Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
Daya ingat yang kuat dan konsentrasi tinggi merupakan modal terbesar dalam melakukan segala aktivitas. Namun, seiring bertambahnya usia, bukan tidak mungkin kedua hal tersebut mengalami penurunan. Mudah lupa dan tidak fokus memang hal yang umum terjadi, penyebabnya bermacam-macam.
Meski begitu, hal ini tidak bisa dipandang remeh, terutama jika sudah terjadi pada anak-anak. Pada anak, hal ini bisa terjadi karena kurangnya stimulus yang diberikan untuk mengasah otak, pola makan yang kurang tepat, hingga kondisi kesehatan tertentu atau anak dengan kebutuhan khusus.
Berikut tips untuk meningkatkan daya ingat yang disarikan dari berbagai sumber
1. Tingkatkan Asupan Nutrisi
Memperbanyak konsumsi makanan seperti sayuran hijau, ikan, teh hijau, dan kacang-kacangan dapat membantu menjaga fungsi otak. Sebab memerlukan asupan makanan bergizi agar dapat berfungsi dengan optimal.
2. Lakukan Senam Otak
Otak kita, khususnya pada anak, otak perlu dilatih agar kemampuannya bisa teru terjaga dengan baik. Beberapa cara melatih otak anak yaitu dengan mengisi teka-teki silang, bermain puzzle, membaca, bermain catur, menguji ingatan dengan menghafal gambar, atau belajar memainkan alat musik.
3. Istirahat yang Cukup
Tidur atau istirahat yang cukup akan membuat tubuh terasa bugar dan terhindar dari stres. Selain itu, tidur yang berkualitas juga dapat membantu Anda untuk mengingat dan mempelajari sesuatu hal yang baru. Anak usia 3-6 tahun biasanya memerlukan 11-13 waktu istirahat, termasuk tidur siang.
4. Bersosialisasi
Aktif bersosialisasi dengan teman, sahabat, dan orang-orang terdekat adalah salah satu cara meningkatkan daya ingat yang efektif.
5. Konsumsi Suplemen Tambahan
Pada beberapa kondisi, penggunaan obat-obatan atau suplemen juga dapat diandalkan untuk meningkatkan daya ingat. Akan tetapi, ada baiknya untuk berkonsultasi lebih dulu ke dokter untuk memastikan efektivitasnya.
Apabila Anda memilih memaksimalkan kinerja otak dengan suplemen alami, Anda bisa menggunakan suplemen kesehatan yang dikembangkan oleh PT. VitaBrain Indonesia Sejahtera, yaitu VitaBrain VB Centella yang diformulasikan khusus untuk mengoptimalkan kerja otak bagi anak-anak hingga manula.
Miftah Hidayatullah, Direktur PT. VitaBrain Indonesia Sejahtera mengatakan bahwa suplemen kesehatan otak ini dibuat dari bahan baku alami yang berkualitas. “Dan yang terpenting telah mengantongi sejumlah perizinan, seperti sertifikasi Halal MUI dan terdaftar di BPOM,” ujarnya.
Sebagai perusahaan yang telah berpengalaman, Miftah optimis bahwa suplemen kesehatan otak ini dapat membantu banyak orang, dari berbagai usia. “Target market kami luas. Mulai usia sekolah hingga manula, yaitu orang-orang yang ingin lebih fokus dan meningkatkan daya ingat, terutama ibu-ibu usia produktif yang ingin anak-anak mereka berprestasi di sekolah,” imbuhnya. (RO/M-3)
HINGGA Februari 2026, belum ada kasus positif infeksi virus Nipah di Indonesia.
MINIMNYA aktivitas fisik disebut sebagai salah satu faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami demensia atau Alzheimer usia muda
Simak tips puasa bagi pekerja lapangan agar tetap sehat, terhidrasi, dan produktif selama Ramadan, mulai dari sahur hingga berbuka.
Simak tips aman bagi lansia saat menjalani puasa Ramadan 1447 H, termasuk menu sahur bergizi, hidrasi cukup, olahraga ringan, dan istirahat yang cukup agar tetap sehat.
Simak tips sahur, hidrasi, istirahat, dan olahraga ringan agar tubuh tetap sehat dan kuat saat menjalani hari pertama puasa Ramadan.
Sejarah manusia dipenuhi penemuan penting seperti listrik, internet, dan vaksin yang mengubah peradaban. Inovasi ini menjadi fondasi kemajuan teknologi, komunikasi, dan kesehatan global.
MINIMNYA aktivitas fisik disebut sebagai salah satu faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami demensia atau Alzheimer usia muda
Tontonan yang diakses secara terus-menerus memicu adiksi yang membuat anak enggan berhenti menatap layar.
Saat seseorang menguap, cairan serebrospinal (CSF) atau cairan yang melindungi dan menjaga fungsi sistem saraf pusat bergerak menjauh dari otak.
Selain sakit kepala dan asfiksia (kekurangan oksigen), gas tertawa dapat memicu terbentuknya bekuan darah serta gangguan pada hitung darah.
Kesehatan otak seharusnya dirawat sejak dini melalui kebiasaan sehari-hari yang konsisten.
Penelitian terbaru mengungkap ekspresi wajah primata dan manusia adalah tindakan terencana, bukan sekadar respons emosional otomatis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved