Sabtu 13 Maret 2021, 10:00 WIB

WFP dan Finlandia Luncurkan Koalisi Program Makan Siang Sekolah

adiyanto | Weekend
WFP dan Finlandia Luncurkan Koalisi Program Makan Siang Sekolah

Michael Loccisano/Getty Images/AFP
paket makan siang untuk siswa sekolah di New York, AS

PANDEMI covid-19 yang membatasi aktivitas manusia, termasuk di bidang pendidikan, memiliki risiko bagi kesehatan para siswa baik fisik maupun mental.  Menurut Program Pangan Dunia (WFP) , jutaan anak berisiko kelaparan atau kekurangan gizi karena penutupan sekolah sehingga para siswa kehilangan kesempatan makan di sekolah.

Lembaga itu pun upaya untuk meningkatkan mereka. Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa itu mengumumkan Finlandia sebagai negara pertama yang mendukung koalisi yang terlibat dalam peningkatan skala global makanan sekolah.

"Ketika sekolah tutup pada awal pandemi, 370 juta anak sekolah tiba-tiba kehilangan makanan yang seringkali menjadi satu-satunya penganan layak mereka hari itu," kata Direktur Eksekutif WFP David Beasley dalam sebuah pernyataan, Jumat (12/3).

Organisasi yang bermarkas di Roma, Italia itu memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian tahun ini untuk misi mereka memberi makan jutaan orang dari Yaman hingga Korea Utara, karena terpuruknya ekonomi akibat pandemi.

Menteri Kerjasama Pembangunan dan Perdagangan Luar Negeri Finlandia, Ville Skinnari, akan memimpin koalisi yang dirancang mendukung pemerintah untuk membawa kembali makanan untuk siswa setelah berbulan-bulan penutupan sekolah karena covid-19.

Menurut WFP, skema makanan sekolah adalah kunci dalam mengatasi kelaparan dan gizi anak, sambil memberikan insentif kepada orang tua agar anak-anak mereka tetap bersekolah, terutama untuk anak perempuan.

Organisasi itu mengatakan ekonomi lokal dapat pulih lebih cepat dari keterpurukani yang disebabkan oleh virus korona dengan meningkatkan skema semacam itu.

Mereka memerkirakan sekitar 2.000 pekerjaan dapat diciptakan untuk setiap 100.000 anak yang diberi makan melalui program makanan sekolah. “Lembaga-lembaga pembangunan, donor, dan sektor swasta akan terlibat dengan pemerintah untuk mendukung inisiatif tersebut, “ kata WFP.

Namun, tidak ada penjelasan rinci lebih lanjut tentang proyek tersebut, yang akan diluncurkan secara resmi pada pertemuan puncak sistem pangan pada akhir tahun ini. (AFP/M-4)

Baca Juga

Dok. Museum Virtual Gastronomi Indonesia

Indonesia Kini Punya Museum Virtual Gastronomi

👤Fathurrozak 🕔Sabtu 19 Juni 2021, 12:15 WIB
Museum Virtual Gastronomi Indonesia diluncurkan 17 Juni...
Dok. Instagram @black.widow

Scarlett Johansson Kritik Perannya 10 Tahun Lalu

👤Fathurrozak 🕔Sabtu 19 Juni 2021, 11:35 WIB
Bermain di film Iron Man 2 satu dekade lalu, Johansson merasa karakternya terlalu...
123RF/Waroot Tangtumsatid

Yang Mana Lebih Sehat, Susu Nabati atau Susu Sapi?

👤Nike Amelia Sari 🕔Jumat 18 Juni 2021, 20:12 WIB
Dalam mengonsumsi susu hewani, harus lebih berhati-hati terhadap hormon. Pada susu nabati, konsumen perlu lebih berhati-hati dengan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pungli Tetap Marak Pak Satgas!

Pungli di berbagai layanan publik terus menjadi masalah yang dialami masyarakat, bahkan di tengah kesulitan ekonomi akibat pandemi.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya