Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
LAMA tak terdengar sepak terjangnya, gerombolan teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) kembali unjuk teror pada Jumat (27/11). Mereka membunuh 4 orang serta membakar 8 rumah warga dan satu rumah yang dijadikan tempat ibadah di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
Aksi yang dilakukan kelompok pimpinan Ali Kalora di Desa Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, itu sungguh bengis. Mereka betul-betul tak punya hati sehingga seenaknya mencabut nyawa manusia.
Tidak satu pun manusia waras yang sampai hati berlaku sekeji gerombolan MIT. Tiada pula manusia yang menjunjung tinggi norma-norma agama yang dengan sadar membunuh sesamanya tanpa merasa berdosa. Kekejaman MIT jelas harus dikecam. Kebengisan Ali Kalora dan gerombolannya jelas patut dikutuk.
Kecaman dan kutukan itu pula yang serempak disuarakan beragam kalangan. Kepada para korban dan keluarga mereka, kita pun menyampaikan duka mendalam. Pemerintah sudah pula tegas bersikap. Presiden Joko Widodo kemarin mengutuk tindakan teror, kekerasan, dan kekejian oleh teroris MIT di Sigi. Dia lantas menginstruksikan aparat untuk mengusut tuntas kasus tersebut dan membongkar jaringan pelaku.
Menko Polhukam Mahfud MD pun menandaskan bahwa apa yang dipertontonkan gerombolan Ali Kalora bukanlah gerakan keagamaan, melainkan gerakan kejahatan. Dia tegaskan aksi seperti itu tidak bisa diterima dengan alasan apa pun dan oleh siapa pun.
Pemerintah betul. Dalam menjalankan aksi sadisnya, MIT memang selalu mengatasnamakan agama. Seperti gerombolan-gerombolan
teroris lainnya di seluruh dunia, mereka mengklaim tengah menjalankan misi suci. Mereka menyelewengkan ajaran kitab suci yang sejatinya sangat mulia untuk membenarkan aksi-aksi teror.
Pada konteks itulah kita sepakat, sangat sepakat, dengan penegasan pemerintah bahwa apa yang dilakukan MIT tidak mewakili agama. Justru sebaliknya, mereka sebenarnya musuh semua agama karena tidak satu pun agama yang mengajarkan kekerasan, apalagi sampai membunuh orang.
Harus tegas dikatakan, peristiwa di Sigi bukanlah perang agama. Tidak ada pula kaitan kasus itu dengan suku, ras, dan antargolongan. Yang terjadi hanyalah kesesatan sekelompok orang yang kemudian melakukan teror dengan membajak ajaran agama.
Oleh karena itu, benar kata pemerintah dan para tokoh agama bahwa masyarakat harus tetap tenang dan tidak terprovokasi. Kepada pemerintah kita berharap tidak hanya tegas dalam berucap dan bersikap, tetapi juga tegas dalam bertindak. Sebagai pengemban amanah konstitusi untuk menjamin rasa aman rakyat, pemerintah tak cukup dengan mengecam dan mengutuk peristiwa Sigi. Tindakan nyata dengan menindak pelaku teror itu sangat ditunggu agar masyarakat tetap percaya bahwa negara memang ada untuk melindungi mereka.
Tragedi Sigi harus menjadi momentum bagi pemerintah untuk menghabisi teroris MIT. Kita mendukung Satgas Tinombala yang langsung menggencarkan operasi perburuan terhadap mereka pascaperistiwa Sigi. Kita juga mendukung langkah Pang lima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang hari ini mengirimkan pasukan khusus TNI untuk ikut melakukan pengejaran.
Menumpas MIT adalah satu-satunya cara untuk mengembalikan rasa aman masyarakat Sulteng yang selama ini dirampas para teroris.
Apa yang dikatakan Kapolda Sulteng Irjen Abdul Rakhman Baso bahwa MIT semakin tersudut dan tinggal menyisakan kekuatan 11 orang adalah kabar baik. Akan tetapi, masyarakat butuh kabar yang jauh lebih baik, yakni gerombolan Ali Kalora sudah dibasmi habis tak tersisa.
TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.
PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal
DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.
PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.
SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.
PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.
RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.
FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.
Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.
DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.
Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.
IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.
SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.
KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved