Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Isu-Isu Krusial Seputar Vaksin

24/10/2020 05:00
Isu-Isu Krusial Seputar Vaksin
Ilustrasi MI(MI/Duta)

VAKSIN merupakan bahan antigenik yang digunakan untuk menghasilkan kekebalan terhadap penyakit tertentu. Pemberian vaksin atau vaksinasi dilakukan untuk menghadirkan kekebalan tubuh dan menekan pengaruh infeksi penyebab penyakit tertentu.

Persoalannya ialah belum ada satu pun vaksin yang terbukti ampuh melawan covid-19 dan berhasil melewati seluruh uji klinis serta mendapatkan pengakuan dan izin edar dari Badan Kesehatan Dunia (WHO). Pusat-pusat penelitian berlomba untuk menemukan vaksin covid-19 yang mujarab sekaligus diakui WHO.

Beberapa kandidat vaksin produksi sejumlah negara dilaporkan berada di garis depan dan tidak lama lagi disebut bakal menyelesaikan tahapan terakhir uji klinis sebelum diberikan massal kepada masyarakat.

Di antara sejumlah kandidat vaksin yang hampir paripurna dalam uji klinis tersebut merupakan hasil kolaborasi Indonesia dengan pihak luar negeri, di antaranya Bio Farma dengan Sinovac dari Tiongkok, Kimia Farma dengan G42 dari Uni Emirat Arab, dan Kalbe Farma dengan Genexine dari Korea Selatan.

Namun, di ambang penyelesaian uji klinis kandidat- kandidat vaksin tersebut, pro-kontra penggunaan vaksin di negeri ini belakangan mengemuka. Di antara isu-isu yang mencuat terkait dengan hal itu antara lain, pertama, benarkah vaksin covid- 19 yang akan diberikan kepada masyarakat itu aman?

Kedua, apakah bahan dan proses dari pembuatan vaksin tersebut dapat dijamin kehalalannya? Ketiga, mengingat jumlah vaksin yang sangat terbatas, siapa sajakah yang berhak mendapat prioritas untuk diberikan vaksinasi covid-19?

Kita tentu memahami dengan baik munculnya pro-kontra tersebut. Apalagi, harus dicatat bahwa hingga saat ini belum ada satu negara pun di dunia yang telah berhasil memproduksi vaksin covid- 19 yang terbukti ampuh untuk diberikan secara massal.

Sudah tepat jika pemerintah menanggapi isu-isu terkait dengan vaksinasi ini dengan sikap cermat, teliti, dan hati-hati.

Jika kelak sejumlah kandidat vaksin lolos uji klinis tahap terakhir dan mendapatkan izin edar WHO, proses pengadaannya pun harus melalui ta hapan yang kompleks.

Karena itu, pemerintah harus benar-benar menata langkah agar tidak salah dan tidak terlambat dalam melewati tahapan-tahapan penting ini.

Pertama, terkait dengan keamanan vaksin dan kandidat vaksin, pemerintah tidak boleh mengambil langkah short cut atau potong kompas dalam memastikan keamanan vaksin.

Seluruh uji ilmiah yang dipersyaratkan harus dilalui. Sebelum diinjeksi kepada masyarakat luas, harus dipastikan vaksin telah menjalani uji klinis dan mendapatkan izin WHO.

Kedua, terkait dengan kehalalan vaksin, harus dicamkan bahwa isu halal dan haram atas vaksinasi merupakan isu sensitif di negeri ini.

Karena itu, pemerintah harus melibatkan Majelis Ulama Indonesia dan lembaga keagamaan terkait lainnya untuk memastikan bahan dan proses yang dilalui vaksin juga lolos uji kehalalan.

Ketiga, dalam konteks siapa saja yang berhak mendapatkan vaksinasi, mengingat keterbatasan jumlah vaksin, pemerintah harus membuat daftar prioritas yang ketat berdasarkan pertimbangan etis dan kegunaan sosial.

Dengan skala prioritas yang ketat, chaos akibat terjadinya perebutan jatah vaksin di kalangan masyarakat tidak perlu terjadi.

Keempat, seluruh tahapan dan proses terkait dengan vaksin, pengadaan vaksin, dan vaksinasi tersebut hendaknya dikomunikasikan dengan baik kepada publik sehingga tidak menimbulkan kegaduhan.

Program yang baik harus pula dibarengi dengan pola komunikasi yang baik agar diterima seluruh kalangan.



Berita Lainnya
  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.

  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.

  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal

  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

Opini
Kolom Pakar
BenihBaik