Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
Beberapa makanan yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka puasa dapat membantu menjaga kesehatan saat menjalani ibadah puasa. Konsumsi makanan yang sehat pastinya akan memengaruhi pada seluruh tubuh, termasuk kulit. Selain kaya nutrisi, beberapa makanan, juga dapat meningkatkan kesehatan kulit.
Berikut beberapa makanan yang baik dikonsumsi saat Ramadan untuk menjaga kesehatan kulit, seperti dilansir dari instagram GEUT BY DR. T @geut.id, milik musisi dan dokter bedah plastik, dokter Teuku Adifitrian atau dikenal dengan dokter Tompi dan istrinya, dokter spesialis gizi klinik, dokter Arti Indira, yang mereka unggah Kamis (7/4).
1. Teh Hijau
Teh hijau terkenal dengan kandungannya yang tinggi antioksidan. Teh hijau juga dapat dikonsumsi saat sahur dan buka puasa. Teh ini dapat membantu memperbaiki lapisan kulit yang rusak, mencegah kulit dehidrasi, dan membantu detox kulit.
Dengan kandungan antioksidan EGCG di dalam teh hijau sehingga dapat memperbaiki sel yang rusak dan mencegah sel yang masih sehat mudah mati. Selain itu, juga dapat membuat kulit wajah tampak jauh lebih muda dan kenyal. Tak hanya itu, kandungan polyphenols dapat mengurangi reaksi iritasi akibat sinar matahari atau penggunaan kosmetik yang tidak cocok untuk kulit seperti kemerahan dan perih. Lalu, juga dapat menyembuhkan jerawat.
2. Alpukat
Alpukat bukan hanya membuat perut kenyang lebih lama karena mengandung lemak yang baik, tetapi juga kaya akan nutrisi. Buah ini memiliki kandungan folat, kalium, vitamin C, dan protein yang menjaga kelembapan dan mencerahkan kulit. Kandungan omega 3, vitamin C, dan antimikroba dapat mengurangi munculnya jerawat.
Buah ini juga dapat menghasilkan minyak yang dapat digunakan untuk membersihkan wajah, melembapkan kulit, mengatasi kulit kering, dan menjaga kulit.
3. Ikan
Ikan dengan kandungan asam lemak omega 3 bisa meningkatkan produksi kolagen di kulit, menjaga kelembapan kulit dan menghidrasi kulit. Nutrisi di dalam ikan di antaranya protein yang bisa menjaga elastisitas kulit wajah. Selain itu, omega 3 dalam ikan juga bisa menjadi tabir surya bagi kulit.
Sementara itu, vitamin A yang terkandung pada ikan dapat membantu meregenerasi kulit, mengecilkan pori-pori kulit hingga mencegah keriput. Kemudian, vitamin E dapat menjadi antioksidan bagi kulit yang membantu meningkatkan sirkulasi darah pada kulit.
4. Daging merah
Daging merah selain mengandung protein, juga mengandung zat besi untuk mencegah munculnya dark circle. Manfaat lain dari zat besi ialah untuk mengirimkan oksigen ke organ tubuh lain termasuk kulit.
Protein bisa menghasilkan kolagen pada kulit yang dapat menangkal garis-garis halus dan kerutan. Protein dapat menjaga kekencangan kulit dan menghasilkan keratin yang memperkuat lapisan kulit, kuku, dan rambut. (M-4)
Air beras untuk wajah, cuci muka pakai air beras, manfaat air beras, skincare alami, kulit glowing, rice water skincare, perawatan wajah tradisional
Tren seperti glass skin ala Korea menjadi salah satu referensi utama karena menampilkan kulit yang tampak sehat, bening, dan bercahaya alami.
Face oil dapat dikombinasikan ke dalam berbagai langkah rutin, mulai dari mencampurkannya dengan toner, serum, pelembap, hingga produk complexion (alas bedak).
Pasar perawatan kulit pria menunjukkan pertumbuhan yang semakin konsisten dalam beberapa tahun terakhir.
IDAI mengingatkan cacar air sangat menular. Satu anak bisa menularkan varicella ke 8–12 anak lain, terutama di sekolah dan lingkungan dengan kontak erat.
Peningkatan ini banyak didorong oleh generasi muda, khususnya Gen Z dan milenial, yang semakin memprioritaskan perawatan kulit sebagai bagian dari self-care jangka panjang.
Pengenalan puasa yang dilakukan dengan paksaan berisiko menimbulkan tekanan emosional yang berdampak negatif pada kesehatan mental anak.
Puasa justru menjadi momentum terbaik untuk terapi lambung karena organ pencernaan mendapatkan waktu istirahat.
Ketidaksiapan mental sering kali memicu kecemasan saat menghadapi perubahan pola hidup selama sebulan penuh saat Ramadan.
Pemicu utama maag atau dispepsia adalah naiknya asam lambung akibat pola makan yang tidak terjaga.
Masyarakat diingatkan untuk memperhatikan asupan mikronutrien guna menjaga daya tahan tubuh, terutama karena Ramadan tahun ini diprediksi bertepatan dengan musim hujan.
Oahraga yang dilakukan sesaat setelah sahur sangat tidak dianjurkan. Hal ini karena aktivitas fisik di pagi hari saat berpuasa dapat memicu dehidrasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved