Headline

Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.

Pembatasan Skala Mikro

05/2/2021 05:00
Pembatasan Skala Mikro
Ilustrasi(MI/SENO)

 

 

MASYARAKAT di tingkat akar rumput, yaitu RT dan RW, merupakan ujung tombak dalam perang melawan covid-19.

Pemberdayaan masyarakat untuk sadar dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan menjadi kunci keberhasilan. Apa pun bentuk kebijakan pembatasan, termasuk pembatasan skala mikro, jika tidak dibarengi dengan membangun kesadaran, hasilnya akan majal.

Kebijakan melawan covid-19 diterapkan silih berganti, mulai PSBB, lalu PSBB berskala mikro, berubah menjadi PSBB transisi, hingga pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Begitu juga penegakan hukum secara masif telah dilakukan. Namun, laju penyebaran covid-19 tak kunjung melambat.

Bahkan saat penerapan PPKM di sejumlah daerah di Jawa dan Bali dilakukan, penyebaran covid-19 mencatatkan sejumlah rekor. Kemarin, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melaporkan kasus baru yang terkonfi rmasi positif covid-19 bertambah 11.434 orang sehingga total berjumlah 1.123.105 kasus. PPKM jelas-jelas gagal memberikan hasil maksimal.

Tiga minggu lebih PPKM diterapkan, rata-rata kasus harian masih belasan ribu. Kebijakan ini diterapkan mulai 11 Januari hingga 25 Januari, kemudian diperpanjang sampai 8 Februari. Bahkan, Presiden Joko Widodo terang-terangan menyebut PPKM tidak efektif dalam membendung penularan covid-19.

Presiden sudah menggelar pertemuan khusus dengan lima gubernur untuk mengevaluasi pelaksanaan PPKM Jawa-Bali. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X.

Tatkala PPKM terbukti tidak efektif, strategi pun diubah. Pemerintah akan menerapkan PPKM di wilayah Jawa-Bali berskala mikro. PPKM berskala mikro akan diterapkan dengan pembatasan mobilitas masyarakat di daerah-daerah tertentu yang menjadi pusat penyebaran covid-19.

Pembatasan sosial dengan pendekatan mikro bisa efektif menekan laju penularan apabila fungsi pelacakan, pemeriksaan, dan isolasi terimplementasi secara substantif.

Langkah pertama yang harus dilakukan ialah memetakan wilayah kelurahan atau desa yang masuk zona merah dengan tingkat penularan yang tinggi. Setelah itu, pastikan semua kasus yang ada terlacak sehingga bisa segera diisolasi di tingkat RT atau RW.

Pemetaan wilayah dibuat lebih detail, lebih terperinci, dilihat penyebabnya di mana, itu nantinya daerah yang dikunci. Kebijakan ini mesti dibarengi dengan pendekatan untuk membangun kesadaran masyarakat.

Struktur-struktur masyarakat yang sifatnya mikro di level terkecil, di komunitas terkecil di lingkungan keluarga, perlu dilibatkan. Menggerakkan inisiatif penanganan pendemi di lingkungan warga dan perkampungan merupakan langkah sangat baik dan sangat tepat.

Upaya membangun kesadaran perlu untuk mengadopsi kearifan lokal tiap-tiap daerah. Hidupkan lagi program Jogo Tonggo, program Kampung Tangguh, dan program Desa Siaga. Melalui hal yang erat dengan budaya asli Indonesia tentu akan cepat untuk membangun kesadarankolektif demi mengatasi pandemi covid-19.

Semua sepakat, meskipun vaksin sudah dikantongi, misi utama perang menghadapi pandemi ini ialah menekan laju penularan. Juga agar sarana kesehatan, seluruh rumah sakit tidak terbebani sehingga mampu menyiapkan diri dengan program vaksinasi.

Melalui forum ini kita mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif ambil bagian. Ketentuan-ketentuan dalam pembatasan sosial berskala besar alias PSBB atau apa pun bentuk kebijakan di tiap-tiap daerah akan tetap majal tanpa kesadaran dan kedisiplinan protokol kesehatan di tingkat akar rumput, yaitu RT dan RW.



Berita Lainnya
  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal

  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.