Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PENANGANAN pandemi covid-19 oleh pemerintah patut diapresiasi. Sebab, mayoritas masyarakat mengaku puas dan dunia pun memberikan apresiasi.
Kepuasan mayoritas masyarakat itu terekam dalam hasil survei Indikator Politik Indonesia pada penghujung bulan lalu. Disebutkan bahwa 66,3% publik puas pada pemerintah dalam pencegahan penyebaran covid-19.
World Health Organization (WHO) juga mengapresiasi komitmen Indonesia dalam mengendalikan pandemi covid-19. Apresiasi itu tertuang dalam surat undangan yang ditujukan kepada Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto untuk mengikuti konferensi pers tentang covid-19 intra-action review (IAR) yang digelar secara virtual kemarin.
WHO mengundang Terawan bersama tiga menteri kesehatan negara lainnya karena mengakui keberhasilan Indonesia. Dalam suratnya, WHO meminta Terawan berbagi pengalaman Indonesia yang sukses menerapkan IAR covid-19 secara nasional.
Berbagai pengalaman itu patut dimaknai sebagai sumbangan Indonesia untuk dunia dalam menangani pandemi covid-19. Publik tentu menyambut baik apresiasi WHO tersebut. Langkah pemerintah dalam menangani covid-19 sudah on the track atau sesuai guideline WHO.
Pengalaman yang dibagikan Terawan ialah penanganan covid-19 di Indonesia bukan perkara mudah. Sebab, ada banyak sekali pemangku kepentingan, baik tingkat nasional maupun daerah yang harus diajak bekerja sama dalam satu komando. Koordinasi terjalin dengan baik karena ada kepemimpinan mumpuni.
Harus jujur dikatakan bahwa Indonesia bersama dunia masih terus mencarikan cara terbaik untuk melawan covid-19. Jika masih ada kekurang an di sana-sini, itulah tujuan pertemuan virtual tersebut. Saling berbagi dan memberi masukan. Lagi pula, tidak ada satu pun negara, termasuk yang maju, yang betul-betul siap dengan pandemi ini.
Pakar kedaruratan WHO, Mike Ryan, malah memuji penduduk di Asia yang menunjukkan tingkat kepercayaan cukup tinggi kepada pemerintah mereka dalam menanggulangi wabah ini. Eropa dan Amerika, kata dia, harus belajar dari mereka.
Seperti halnya perubahan iklim, penyebaran virus covid-19 yang telah menginfeksi lebih kurang 40 juta orang dan menewaskan lebih dari 1 juta jiwa ini memang tidak bisa diatasi sendiri oleh setiap negara. Semuanya harus bekerja sama dan berbagi informasi mengenai perkembangan virus tersebut. Kerja sama paling nyata ialah dalam menemukan vaksin.
Tidak kalah pentingnya tentu saja kerja sama dalam skala lokal di dalam negeri. Semua sektor mesti terlibat. Tidak hanya pemerintah, tetapi juga hingga sektor terkecil seperti keluarga sebagai garda terdepan. Gerakan 3M: memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak, harus terus dilakukan guna menekan laju penyebaran virus.
Jika angka yang terinfeksi mampu terus ditekan, ini tentunya juga bakal berdampak pada geliat ekonomi masyarakat. Hasil evaluasi Satgas Penanganan Covid-19 pada masa liburan panjang periode 28 Oktober-1 November 2020, misalnya, terjadi peningkatan kunjungan pada destinasi wisata mencapai 90%. Secara umum, wisatawan sudah menggunakan masker saat mengunjungi objek-objek wisata.
Perang terhadap pandemi yang telah berlangsung lebih dari delapan bulan ini memang melelahkan. Namun, kita tidak boleh lelah dan lengah. Sayang jika pertumbuhan ekonomi yang menurut Badan Pusat Statistik mulai membaik di kuartal III ini kembali menukik gara-gara kita lengah dipuji dunia.
BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.
PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.
Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.
RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.
PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar.
Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.
DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.
Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone
GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.
BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.
PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.
Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.
LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.
TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved