Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
Beberapa makanan yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka puasa dapat membantu menjaga kesehatan saat menjalani ibadah puasa. Konsumsi makanan yang sehat pastinya akan memengaruhi pada seluruh tubuh, termasuk kulit. Selain kaya nutrisi, beberapa makanan, juga dapat meningkatkan kesehatan kulit.
Berikut beberapa makanan yang baik dikonsumsi saat Ramadan untuk menjaga kesehatan kulit, seperti dilansir dari instagram GEUT BY DR. T @geut.id, milik musisi dan dokter bedah plastik, dokter Teuku Adifitrian atau dikenal dengan dokter Tompi dan istrinya, dokter spesialis gizi klinik, dokter Arti Indira, yang mereka unggah Kamis (7/4).
1. Teh Hijau
Teh hijau terkenal dengan kandungannya yang tinggi antioksidan. Teh hijau juga dapat dikonsumsi saat sahur dan buka puasa. Teh ini dapat membantu memperbaiki lapisan kulit yang rusak, mencegah kulit dehidrasi, dan membantu detox kulit.
Dengan kandungan antioksidan EGCG di dalam teh hijau sehingga dapat memperbaiki sel yang rusak dan mencegah sel yang masih sehat mudah mati. Selain itu, juga dapat membuat kulit wajah tampak jauh lebih muda dan kenyal. Tak hanya itu, kandungan polyphenols dapat mengurangi reaksi iritasi akibat sinar matahari atau penggunaan kosmetik yang tidak cocok untuk kulit seperti kemerahan dan perih. Lalu, juga dapat menyembuhkan jerawat.
2. Alpukat
Alpukat bukan hanya membuat perut kenyang lebih lama karena mengandung lemak yang baik, tetapi juga kaya akan nutrisi. Buah ini memiliki kandungan folat, kalium, vitamin C, dan protein yang menjaga kelembapan dan mencerahkan kulit. Kandungan omega 3, vitamin C, dan antimikroba dapat mengurangi munculnya jerawat.
Buah ini juga dapat menghasilkan minyak yang dapat digunakan untuk membersihkan wajah, melembapkan kulit, mengatasi kulit kering, dan menjaga kulit.
3. Ikan
Ikan dengan kandungan asam lemak omega 3 bisa meningkatkan produksi kolagen di kulit, menjaga kelembapan kulit dan menghidrasi kulit. Nutrisi di dalam ikan di antaranya protein yang bisa menjaga elastisitas kulit wajah. Selain itu, omega 3 dalam ikan juga bisa menjadi tabir surya bagi kulit.
Sementara itu, vitamin A yang terkandung pada ikan dapat membantu meregenerasi kulit, mengecilkan pori-pori kulit hingga mencegah keriput. Kemudian, vitamin E dapat menjadi antioksidan bagi kulit yang membantu meningkatkan sirkulasi darah pada kulit.
4. Daging merah
Daging merah selain mengandung protein, juga mengandung zat besi untuk mencegah munculnya dark circle. Manfaat lain dari zat besi ialah untuk mengirimkan oksigen ke organ tubuh lain termasuk kulit.
Protein bisa menghasilkan kolagen pada kulit yang dapat menangkal garis-garis halus dan kerutan. Protein dapat menjaga kekencangan kulit dan menghasilkan keratin yang memperkuat lapisan kulit, kuku, dan rambut. (M-4)
Bagi Gen Z dan Gen Alpha, hasil yang cepat dan nyata menjadi nilai penting, sejalan dengan ritme hidup mereka yang dinamis.
Brand kecantikan lokal Somethinc menghadirkan rangkaian pencerah terbaru, Skinglow Series.
Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan kulit secara menyeluruh terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
PENDEKATAN dalam dunia estetika terus mengalami evolusi.
MEMASUKI usia 30-an, tanda-tanda penuaan dini seperti garis halus dan bintik hitam mulai menjadi kekhawatiran utama, nutrisi dari dalam memegang peranan hingga 70%.
PEMANFAATAN teknologi stem cell atau sel punca saat ini semakin meluas di bidang kesehatan dan perawatan tubuh, termasuk untuk kulit wajah.
Memaksakan diri kembali ke porsi normal atau lebih tinggi secara mendadak meningkatkan risiko mulai dari cedera sampai terkena sindrom overtraining
Konsumsi makanan dengan kadar gula maupun garam tinggi dapat menyebabkan kulit kehilangan hidrasi dan menjadi lebih kering.
Suasana lingkungan yang kondusif hanya bisa tercipta jika terdapat hubungan harmonis antar pemeluk agama.
Jika kondisi tidak mereda dan terjadi gejala berat yang ditandai dengan nyeri ulu hati sangat hebat disertai muntah atau sesak napas, maka sebaiknya jangan memaksakan diri berpuasa.
puasa tidak hanya membawa spirit ilahiah, melainkan juga memiliki konstruksi nilai dan orientasi insaniyah.
Rasa lapar saat puasa berkaitan erat dengan komposisi menu sahur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved