Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKOLAH Kharisma Bangsa di Pondok Cabe, Tangerang Selatan (Tangsel) Banten, mengukuhkan posisinya sebagai institusi pendidikan unggulan di Indonesia. Sepanjang tahun akademik 2025-2026,para siswa sekolah ini berhasil mencetak prestasi nasional dan internasional , mulai dari medali emas Olimpiade Sains Nasional (OSN) hingga prestasi di kancah internasional (IOAA) di Mumbai, India juga prestasi dunia yang di ukir Gavin Syafi Anggakara.
Ia menjadi siswa pertama dari Indonesia yang berhasil meraih predikat Top In World di ujian Cambridge IGCSE.
Hal tersebut dipaparkan Kepala SMA Kharisma Bangsa Muhamad Budiawan dan
Kepala SMP Kharisma Bangsa Ridho Anwar Tumbuan di Kompleks Kharisma Bangsa, Pondok Cabe, Tangsel, Sabtu (31/1).
Budiawan mengutarakan ujian Cambridge IGCSE dilaksanakan para siswa di sekolah-sekolah mitra Cambridge di seluruh dunia. Gavin mengikuti ujian Cambridge IGCSE saat duduk di bangku kelas X , kini Gavin kelas XI.
"Pihak Cambridge mengumumkan Gavin berhasil meraih predikat Top In World. Jadi , ini baru pertama kali siswa dari Indonesia berhasil meraih predikat Top In World Cambridge IGCSE," ungkap Budiawan.
Dijadwalkan perwakilan Cambridge akan berkunjung guna menyerahkan penghargaan tersebut secara simbolis.
Budiawan mengakui Gavin memang siswa yang moncer prestasinya pada Januari 2026 lalu, Gavin meraih medali perunggu ISPO (Indonesia Science Project Olympiad) dengan karya inovasi Eco-Gel yang memanfaatkan limbah minyak goreng atau jelantah.
Prestasi di tingkat dunia lainnya, Budiawan mengutarakan lagi siswa Kharisma Bangsa, Jasper Rexx Putra Cakra, berhasil mengharumkan Indonesia dengan meraih Medali Perak pada International Olympiad on Astronomy and Astrophysics (IOAA) ke-18 di Mumbai, India pada A gustus 2025 “Prestasi ini menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan di Kharisma Bangsa memiliki daya saing global yang setara dengan siswa terbaik dari berbagai belahan dunia,” tandasnya.
Untuk tingkat nasional,di ajang OSN, yang diselenggarakan Pusat Prestasi Nasional ( Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ( Kemendikdasmen). sebanyak 13 siswa melaju ke final nasional dengan raihan lima penghargaan utama, termasuk Medali Emas bidang Astronomi dan Medali Perak bidang Matematika serta Biologi.
Berikutnya di ajang Indonesian Science Project Olympiad (ISPO) 2026, Kharisma Bangsa mengirimkan 24 kelompok finalis dan sukses membawa pulang 10 penghargaan. Prestasi ini mencakup Medali Emas pada Bidang Biologi dan Fisika, Medali Perunggu di Bidang Lingkungan dan Biologi dan Honorable Mention pada bidang Rekayasa Teknologi, Robotika, Komputer, dan Lingkungan.
Budiawan menambahkan sekolah Kharisma Bangsa tidak hanya fokus bidang akademik. Pada ranah kreativitas, siswa-siswi juga meraih medali perunggu dan honorable mention dalam ajang Olimpiade Seni dan Bahasa Indonesia (OSEBI) untuk kategori menggambar digital, menulis esai, dan tari tradisional.
Sementara di lapangan hijau, tim basket Eagle Putri Kharisma Bangsa sukses menjadi Juara 1 DBL Banten, disusul tim Eagle Putra sebagai runner-up. Keberhasilan ini menunjukkan keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan ketangguhan fisik.
Program EduOS
Rangkaian prestasi yang diukir sekolah ini dinilai sebagai hasil dari sistem pembinaan komprehensif. Budiawan menegaskan komitmen melaksanakan pembinaan siswa sejak dini melalui Program EduOS yaitu kolaborasi dengan Eduversal untuk pembinaan olimpiade, Supervisi Science Project melalui pendampingan rutin oleh guru ahli, dan Pelatihan Profesional pada bidang seni dan olahraga dengan menghadirkan tim pelatih olahraga dan seni yang berdedikasi.
"Kharisma Bangsa tidak semata berorientasi pada medali, melainkan pada pembentukan karakter, kemandirian, dan daya juang siswa," tukasnya.
Ridho Anwar menambahkan melalui program EduOS Kharisma Bangsa memberi pelatihan dan pembinaan para guru untuk peningkatan dan pengembangan potensi guru . "Digelar pelatihan bagi guru bekerjasama dengan Eduversal menggenjot kompetensi,kreativitas dan profesionalitas para guru guru kami," pungkasnya.
Budiawan menambahkan rangkaian prestasi yang diukir ini menjadi portofolio strategis bagi para siswa untuk menembus universitas ternama di dalam maupun luar negeri. Sehingga banyak lulusan Kharisma Bangsa yang diterima dan melanjutkan sekolahnya di institusi-institusi ternama dunia seperti Harvard University, Nanyang Technological University (NTU), dan National University of Singapore (NUS), Carnegie Mellon University, University of Waterloo) dan lain lain.
"Apalagi, Kharisma Bangsa dikenal sebagai Cambridge International School yang membekali siswa dengan kurikulum internasional, memfasilitasi lulusannya untuk bersaing di tingkat nasional maupun internasional," pungkas Budiawan.(H-2)
Singapore Intercultural School bangun kampus baru di Hiera BSD City, hadirkan pendidikan internasional dengan fasilitas modern dan konektivitas unggulan.
Melalui kurikulum tersebut, siswa tidak hanya unggul dalam akademis tetapi juga memiliki karakter Islami yang kuat dan siap melanjutkan pendidikan ke tingkat internasional.
Namun, Bahlil, kata Prabowo, bukan jebolan dari universitas luar negeri. Melainkan dari perguruan tinggi yang tidak terkenal.
Bahasa Inggris penting sebagai lingua franca, dengan penekanan pada perannya dalam mendukung komunikasi global dan mewujudkan kesetaraan dalam pendidikan di seluruh Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved