Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Kanker dan Pandemi

04/2/2021 05:00
Kanker dan Pandemi
Editorial(Dok.MI/Duta)

 

 

BAGI para penyintas kanker, wabah covid-19 ibarat menggandakan nestapa. Hal ini seperti peribahasa lama yang mengatakan ‘sudah jatuh tertimpa tangga’. Selain ancaman kanker itu, mereka juga dalam posisi amat rawan menghadapi ancaman penularan virus korona.

Tidak hanya itu, pandemi juga menyebabkan beban di sistem kesehatan kita semakin berat. Ini berdampak besar pada penanganan kanker secara umum. Saat ini saja, pembatasan-pembatasan yang mesti dilakukan demi meminimalkan penyebaran virus tak hanya berimpak pada proses pengobatan, tetapi juga menurunkan tingkat screening atau deteksi dini kanker.

Padahal, deteksi dini amatlah penting. Men­deteksi dini penyakit kanker dapat meningkatkan peluang kesembuhan. Dari sisi biaya pun, deteksi dini pun tak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan besarnya biaya perawatan. Artinya, penurunan tingkat deteksi dini kanker akibat pandemi ini berisiko meningkatkan jumlah kasus kanker di masa depan.

Kemungkinan itu tentu sangat mencemaskan. Saat ini saja, penyakit kanker sudah tercatat sebagai salah satu penyebab kematian yang tinggi di dunia dan di Indonesia. Berdasarkan Globocan 2020, diperkirakan 1 dari 5 orang menderita kanker di dunia.

Dalam situasi keprihatinan itulah peringatan Hari Kanker Sedunia tahun ini mesti dimaknai. Harus diakui, pagebluk covid-19 seakan telah memaksa negara menganaktirikan penyakit lain, termasuk penyakit tidak menular yang mematikan seperti kanker. Fokus menangani pandemi memang harus dilakukan, tapi pada saat yang sama semestinya tak sampai membuat penyakit lain menjadi terabaikan.

Kita khawatir bila negara dan pemerintah masih terus kewalahan mengendalikan pandemi, tingkat pelayanan terhadap pasien penyakit-penyakit itu juga semakin menurun. Karena itu, peringatan Hari Kanker Sedunia, hari ini, mesti dimaknai betul sebagai momentum untuk membuka kesadaran pemerintah agar segera menyusun desain baru proses pelayanan pasien penyakit noncovid, terutama kanker.

Di masa pandemi, persoalan yang dihadapi penyintas kanker tidak bisa diatasi bila negara tidak keluar dari upaya yang business as usual. Dalam situasi yang tak biasa ini, kita butuh cara dan terobosan yang luar biasa. Sebagai contoh, bila rumah sakit atau fasilitas kesehatan dianggap salah satu pusat penularan korona, semestinya ada konsep atau tata laksana yang memungkinkan pasien kanker tidak perlu datang ke rumah sakit.

Dalam kerangka berpikir yang lebih maju, seperti yang pernah dipaparkan Ketua Cancer Information and Support Center Aryanthi Baramuli Putri, suara penderita kanker semestinya juga dilibatkan dalam proses pembuatan kebijakan kesehatan di masa pandemi. Dengan begitu, di satu sisi tidak ada yang merasa dilupakan, di sisi lain kebijakan yang dihasilkan juga lebih holistik dan komprehensif.

Terlepas dari itu, peringatan kali ini sesungguhnya penting sebagai proses refleksi diri dan bangsa. Tema besar Hari Kanker Sedunia tahun ini ialah I am and I will dengan subtema Together, all our actions matter. Spiritnya sangat relevan.

Itu mengingatkan lagi bahwa situasi sekarang ini hendaknya dapat kita hadapi bersama. Karena sesungguhnya dalam bungkus kolektivitas itu, semua tindakan kita punya arti penting. Tujuannya tentu saja satu, yakni dunia yang lebih sehat. Tanpa kanker. Tanpa korona.

Eloknya, melawan covid-19 tanpa menganaktirikan penderita penyakit lainnya, termasuk kanker.



Berita Lainnya
  • Memetik Hasil Tata Kelola Mudik

    27/3/2026 05:00

    SETIAP musim mudik Lebaran tiba, pemerintah seolah kembali memasuki arena uji publik yang tak pernah benar-benar usai

  • Langkah Tepat Pembatalan Belajar Daring

    26/3/2026 05:00

    DI tengah langkah penghematan energi sebagai antisipasi terhadap gejolak global, pemerintah memastikan untuk tidak memberlakukan pembelajaran daring bagi para siswa.

  • Penghematan Tepat Sektor

    25/3/2026 05:00

    BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.

  • Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah

    24/3/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.

  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).