Kamis 03 November 2022, 21:13 WIB

Buntut Kisruh Berdendang Bergoyang, APMI Godok Panduan Beracara Musik

Fathurrozak | Weekend
Buntut Kisruh Berdendang Bergoyang, APMI Godok Panduan Beracara Musik

MI/Fathurrozak
Pengurus APMI (ki-ka): Emil Mahyudin, Dino Hamid, dan Dewi Gontha

 

 

ASOSIASI Promotor Musik Indonesia (APMI) saat ini tengah menggodok panduan standarisasi penyelenggaraan acara musik di Indonesia. Hal itu dikemukakan Ketua Bidang Program dan Investasi APMI Dewi Gontha. 

Menurut Dewi, panduan tersebut ditujukan untuk memitigasi risiko keselamatan dan keamanan seluruh elemen yang terlibat dalam acara musik.

Saat ini, para promotor musik tengah dihadapkan pada ditangguhkannya perizinan penyelenggaraan sejumlah acara akibat peristiwa berdesakannya penonton di Festival Berdendang Bergoyang di Istora Senayan, Jakarta pada 28-30 Oktober. Festival yang sejatinya berlangsung tiga hari itu pun dicabut izinnya pada hari ketiga. Sementara itu, pada hari kedua hanya berlangsung hingga pukul 23:00 WIB. 

Di Berdendang, banyak penonton yang menempati tangga Istora, yang rawan ambruk. Bahkan, satu panggung yang berlokasi di bagian luar atas kompleks Istora, pada hari kedua ditiadakan. 

“APMI menggarisbawahi, saat ini yang paling utama adalah urusan perizinan. Ini menjadi pembelajaran bagi kami para promotor. Dalam beberapa waktu belakang, ada promotor yang berdialog dengan kami, ternyata saat ditinjau, kenapa izin mereka belum lengkap, karena ada dokumen yang belum lengkap. Atau yang harusnya ajukan kapasitas berapa penonton ternyata melebihi. Dari pihak keamanan akan meminta untuk revisi,” kata Dewi dalam konferensi pers APMI di creative hall M Bloc, Jakarta Selatan, Kamis, (4/11).

Dalam alur pengajuan izin penyelenggaraan acara musik, promotor juga diminta untuk menunjukkan tata letak panggung dan area tempat agar bisa menghitung kapasitas kerumunan orang, disertai dengan kunjungan ke tempat bersama pemberi izin.

“Di situ penataan panggung dan program jadi krusial untuk mengatur alur kerumunan,” lanjut Dewi.

Untuk itu, berkaca dari pengalaman tersebut, APMI saat ini tengah menggodok rancangan panduan standarisasi penyelenggaraan acara musik bagi para promotor anggota asosiasi maupun non-anggota.

“Panduan ini juga akan diberlakukan berdasarkan skala acara. Tujuannya bukan untuk mempersulit promotor bikin acara.”

Sekjen APMI Emil Mahyudin menambahkan, dalam panduan tersebut juga akan tersedia rekomendasi tempat yang sesuai dengan kapasitas penonton yang ingin didapat promotor.

Dengan panduan ini, nantinya dari alur perizinan APMI juga bisa mengeluarkan surat rekomendasi bagi promotor musik yang akan menggelar hajat. (M-2) 

Baca Juga

Dok. Noice

Gandeng Afgan, Noice Rilis Audioseries Roman Anyar

👤Irana 🕔Selasa 06 Desember 2022, 20:49 WIB
Audioseries tersebut terinspirasi dari lagu milik Afghan yang berjudul...
Dok. Jek

Melacak Jejak Fotografi Indonesia di Galeri Nasional Singapura

👤Fathurrozak 🕔Selasa 06 Desember 2022, 13:49 WIB
Pameran Living Pictures Photography in Southeast Asia berlangsung pada 2 Desember 2022 hingga 20 Agustus 2023 di Galeri Nasional...
Dok. Kawan-kawan Media

Permainan Ruang dalam Pementasan Setelah Lewat Djam Malam

👤Fathurrozak 🕔Selasa 06 Desember 2022, 13:15 WIB
Lakon Setelah Lewat Djam Malam menghadirkan permainan ruang dengan menyilangkan para aktornya di antara ruang panggung dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya