat tersebut memang masih dalam tataran persepsi. Ia belum tentu sesuai fakta, tapi bisa juga mencerminkan fakta sebenarnya.

Hasil penilaian pelaku usaha terhadap korupsi di Tanah Air bukanlah karangan semata, apalagi halusinasi. Mereka yang dimintai pendapat adalah para pelaku yang menghadapi langsung aparat negara dengan beragam perilaku.

Artinya, hasil survei bahwa mayoritas pelaku bisnis menganggap korupsi kian meningkat dalam dua tahun terakhir sangat mungkin sesuai kenyataan. Pun demikian dengan anggapan masih tingginya aparat negara hanya mau bekerja jika diberi imbalan.

Meski hanya persepsi, hasil survei tersebut pantang dianggap main-main. Ia adalah temuan yang perlu disikapi dengan serius, sangat serius. Harus ada upaya luar biasa dari seluruh pemangku kepentingan untuk mengatasi korupsi di negeri ini.

Berulang kali melalui forum ini kita menyuarakan bahwa korupsi hanya bisa diatasi jika semua pihak satu hati. Kita mustahil menang perang jika masih ada penegak hukum yang kompromistis terhadap pelaku korupsi.

Korupsi bisa dicegah dengan pembenahan sistem rekrutmen aparatur sipil negara yang transparan guna memastikan mereka yang diterima berintegritas dan tak koruptif. Pencegahan juga dapat dioptimalkan dengan mengedepankan sistem merit dalam mengelola ASN.

Penindakan tak kalah penting. Bahkan, di saat korupsi sudah begitu marak di semua lini kehidupan, penindakan menjadi sangat penting. Dalam ilmu militer dan sepak bola modern berlaku filosofi bahwa pertahanan terbaik adalah menyerang. Pun demikian dalam menghadapi korupsi yang sedemikian masif, menyerang koruptor habis-habisan akan memberikan bangsa ini pertahanan yang kukuh.

Harus kita akui, pemerintah sudah banyak melakukan upaya penguatan sistem pencegahan korupsi. Namun, tak bisa disanggah, upaya itu masih jauh dari formula ideal untuk menutup celah terjadinya korupsi.

Harus kita akui, memang ada penegak hukum yang garang dalam menindak korupsi. Namun, tak bisa disangkal, masih banyak yang masih suka berbaik hati kepada pelaku korupsi. Mereka yang semestinya menuntut dan menjatuhkan vonis berat, malah gemar memberikan hukuman ringan. Obral diskon hukuman buat koruptor pun kian gencar dilakukan.

Hasil survei LSI merupakan peringatan nyata, sangat nyata, bahwa upaya kita dalam memerangi korupsi masih jauh dari syarat untuk mendapatkan kemenangan. Ia harus menjadi cambuk bagi para pemangku kepentingan untuk berbenah habis-habisan agar kabar buruk tak semakin buruk.



Berita Lainnya
  • Memetik Hasil Tata Kelola Mudik

    27/3/2026 05:00

    SETIAP musim mudik Lebaran tiba, pemerintah seolah kembali memasuki arena uji publik yang tak pernah benar-benar usai

  • Langkah Tepat Pembatalan Belajar Daring

    26/3/2026 05:00

    DI tengah langkah penghematan energi sebagai antisipasi terhadap gejolak global, pemerintah memastikan untuk tidak memberlakukan pembelajaran daring bagi para siswa.

  • Penghematan Tepat Sektor

    25/3/2026 05:00

    BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.

  • Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah

    24/3/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.

  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).