Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
STARTUP Lokasoka dan pelaku usaha lainnya, yakni Leka, Hijup, dan curated by Nimma menghadirkan travel kit khusus untuk wisata religi. Hal itu dilatarbelakangi penyambutan musim haji dan Idul Adha 2023.
Leka x Hijup x MCT Travel mengadakan talkshow bertajuk Hanker of Holy Land, Minggu (18/6) lalu. Acara ini mengundang penceramah Ustadzah Hj Qotrunnada Syathiry, LC.
Terdapat sesi trunk show yang menampilkan koleksi Travel Kit hasil kolaborasi Lokasoka, Leka, Hijup, dan curated by Nimma.
Baca juga: Desa Onje Dikukuhkan Sebagai Desa Wisata Religi di Purbalingga
Brand Manager Leka, Dina Kusuma Wardani, menyampaikan Travel Kit religi itu bertujuan untuk mengakomodasi traveler yang meningkat dan memberi kemudahan pada traveler yang ingin perjalanannya praktis serta higienis.
Chief Executive Officer Lokasoka Larasati Widyaputri menambahkan masyarakat yang ingin melakukan custom Travel Kit, khususnya perusahaan yang ingin memberikan premium gift terhadap klien bisnisnya maupun karyawan berprestasi pihaknya bisa menyediakan.
"Agar sesuai dengan kebutuhan traveler di tengah tahun ini, kami membuat 2 jenis Travel Kit, yaitu Travel Kit untuk kebutuhan wisata secara umum, dan Travel Kit untuk kebutuhan wisata religi," kata Laras dalam keterangan tertulis.
Baca juga: Kabar Gembira!! Masjid Al Jabbar Dibuka Lagi 1 Ramadhan 1444 Hijriah
Sementara Brand Partnership Hijup, Maghfira Shohifan, mengatakan para traveler yang ingin berwisata haji biasanya membutuhkan Travel Kit bersifat nyaman, praktis, dan sesuai syariat.
Perbedaan dari dua jenis Travel Kit yang tersedia yaitu kombinasi produk yang ada di dalamnya. Travel Kit religi menyertakan perlengkapan ibadah yaitu mukena traveling dan sajadah lipat.
Produk Travel Kit hasil kolaborasi Lokasoka dan pelaku usaha lainnya ini bisa didapatkan melalui Official Store Leka di sejumlah platform marketplace.
Selain menawarkan potongan harga hingga 68%, setiap pembelian Travel Kit pun akan mendapatkan voucher penerbangan hingga Rp250.000 dari Traveloka dan kesempatan memenangkan hadiah umroh gratis bersama MC Tour & Travel senilai Rp32.000.000.
Harapannya, melalui kolaborasi ini, kualitas hidup para traveler dalam perjalanan maupun ketika sedang di luar kota maupun luar negeri dapat terjaga.
Travel Kit religi merupakan suatu terobosan yang patut diapresiasi. Melalui gerakan ini, kiranya semakin banyak pelaku usaha yang terdorong untuk menghadirkan produk berkualitas. (RO/Z-1)
Bima Arya mendorong pematangan konsep Green Island Nusa Penida yang harus terintegrasi dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) agar pembangunan berjalan terstruktur dan berkelanjutan.
Peran guru BK dan kepala sekolah sangat krusial dalam membantu siswa menentukan arah studi serta karier masa depan mereka.
Pelni Hadir pada Pameran Pariwisata Bangga Berwisata di Indonesia
Candi Muara Takus merupakan salah satu situs cagar budaya paling signifikan di Sumatra dengan nilai sejarah dan arkeologis yang sangat tinggi.
Direktur Utama PT AI Indonesia Sony Subrata meyakini bahwa teknologi AI dapat diterapkan secara nyata untuk memenuhi kebutuhan sektor pariwisata Indonesia.
INSTITUT Pariwisata (IP) Trisakti menyelenggarakan kegiatan International Guest Lecture dengan menghadirkan Ketua Otorita Administratif Khusus Oe-cusse Ambeno.
Berikut jadwal imsakiyah Jakarta Rabu, 18 Februari 2026 lengkap dengan waktu Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya. Catat waktu imsak 04.33 WIB dan buka puasa 18.18 WIB.
Jamaah An-Nadzir di Gowa, Sulawesi Selatan, menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, sama dengan Muhammadiyah.
Pelajari pentingnya niat puasa Ramadan, kapan harus dilakukan, dan cara meniatkan puasa agar ibadah sah dan penuh keikhlasan.
Pemerintah resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. KH Anwar Iskandar dari MUI mengimbau umat Islam menyikapi perbedaan awal puasa dengan bijak.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Ia mengajak umat Islam menyikapi perbedaan awal puasa dengan bijak.
Observatorium Bosscha ITB laporkan hilal 1447 H belum terlihat pada 17 Februari 2026. Pengamatan hilal dilanjutkan 18 Februari sebagai rujukan awal Ramadan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved