Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
LIBURAN panjang memang menjadi salah satu momen yang bisa dipergunakan untuk healing dan mendapatkan pengalaman menarik sekaligus berfoto di sejumlah lokasi yang dikunjungi dengan menggunakan outfit yang menarik.
Namun, terkadang bepergian dalam waktu yang cukup lama membutuhkan barang bawaan yang tidak sedikit. Terlebih untuk orang-orang yang ingin liburan dengan tetap berpakaian modis.
Bepergian hanya dengan membawa bawaan kompak bukan berarti mengorbankan penampilan terbaik Anda. Sebagai orang yang sering bepergian, pakar gaya dan fesyen Tan France memiliki banyak pengalaman dalam menyeimbangkan antara berkemas secara praktis dan modis.
Berikut tips liburan tetap tampil modis meski tidak membawa barang berlebih, rekomendasi Tan France, seperti dikutip dari situs Real Simple.
1. Pilih 3 pasang sepatu terbaik.
Meskipun tergoda untuk mengemas sepatu untuk setiap pakaian, tapi hal tersebut hanya membuat barang bawaan Anda menjadi semakin banyak. France merekomendasikan untuk membawa hanya tiga pasang sepatu, satu pilihan untuk dipakai saat perjalanan, dan dua pilihan di tas jinjing Anda.
Di kereta, pesawat, atau mobil, kenakan sepatu Anda yang paling besar, paling berat, atau paling tebal. “Semakin lama perjalanan kereta atau pesawat, semakin penting Anda memakai sepatu tebal itu,” katanya.
Baik sepatu pantofel, sepatu hak tinggi, atau sepatu bot, France mengatakan bahwa mengenakan sepatu terberat akan menghemat ruang dan beban bagasi.
Di tas jinjing Anda, kemas dua jenis sepatu lainnya. Yang pertama adalah sepatu kets yang lembut dan ringan yang cocok untuk berjalan keliling kota baik berjalan kaki atau dengan kendaraan sepanjang hari dan tetap merasa nyaman. Sepatu ini akan menjadi pilihan Anda jika cuaca buruk, jadi pastikan sepatu tersebut aman jika kotor.
Untuk perjalanan petualangan, bawalah sneaker berwarna netral atau sepatu hiking dengan daya cengkeram yang cukup untuk pendakian ringan.
2. Berkemas untuk diri sendiri.
France mengatakan banyak di antara kita yang berkemas seolah-olah kita akan menjadi orang lain ketika kita berada di negeri asing.
Sebaliknya, dia menyarankan untuk merencanakan pakaian terlebih dahulu dan hanya mengemas barang-barang yang paling sesuai dengan rencana perjalanan dan gaya fesyen Anda.
3. Kontraskan pakaian netral dengan aksesori warna-warni.
Untuk memaksimalkan pilihan pakaian, kemas pakaian berwarna netral dan aksesori menarik untuk menghidupkan penampilan Anda.
Untuk aksesori, pertimbangkan perhiasan yang menarik seperti ikat pinggang dan syal. Barang-barang ini mudah dikemas dan tidak memakan banyak ruang.
France menyarankan untuk selalu menggunakan ruang di dalam sepatu untuk menempatkan ikat pinggang, kaus kaki, dasi, dan barang kecil lainnya. Ini akan membantu sepatu Anda mempertahankan bentuknya, sekaligus memaksimalkan semua ruang yang tersedia.
4. Siaga terhadap cuaca.
Cuaca selalu tidak dapat diprediksi. Rencanakan setiap kemungkinan dengan mengenakan pakaian berlapis dan membawa payung yang berukuran tidak terlalu besar. Akan tetapi, apabila Anda bepergian dari iklim dingin ke iklim panas, rencanakan penggunaan pakaian dengan bahan yang ringan dan tidak tebal.
Hal ini tidak hanya memungkinkan beragam kombinasi pakaian, tetapi membawa pakaian berlapis tersebut dapat membantu Anda bersiap menghadapi perubahan cuaca yang tidak terduga.
Namun jangan sembarangan membawa jaket atau sweter ke dalam tas Anda. Pilihlah beberapa pakaian dengan bahan yang ringan yang dapat dikenakan secara berlapis, dibandingkan satu sweter tebal yang memakan lebih banyak ruang.
5. Jangan gunakan kantong segel vakum
Kantong bersegel vakum mungkin tampak seperti solusi yang baik untuk memasukkan lebih banyak pilihan pakaian ke dalam bagasi Anda, namun France mengatakan kantong tersebut membuat pakaian terlalu kusut nantinya.
“Kebanyakan orang tidak menginap di hotel yang memiliki setrika yang bagus,” katanya. Bahkan jika Anda bisa menggunakan setrika yang bagus, terkadang kita cukup malas untuk menghabiskan waktu liburan yang berharga untuk menyetrika pakaian yang sangat kusut.
6. Berbelanja oleh-oleh sesuai kebutuhan.
Salah satu keuntungan tidak membawa barang berlebih saat liburan adalah memberikan ruang untuk Anda bisa membawa oleh-oleh. France mengingatkan tetap penting untuk memperhatikan membelanjakan uang Anda dan sebaiknya berbelanja sesuai dengan hal-hal yang benar-benar tidak dapat Anda beli di rumah.
Selain itu, untuk pakaian atau barang-barang yang berukuran besar yang bisa dikenakan pada tubuh, sebaiknya tetap dikenakan pada tubuh Anda ketimbang memasukkan pada tas travel yang jumlah ruangnya terbatas. (M-2)
Lazada Indonesia menggandeng dua jenama lokal, Klamby dan Wardah, untuk menghadirkan koleksi spesial Ramadan 2026 sekaligus merespons perubahan perilaku konsumen.
Koleksi limited edition Year of the Horse dari New Era menonjolkan kualitas craftsmanship yang detail dengan nuansa selebrasi yang lebih halus (subtle).
Melalui koleksi eksklusif bertajuk Moroccan Daydream, Tasya membawa standar estetika tingginya ke dalam busana siap pakai untuk menyambut Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2026.
Busana yang dikenakan Adelia tersebut merupakan koleksi Lebaran dari jenama Lina Sukijo bertajuk Gema Rayya.
Arumi memilih atasan berbentuk seperti mantel panjang berwarna merah marun, pilihan warna yang memberikan kesan megah dan berwibawa.
Zaskia dan Shireen Sungkar mengajak audiens untuk merenungkan kembali makna warisan yang tidak hanya berwujud karya fisik, tetapi juga nilai-nilai kehidupan yang diteruskan lintas generasi.
Sekitar 19 persen orang mengalami kenaikan berat badan saat Ramadan akibat pola makan berlebih saat berbuka.
Secara medis, perut kembung disebabkan oleh penumpukan gas di saluran pencernaan.
Di tengah antusiasme menjalankan ibadah puasa, masyarakat diingatkan untuk tetap memperhatikan pola makan, khususnya dalam mengonsumsi asupan manis saat berbuka.
Kebiasaan menyimpan makanan sisa yang sudah matang sempurna untuk kemudian dipanaskan kembali adalah praktik yang kurang baik bagi kesehatan dan kualitas nutrisi.
Masyarakat diingatkan untuk memperhatikan asupan mikronutrien guna menjaga daya tahan tubuh, terutama karena Ramadan tahun ini diprediksi bertepatan dengan musim hujan.
Mahasiswa tetap bisa memenuhi kebutuhan gizi meski dengan anggaran terbatas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved