Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
Studi baru mengungkapkan, hanya mengonsumsi semangkuk sayuran hijau segar, seperti bayam atau kangkung, sehari sekali dapat menurunkan risiko penyakit jantung hingga 26%.
Ilmuwan Australia melihat sampel lebih dari 50.000 orang di Denmark.
"Hasil kami menunjukkan bahwa hanya dengan makan semangkuk sayuran segar atau setengah mangkuk dimasak dengan sayuran kaya nitrat setiap hari, orang mungkin dapat secara signifikan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular," kata penulis studi Dr Catherine Bondonno dari Edith. Universitas Cowan (ECU) di Australia Barat.
Dilansir dari dailymail.co.uk, Rabu (5/5), nitrat nabati dikaitkan dengan penurunan tekanan darah & risiko penyakit jantung. Nitrat makanan dapat meningkatkan jumlah oksida nitrat dalam tubuh. Oksida nitrat adalah gas yang membantu pembuluh darah mengembang, menurunkan tekanan darah.
Diketahui tekanan darah tinggi, juga dikenal sebagai hipertensi merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskuler atau penyakit jantung.
Nitrat makanan ditemukan dalam sayuran berdaun hijau dan juga kaya dalam bit, diubah menjadi oksida nitrat oleh bakteri di rongga mulut dan perut.
Dalam sampel lebih dari 50.000 orang, para peneliti menemukan, orang yang sering mengonsumsi sayuran akan memiliki banyak nitrat di dalam tubuh sehingga memiliki tekanan darah yang lebih rendah dan risiko penyakit jantung hingga 26% lebih rendah.
Para peneliti menyebut porsi asupan sedang dengan mengonsumsi semangkuk sayuran dan porsi ini harus dikonsumsi setiap orang, termasuk orang yang tidak menyukai sayuran. (M-2)
Setiap menit keterlambatan dalam menangani sumbatan pembuluh darah berarti semakin banyak otot jantung yang mengalami kerusakan permanen.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Dengan dukungan sensor pemantau aliran darah dan denyut jantung, jam tangan pintar dapat merekam aktivitas jantung secara berkelanjutan selama digunakan oleh pemiliknya.
Serangan jantung umumnya disebabkan oleh masalah mekanik pada pembuluh darah, sementara kematian jantung mendadak lebih berkaitan dengan sistem kelistrikan organ tersebut.
Salah satu tantangan terbesar dalam penanganan penyakit jantung adalah keterlambatan diagnosis.
Kebocoran aliran darah pada jantung dapat memicu tekanan tinggi pada paru yang berujung pada kondisi fatal yang disebut Sindrom Eisenmenger.
Buah dan sayuran merupakan sumber serat harian yang sangat dibutuhkan tubuh untuk memastikan saluran cerna tetap berfungsi optimal meskipun frekuensi makan berkurang.
Sayuran mengandung vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang penting untuk menjaga fungsi tubuh, pencernaan, dan daya tahan tubuh.
Makanan beku kerap dinilai buruk untuk kesehatan. Padahal, ahli gizi menyebut beberapa jenis makanan beku tetap kaya nutrisi dan justru baik untuk menjaga kesehatan jantung.
Pare atau paria sudah tidak asing di lidah masyarakat Indonesia. Sayuran ini kerap hadir dalam semangkuk siomay atau batagor sebagai lalapan tambahan.
Sayuran merupakan makanan penting dalam pola makan sehat karena memberikan nutrisi yang mendukung pertumbuhan, menjaga daya tahan tubuh, serta mencegah berbagai penyakit.
kelompok usia Gen Z sangat jarang mengonsumsi buah dan sayuran. Berdasarkan Survei Kesehatan Nasional (SKI) 2023 menemukan bahwa konsumsi buah dan sayur
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved