Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
ESKALASI gangguan keamanan di Papua oleh kelompok kriminal separatis bersenjata mulai terlihat di sekitar penutupan 2018. Gangguan itu cenderung terus meningkat dan membayangi perjalanan tahun ini.
Para pemberontak itu melancarkan serangan demi serangan secara sporadis yang diklaim hanya menyasar aparat keamanan. Kenyataannya, serangan itu banyak menelan korban dari kalangan pekerja sipil.
Di sela-sela serangan, pemimpin Persatuan Gerakan Pembebasan Papua Barat yang tengah mengasingkan diri, Benny Wenda, menyusup ke delegasi pemerintah Vanuatu yang mengadakan audiensi di hadapan Dewan HAM PBB. Benny menyerahkan petisi yang diklaimnya telah ditandatangani 1,8 juta rakyat Papua. Petisi tersebut menuntut penyelidikan PBB terhadap dugaan pelanggaran HAM dan mengadakan referendum.
Terang saja, tindakan itu sama sekali tidak bisa kita terima. Kita pun mengapresiasi sikap pemerintah yang mengajukan protes keras terhadap tindakan Vanuatu. Dengan mendukung langkah Benny, negara kecil di Pasifik itu jelas-jelas meludahi kedaulatan Indonesia. Pemerintah dengan tegas menyatakan tidak akan tunduk menghadapi gerakan separatis di Papua.
Di lain pihak, harus disadari kelompok kriminal separatis bersenjata berhasil mencuri perhatian PBB. Kendati Komisi Tinggi Hak Asasi Manusia PBB keberatan dengan perilaku pemerintah Vanuatu yang menyusupkan Benny, badan dunia tersebut meminta akses ke wilayah RI yang menjadi lokasi persoalan HAM. Pemerintah Indonesia menyanggupi, tinggal menentukan waktunya.
Bukan kebetulan, di saat yang sama, serangan kelompok separatis terus berlanjut. Ketika perhatian PBB mulai mengarah ke Papua, mereka berusaha memprovokasi aparat keamanan. Harapan para pemberontak tentu aparat terpancing dan menggelar serangan militer terbuka yang bakal diklaim sebagai bukti pelanggaran HAM di Papua.
Pemerintah tidak boleh lengah. Kelompok separatis sudah kerap memanipulasi informasi dan menyebarkan kabar bohong tentang kondisi di Papua ke dunia internasional. Bukan tidak mungkin banyak yang termakan oleh disinformasi tersebut.
Pemerintah Indonesia perlu selalu sigap dan tepat melakukan klarifikasi seperti halnya ketika merespons hoaks di dalam negeri. Jangan sampai ada isu yang dianggap remeh kemudian dibiarkan begitu saja hingga menjadi bola salju.
Separatisme di Papua merupakan masalah pelik. Namun, setidaknya kita sudah bisa memetik dari pengalaman bahwa pendekatan yang mengedepankan kekerasan melalui operasi militer terbukti tidak berhasil. Pemerintah mulai merintis pendekatan kesejahteraan dengan menggencarkan pembangunan infrastruktur yang cenderung terabaikan di masa lalu itu.
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto pun telah mencanangkan operasi nontempur untuk menyikapi eskalasi gangguan keamanan. Operasi itu sekaligus menghilangkan ketakutan warga setempat jika melihat prajurit berseragam. Pelibatan warga lokal dalam setiap sendi pembangunan perlu terus ditingkatkan sehingga mereka turut merasa memiliki dan dengan sendirinya menolak gerakan separatisme.
Tidak ada jalan pintas. Pendekatan nontempur disertai pembangunan ekonomi memerlukan kesabaran dan konsistensi. Aparat keamanan harus selalu membuka opsi pengampunan, tetapi tanpa menghilangkan ketegasan. Menindak pelaku kriminal dan separatisme dengan senantiasa diiringi kebijaksanaan diharapkan mampu menggugah kesadaran masyarakat Papua lebih luas. Papua ialah bagian tidak terpisahkan dari NKRI yang semestinya ikut mereka bela.
BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.
PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.
Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.
RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.
PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar.
Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.
DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.
Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone
GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.
BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.
PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.
Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.
LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.
TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved