Jumat 05 Maret 2021, 07:00 WIB

Sukarelawan Diminta Bantu Mencari Meteorit yang Jatuh di Prancis

Adiyanto | Weekend
Sukarelawan Diminta Bantu Mencari Meteorit yang Jatuh di Prancis

PHILIPPE HUGUEN / AFP
Ilustrasi: Para penggemar astronomi di Prancis

PARA pecinta luar angkasa di Prancis diminta bergabung untuk menemukan meteorit seukuran buah aprikot yang jatuh ke Bumi akhir pekan lalu di barat daya negara itu.

Batu luar angkasa tersebut, yang diperkirakan memiliki berat 150 gram (lebih dari lima ons), tertangkap kamera di fasilitas pendidikan astronomi di Mauraux saat melintas memasuki atmosfer bumi, dan jatuh tepat pada pukul 10:43 malam di dekat Aiguillon, sekitar 100 kilometer (62 mil) dari Bordeaux. .

Fasilitas pendidikan astronomi itu adalah bagian dari proyek Vigie-Ciel (Sky Watch) yang dilengkapi sekitar 100 kamera di Fireball Recovery and InterPlanetary Observation Network (FRIPON). Proyek ini bertujuan untuk mendeteksi dan mengumpulkan 10 atau lebih meteorit yang jatuh di Prancis setiap tahun.

"Meteorit adalah benda peninggalan tata surya yang semoga belum terpapar elemen lain," kata Mickael Wilmart dari asosiasi pendidikan astronomi A Ciel Ouvert (Langit Terbuka) yang mengoperasikan observatorium Mauraux.

"Meteorit segar seperti ini, yang jatuh beberapa hari yang lalu, belum diubah oleh lingkungan Bumi dan karena itu mengandung informasi yang sangat berharga bagi para ilmuwan," katanya.

Pencarian sudah dilakukan tetapi hingga kini benda luar angkasa itu belum ditemukan. Oleh karena itu, seruan bagi sukarelawan pun diviralkan di media sosial. Selain itu, sejumlah poster pun telah dipasang di tempat-tempat di mana batu tersebut kemungkinan besar jatuh.

Tetapi Wilmart mengakui peluangnya kecil. "Ini seperti mencari jarum di tumpukan jerami," katanya.

"Kami benar-benar mengandalkan masyarakat untuk melihat ke kebun mereka, atau di sepanjang sisi jalan, mereka mungkin akan tersandung pada batu yang sangat diinginkan ini," imbuhnya, tersenyum. (AFP/M-4)

Baca Juga

Sajjad HUSSAIN / AFP)

Kebiasaan Mengonsumsi Madu Ternyata Sudah Dimulai 3.500 Tahun Lalu

👤Galih Agus Saputra 🕔Kamis 15 April 2021, 04:10 WIB
Wilayah ekskavasi Breunig bersama Dunne di Nok kini dianggap sebagai situs perburuan madu tertua yang pernah...
123RF/Katarzyna BiaƂasiewicz

Ini yang Dapat Dilakukan untuk Melalui Masa Duka

👤Irana 🕔Rabu 14 April 2021, 23:11 WIB
Duka adalah proses yang cukup sepi tanpa kita perlu mengisolasi...
Ist

Mengenal Keunggulan Daging Sapi Khas Jepang

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 14 April 2021, 22:45 WIB
Daging sapi wagyu fullblood merupakan daging yang berasal 100% dari genetika sapi Jepang dan dibesarkan dengan menggunakan teknik...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Tajamnya Lancang Kuning di Lapangan

 Polda Riau meluncurkan aplikasi Lancang Kuning untuk menangani kebakaran hutan dan lahan. Berhasil di lapangan, dipuji banyak kalangan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya