Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
Tak jarang tren di media sosial mudah menyebar dan ditonton oleh ribuan bahkan jutaan orang. Tren tersebut pun bahkan diikuti oleh pengguna media sosial lainnya. Salah satunya ialah tren perawatan kulit (skincare) yang dibagikan oleh salah satu pengguna TikTok @dieg.13.
Postingan videonya yang diunggah beberapa waktu lalu tersebut berisi aktivitas perawatan kulit yang ia lakukan dengan alat dan bahan-bahan yang mudah didapatkan di rumah. Ia menjelaskan bahwa rutinitasnya tersebut membuat wajahnya berkilau. Berikut beberapa tindakan yang ia lakukan untuk membuat wajah lebih bersinar.
Baca juga : Kiat Tetap Tampil Segar dan Glowing Selama Puasa
Dalam video yang sudah ditonton jutaan orang tersebut, dia melakukan aktivitas eksfoliasi wajah. Eksfoliasi wajah ialah perawatan kulit yang dilakukan untuk mengangkat sel-sel kulit mati dan kotoran yang menempel di permukaan kulit.
Dia melakukan eksfoliasi wajah menggunakan spons cuci piring yang masih baru. Dokter spesialis kulit dan kelamin, dokter Arthur S mengatakan penggunaan spons tersebut dapat merusak kulit wajah.
"Tapi misalnya (spons) baru dan bersih pun, menggunakan sabut seperti ini terlalu kasar untuk kulit dan alih-alih mengeksfoliasi, malah bisa merusak kulit," kata dokter Arthur dalam Instagram pribadinya @dokterkulitkucom, Selasa (12/4).
"Mau eksfoliasi? Chemical peeling aja, rajin-rajin pakai Night Rejuvenating Cream, atau pakai bahan aktif lain yang memang bisa menyebabkan kulit mati terangkat dengan baik dan benar," lanjutnya.
Tak hanya itu, pengguna TikTok tersebut juga menggunakan odol untuk membersihkan hidungnya. "Hidung memang sering bikin gemes tuh dengan lemak-lemak komedo. Tapi biarkan sikat gigi tetap untuk gigi aja," ungkap dokter Arthur.
Sebab menggunakan pasta gigi untuk kulit wajah dapat memicu peradangan. Bahan-bahan kimia seperti sorbitol, kalsium karbonat, sodium lauryl sulfate, maupun baking soda merupakan bahan-bahan yang terlalu keras untuk kulit wajah. Terlebih lagi, jika pasta gigi diaplikasikan pada kulit wajah yang sensitif.
Untuk mengeringkan pemakaian produk skincare, pengguna TikTok tersebut menggunakan hair dryer. Dokter Arthur memperingatkan bahwa hal tersebut dapat merusak kulit akibat suhu panas dari hair dryer.
"Pemakaian hair dryer di rambut aja kalau terlalu sering dan terlalu panas bisa merusak rambut. Apalagi di muka. Sabar aja nunggu skincare kamu menyerap. Atau kalau mau buru-buru banget, dikipasin aja," ungkapnya.
Ada banyak konten "life hack" yang tersedia dan menjanjikan hasil yang bagus dengan waktu yang cepat di media sosial. Tapi Anda perlu bijak memilah konten yang baik dan tidak berbahaya untuk diikuti.
"Tidak semua yang ada di internet itu benar adanya. Jadi jangan sembarangan diikuti kalau tidak mau nyesel belakangan," dokter Arthur mengingatkan. (Z-8)
Pinkan mengakui bahwa konsep yang ia usung memang menyerupai hiburan rakyat jelata. Saat ditemui di Tangerang, Rabu (1/4).
PLATFORM media sosial, TikTok, mengungkapkan sederet upaya untuk mematuhi implementasi PP Tunas (Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak).
Tak heran, banyak kreator mulai membagikan konten gameplay Mobile Legends lewat siaran langsung. Jika kamu tertarik mencobanya, berikut cara live Mobile Legends di TikTok
Laporan Kebahagiaan Dunia terbaru mengungkap dampak negatif algoritma TikTok dan Instagram pada mental pemuda.
Pemerintah AS dilaporkan menerima "fee transaksi" sebesar US$10 miliar dari investor dalam kesepakatan kontrol TikTok AS. Angka ini mencapai 70% dari nilai kesepakatan.
Menkomdigi tetapkan 8 platform (TikTok, Instagram, Roblox, dll) dilarang bagi anak di bawah 16 tahun per 2026. Simak alasan darurat digital selengkapnya.
Bagi Gen Z dan Gen Alpha, hasil yang cepat dan nyata menjadi nilai penting, sejalan dengan ritme hidup mereka yang dinamis.
Brand kecantikan lokal Somethinc menghadirkan rangkaian pencerah terbaru, Skinglow Series.
Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan kulit secara menyeluruh terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
PENDEKATAN dalam dunia estetika terus mengalami evolusi.
MEMASUKI usia 30-an, tanda-tanda penuaan dini seperti garis halus dan bintik hitam mulai menjadi kekhawatiran utama, nutrisi dari dalam memegang peranan hingga 70%.
PEMANFAATAN teknologi stem cell atau sel punca saat ini semakin meluas di bidang kesehatan dan perawatan tubuh, termasuk untuk kulit wajah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved