Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
Sebuah studi yang baru-baru ini diterbitkan oleh para akademisi di University College London menemukan bahwa duduk di meja yang menghadap ke ruangan dengan sejumlah kecil orang terlihat "menghasilkan peluang yang jauh lebih tinggi untu fokus dan produktivitas yang dirasakan."
Namun, kursi yang menghadap terlalu banyak orang "membuat lingkungan kurang mungkin untuk dianggap mendukung identitas tim, berbagi informasi, bertemu orang lain dengan cara yang terencana, berkonsentrasi pada tugas dan bekerja secara produktif".
Studi tersebut menyurvei 172 pekerja di kantor pusat perusahaan teknologi global di London, dan dilakukan sebelum pandemi. Kerstin Sailer, salah satu penulis studi tersebut, mengatakan kepada CNBC melalui video call bahwa secara psikologis jika seorang pekerja melihat banyak rekan kerja duduk di meja di depan mereka, mereka “tidak ingin mengganggu mereka, jadi ada rasa solidaritas di tempat kerja." Ada juga gangguan visual dan kebisingan yang lebih besar jika posisi meja kerja menghadap orang ramai.
Studi tersebut juga menunjukkan bahwa menjauh dari ruangan justru mengganggu pekerja, karena menghambat kemampuan mereka untuk berkomunikasi dengan orang lain.
Sailer mengatakan ini terkait dengan naluri dasar manusia untuk merasakan kebutuhan memiliki "punggung yang terlindungi."
"Secara psikologis itu terkait dengan perasaan kontrol, perasaan bahwa saya dapat mengontrol ruangan secara visual, daripada ada banyak kejutan di belakang saya,” ujarnya.
Studi kecil juga menunjukkan bahwa kursi dekat jendela lebih disukai dalam hal memungkinkan pekerja memiliki fokus yang lebih besar, jika dibandingkan dengan kursi di dekat dinding. Sekali lagi, Sailer mengatakan ini kemungkinan terkait dengan preferensi manusia yang berurat berakar untuk memiliki paparan lebih banyak siang hari.
Sebuah penelitian di A.S. tahun lalu menemukan bahwa pekerja kantoran yang terpapar cahaya matahari tidur 37 menit lebih banyak di malam hari dan juga lebih baik dalam membuat keputusan.
'Posisi kekuasaan' Linda Chu, pendiri konsultan solusi pengorganisasian profesional Out of Chaos, mengatakan kepada CNBC melalui video call bahwa ada prinsip yang terkait dengan Feng Shui tentang manfaat berada dalam "posisi kuat".
“Anda merasa lebih berkuasa ketika Anda memiliki dukungan yang kuat, jadi dengan tembok di belakang Anda misalnya, yang merupakan sinyal kekuatan, tetapi yang sebenarnya berarti secara intuitif adalah bahwa tidak ada orang di belakang Anda yang dapat datang dan menyelinap ke arah Anda tanpa menyadarinya," Chu menjelaskan.
Serupa dengan itu, Lily Bernheimer, direktur pendiri di konsultan psikologi lingkungan Space Works Consulting, menyarankan agar orang-orang duduk di tempat yang dia sebut "kursi antininja" jika memungkinkan.
Dia menjelaskan bahwa kursi anti ninja adalah kursi dengan punggung menghadap ke dinding, "memberikan rasa perlindungan dan keamanan."
Bernheimer juga mengatakan pekerja harus berusaha untuk mencoba memposisikan diri mereka dengan "tampilan jendela yang baik di luar ruangan, karena ini dapat meningkatkan fungsi mental hingga 25%." (cnbc.com/M-2)
Posisi di tengah membuat seorang anak merasa perlu melakukan upaya ekstra untuk mendapatkan perhatian orangtua yang sering kali terbagi.
Remaja lebih mudah tergoda melakukan hal-hal yang menyenangkan atau sedang tren karena sistem limbik mereka lebih dominan
Ada mekanisme psikologis dan neurologis yang sangat kompleks yang membuat manusia modern begitu terobsesi dengan urusan privasi orang lain, seperti netizen yang terobsesi dengan artis.
PEMAHAMAN mendalam mengenai tahapan perkembangan psikologi anak bukan sekadar wawasan tambahan, melainkan fondasi utama dalam pola asuh modern di tahun 2026.
Psikologi menyebut orang yang memasak sambil membersihkan dapur memiliki 8 kepribadian kuat, mulai dari disiplin, mindfulness, hingga manajemen waktu yang baik.
Studi terbaru mengungkap teknik "meta-cognitive doubt". Meragukan pikiran negatif ternyata lebih efektif untuk kembali berkomitmen pada tujuan jangka panjang.
Kebiasaan menyimpan makanan sisa yang sudah matang sempurna untuk kemudian dipanaskan kembali adalah praktik yang kurang baik bagi kesehatan dan kualitas nutrisi.
Masyarakat diingatkan untuk memperhatikan asupan mikronutrien guna menjaga daya tahan tubuh, terutama karena Ramadan tahun ini diprediksi bertepatan dengan musim hujan.
Mahasiswa tetap bisa memenuhi kebutuhan gizi meski dengan anggaran terbatas.
Kesiapan fisik dan mental adalah fondasi utama agar perjalanan mudik berlangsung aman.
SETELAH 10 tahun menjalin hubungan asmara, pasangan bintang Korea Selatan Kim Woo-bin dan Shin Min Ah akhirnya melangkah ke jenjang pernikahan
Teknik yang bisa dilakukan dalam membantu mengendalikan diri agar tidak implusif dalam pengambilan keputusan finansial, yaitu dengan teknik S-T-O-P.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved