Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
DI masa kini dan masa depan, penguasaan teknologi ialah kunci. Dalam konteks negara, kedaulatan teknologi ialah nyawa. Kelangsungan hidup suatu bangsa, salah satunya akan ditentukan oleh seberapa kuat dia menggenggam teknologi.
Menggenggam artinya tidak hanya bisa mengimpor atau hanya menjadi pasar dari teknologi, tapi juga mesti mampu melakukan rekacipta (invention) dan rekabaru (inovasi) sendiri. Teknologi pada dasarnya selalu menunggu untuk diciptakan dalam bentuknya yang bermacam-macam. Selanjutnya ialah tugas manusia yang memiliki kodrat sebagai inventor sekaligus kreator.
Tugas negara ialah memastikan dan menyediakan ruang seluas-luasnya untuk proses riset dan rekacipta itu. Namun, belum bisa disebut teknologi kalau dia hanya berhenti di titik tersebut. Karena itu, negara pun harus mampu menjadi jembatan agar hasil dari rekacipta itu dapat dieksekusi dalam bentuk teknologi yang aplikatif.
Harus diakui, Indonesia masih menyimpan problem pada dua hal tersebut. Terutama dalam fungsi keduanya sebagai jembatan antara dunia riset dan dunia industri. Alhasil, alur dari rekacipta menuju rekabaru tidak mulus, tersendat, bahkan sesekali mampat. Inilah yang menyebabkan Indonesia terlihat amat sulit menjadi negara maju dengan kemandirian di sektor teknologi.
Dengan latar belakang itulah, harian Media Indonesia di hari ulang tahunnya yang ke-51, hari ini, memilih tema Rekacipta Indonesia. Tema itu punya dua pesan yang kuat. Pertama, tentu saja untuk mengingatkan tataran internal agar era kini ialah era perubahan. Untuk bisa melawan
perubahan, kita tak cukup hanya adaptif, tapi juga harus kreatif, inovatif, dan transformatif.
Pesan kedua ialah ingin mengajak seluruh komponen bangsa ini, utamanya penyelenggara negara, agar menjadikan kedaulatan teknologi sebagai prioritas di masa depan. Indonesia harus bergerak lebih kencang untuk menciptakan lebih banyak lagi teknologi yang bermanfaat bagi kesejahteraan manusia. Teknologi rekacipta yang dimiliki Indonesia semestinya dapat bersaing secara global dan menciptakan solusi.
Sejatinya, banyak riset dan penelitian hebat yang dihasilkan ilmuwan dan peneliti kita. Bahkan di masa pandemi ini, hasilnya sangat banyak. Menurut data dari Kementerian Riset dan Teknologi, lebih dari 1.000 inovasi berbentuk teknologi dan obat diciptakan oleh perguruan tinggi.
Kita ambil contoh vaksin Merah Putih. Vaksin yang dikembangkan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bekerja sama dengan enam lembaga (penelitian dan perguruan tinggi) dalam negeri itu akan menjadi contoh kemandirian sekaligus kemajuan bangsa. Lalu yang terbaru ialah hasil penelitian Universitas Gadjah Mada (UGM) secara resmi, yakni teknologi alat deteksi covid-19 melalui embusan napas yang diberi nama GeNose.
Dua contoh di atas memang tak terlalu terkendala dalam proses hilirisasinya. GeNose bahkan sudah dalam rencana akan diproduksi secara massal. Akan tetapi, jauh lebih banyak lagi hasil penelitian yang hanya berhenti sampai sebatas penulisan jurnal atau pembuatan prototipe. Padahal, hasil akhir dari sebuah rekacipta semestinya ialah solusi.
Karena itulah, dalam momentum perayaan ulang tahun di masa pandemi ini, Media Indonesia tak hanya ingin mengingatkan diri sendiri untuk jangan berhenti berinovasi. Lebih jauh kita ingin menggugah kesadaran bangsa untuk memulai aksi menggenggam teknologi.
Kedaulatan teknologi ialah keniscayaan yang harus kita kejar. Kita percaya, dengan kemadirian dan genggaman yang tepat, teknologi yang dihasilkan anak-anak bangsa akan menjadi solusi bagi permasalahan Indonesia maupun dunia.
SETIAP musim mudik Lebaran tiba, pemerintah seolah kembali memasuki arena uji publik yang tak pernah benar-benar usai
DI tengah langkah penghematan energi sebagai antisipasi terhadap gejolak global, pemerintah memastikan untuk tidak memberlakukan pembelajaran daring bagi para siswa.
BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.
PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.
Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.
RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.
PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar.
Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.
DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.
Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone
GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.
BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.
PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.
Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.
LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved