Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Setiap anak harus mengambil keputusan dalam hidupnya. Seiring bertambahnya usia, pengambilan keputusan bisa menjadi lebih sulit, jadi penting untuk mengajari mereka keterampilan yang tepat sejak usia dini.
Dengan memberi anak banyak latihan mengasah keterampilan dalam mengambil keputusan sesuai perkembangannya, dapat membantu kehidupannya kelak di masyarakat.
Berikut sejumlah langkah untuk mengajari anak keterampilan mengambil keputusan, seperti dilansir dari situs Child Mind Institute
1. Mulai sejak dini.
Grace Berman, LCSW, seorang clinical social worker berlisensi yang berspesialisasi dalam menangani anak-anak, remaja, dan orang dewasa mengatakan mulailah mengajari anak kecil cara mengambil keputusan dengan memberi mereka dua pilihan.
“Misalnya, biarkan mereka memutuskan apakah mereka ingin memakai sepatu merah atau sepatu biru, atau beri mereka dua pilihan untuk dipilih pada menu di sebuah restoran," katanya.
Hal ini tidak berarti bahwa anak-anak harus memiliki kebebasan dan mengambil semua keputusan karena tidak semua hal membutuhkan pilihan. Terus tetapkan batasan, di samping memberikan pilihan yang memungkinkan untuk anak.
Misalnya, mereka bisa memilih jenis buah apa yang mereka suka untuk camilan, tapi mereka tidak bisa mengambil keputusan untuk makan permen sepanjang hari.
"Seiring bertambahnya usia mereka, jelaskan pilihan sehari-hari apa yang Anda ingin anak Anda tanggung,” saran Berman.
“Buatlah daftar dan bekerja sama dengan anak Anda untuk mengalihkan tanggung jawab dari Anda kepada mereka. Semakin banyak keputusan yang dapat mereka ambil, semakin banyak pula latihan yang mereka lakukan," lanjutnya.
2. Beri Contoh
Saat kita dewasa, kita sudah terbiasa mengambil keputusan sehingga kita mungkin tidak memikirkan proses yang kita lalui. Berikan contoh kepada anak apa yang harus dibuat untuk makan malam hingga ke mana harus pergi berlibur. Hal ini dapat membantu memberi petunjuk kepada mereka tentang cara Anda mengambil keputusan.
3. Diskusikan dengan Anak
Langkah selanjutnya adalah melibatkan anak-anak Anda dalam dialog tentang keputusan mereka. Misalnya adalah keputusan apakah akan menghadiri pesta ulang tahun teman sekelas atau pergi ke rumah teman lain.
Apabila anak Anda memilih untuk tidak menghadiri pesta, kemudian diskusikan bagaimana perasaan anak yang berulang tahun jika mereka mengetahui anak Anda melewatkan pesta untuk bermain dengan temannya. Semakin dini Anda membantu anak-anak memikirkan dampak keputusan mereka terhadap orang lain, semakin baik.
"Sangat penting untuk melibatkan anak-anak dalam percakapan tersebut karena Anda menunjukkan banyak keterampilan yang hebat,” kata Rachel Busman, PsyD, seorang psikolog klinis.(M-3)
GURU Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Achmad Tjachja Nugraha, menilai Sekolah Rakyat merupakan langkah paling rasional untuk mengatasi kesenjangan pendidikan.
PENDIDIKAN kerap dimaknai sebatas proses belajar-mengajar di ruang kelas. Padahal, mutu pendidikan sesungguhnya dibangun oleh sebuah ekosistem yang lebih luas.
MENTERI Kesehatan memiliki ambisi besar untuk mereformasi sistem pendidikan dokter spesialis di Indonesia.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepala Sekolah dan Tenaga Kependidikan (Tendik) Sekolah Rakyat (SR) se-Jawa Timur.
Pelaksanaan TKA SD dan SMP tahun 2026 diawali dengan pendaftaran peserta 19 Januari hingga 28 Februari 2026,
Peran warga sekolah, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan murid, sangat strategis dalam memastikan sekolah aman dan nyaman.
TB pada anak bukan sekadar batuk biasa, melainkan ancaman terhadap masa depan mereka.
Edukasi seksual ini merupakan langkah preventif utama untuk mencegah penyimpangan seksual pada anak di masa depan.
Gangguan hormon yang tidak ditangani sejak dini dapat menghambat perkembangan organ reproduksi secara optimal.
Proses grooming biasanya dimulai dengan upaya halus untuk menumbuhkan rasa percaya.
Child grooming adalah proses manipulatif ketika pelaku, biasanya orang dewasa, membangun hubungan emosional dengan seorang anak.
Child grooming adalah proses sistematis untuk mempersiapkan anak menjadi korban pelecehan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved