Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
ANAK-anak pasti senang bermain di luar ruangan. Saat itu, orangtua harus tetap memperhatikan anak-anak. Sebab, anak bisa saja terkena gigitan serangga, seperti laba-laba, lebah dan lainnya saat anak tengah asyik bermain.
Jika anak Anda tersengat atau digigit serangga, orangtua atau orang yang berada di sekitar anak perlu memberikan pertolongan pertama. Sebenarnya pemberian sabun dan air sudah cukup untuk pertolongan pertama saat anak tergigit serangga.
Namun, jika langkah tersebut belum berhasil, dokter ahli emergensi dari Ohio, AS, Baruch Fertel, MD, memiliki beberapa saran tindakan selanjutnya yang bisa dilakukan orangtua.
Salah satu sengatan serangga yang berbahaya ialah lebah. Lebah akan menyengat ketika merasa terancam. "Jika anak Anda tersengat (lebah) akan terasa sakit, gatal, kemerahan dan bengkak di sekitar lokasi sengatan," kata Dr. Fertel, seperti dilansir dari situs kesehatan, clevelandclinic.org.
Gejala tersebut sering terjadi selama satu atau dua hari. Selain itu, tanda-tanda iritasi juga dapat meluas dari area lokasi sengatan. Seperti sengatan di dekat pergelangan kaki dapat menyebabkan kaki bengkak.
Anda dapat melakukan langkah perawatan berikut ke si kecil:
- Segera angkat sungut lebah yang tertancap di kulit anak. Sebab, semakin lama sungut tertancap, semakin banyak racun yang masuk ke tubuh.
- Cuci area tersebut untuk mengurangi risiko infeksi.
- Gunakan es batu untuk meminimalkan rasa sakit dan bengkak.
- Gunakan losion atau krim yang mengandung hidrokortison untuk meredakan gatal.
- Jika bengkak masih terjadi hingga beberapa hari, segera bawa ke dokter.
Baca juga: Serangan Serangga Lembing Terjadi di Indramayu
Meski jarang terjadi, sengatan lebah dapat menyebabkan anafilaksis, yaitu reaksi alergi parah yang memerlukan perawatan darurat segera. Tanda-tanda reaksi alergi meliputi:
- Pembengkakan (wajah, tenggorokan atau mulut).
- Mengi atau kesulitan menelan.
- Gelisah atau kecemasan.
- Kesulitan bernapas.
- Denyut nadi cepat.
- Pusing hingga pingsan
Diperkirakan hingga 15% dari populasi dunia takut dengan laba-laba. Bukan hanya takut akan bentuk serangga ini yang menyeramkan, tetapi racun laba-laba juga berbahaya.
Akan tetapi, Dr. Fertel mengatakan sebagian besar gigitan laba-laba sebenarnya tidak berbahaya dan tidak memerlukan perawatan khusus.
"Cukup cuci area tersebut dengan sabun dan air," katanya.
Anda juga bisa mengoleskan kompres es batu untuk meredakan rasa sakit.
Namun, ada beberapa jenis laba-laba yang beracun. Ini tanda-tanda yang ditimbulkan dari gigitan laba-laba beracun:
- Bengkak di area gigitan
- Lepuh berisi cairan di area gigitan
- Nyeri dan kaku di area gigitan.
- Panas dingin.
- Demam.
- Jika muncul gejala-gejala tersebut pada anak, segera hubungi dokter.
Gigitan nyamuk kerap terjadi dan banyak dialami. Bentol, gatal, hingga ruam kemerahan di kulit menjadi tanda gigitan nyamuk. Akan tetapi gigitan nyamuk bisa menyebabkan alergi pada anak-anak, terlebih apabila anak terus menggaruk area gigitan.
Dr Ferrel menyarankan untuk orangtua sebaiknya menutup area gigitan nyamuk dengan perban atau penutup luka untuk menghindari iritasi kulit. Beberapa gejala iritasi pada gigitan nyamuk, sebagai berikut:
- Bengkak di area gigitan
- Demam
- Kulit yang digigit menjadi keras
- Muncul reaksi alergi seperti gatal-gatal, mengi, bengkak di tenggorokan, dan lainnya.(M-4)
Sebagai hewan ektotermik, suhu lingkungan jadi penentu utama siklus hidup nyamuk. Karena itu perubahan iklim berdampak besar pada penyakit akibat gigitan nyamuk.
TAHUN 2024 tercatat sebagai salah satu tahun dengan kasus DBD akibat gigitan nyamuk aedes aegypti tertinggi dalam sejarah global. Itu merupakan sinyal kuat dari dampak perubahan iklim,
KERUSAKAN ekosistem global dan perubahan iklim tidak hanya mengancam keanekaragaman hayati, tetapi juga memicu perubahan serius dalam hubungan antara manusia dan nyamuk.
Bukan saja saat malam tiba, tapi pada siang hari pun nyamuk memenuhi sudut-sudut ruangan tenda pengungsian dan kamar.
Musim hujan membawa udara segar dan tanah yang kembali hijau, tapi juga satu “tamu” yang tak diundang: nyamuk! Begini cara efektif mrncegahnya.
Perubahan iklim diduga buka jalan bagi nyamuk untuk hidup di Islandia.
Ilmuwan menemukan spesies baru laba-laba kepik merah di Maroko dengan kepala berwarna merah menyala dan struktur tubuh unik. Temuan langka ini mengungkap misteri baru evolusi laba-laba.
Lebih dari 111 ribu laba-laba ditemukan hidup berkoloni di gua gelap perbatasan Albania-Yunani.
Fosil itu menunjukkan bahwa ciri-ciri tertentu di otak hewan yang sekarang punah yang disebut Mollisonia symmetrica tersusun secara terbalik dibandingkan dengan otak sebagian besar
Penemuan fosil Mollisonia symmetrica ungkap leluhur laba-laba berevolusi di laut dengan otak “terbalik”, sebelum beradaptasi jadi predator darat.
Perempuan ini menggunakan racun laba-laba black widow untuk mendapatkan efek mabuk. Malah mendapatkan perawatan medis untuk selamatkan nyawanya.
Lebih dari 43.000 spesies laba-laba yang ditemukan di seluruh dunia. Dari jumlah tersebut, hanya sebagian kecil yang dianggap berbahaya
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved