Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Walaupun ilmuwan dan insinyur terus berlomba mengembangkan teknologi propulsi yang mampu mendekati kecepatan cahaya, hambatan terbesar dalam mewujudkan perjalanan antarbintang ternyata bukan terletak pada kapal, mesin, ataupun bahan bakar. Tantangan paling mendasar justru berada pada manusia itu sendiri, yaitu bagaimana tubuh dan kondisi mental manusia dapat bertahan dalam perjalanan yang bisa berlangsung ratusan hingga ribuan tahun.
Dengan teknologi saat ini, perjalanan menuju bintang terdekat seperti Proxima Centauri masih membutuhkan ribuan tahun. Karena itu, daya tahan biologis dan psikologis manusia menjadi faktor kritis yang dapat menentukan keberhasilan atau kegagalan misi.
Durasi perjalanan yang ekstrem, ditambah lingkungan luar angkasa yang tidak bersahabat, menjadikan tubuh dan mental manusia titik kelemahan terbesar dalam misi antarbintang. Perjalanan yang berlangsung sangat lama akan menciptakan kondisi generation ship, kapal yang dihuni oleh banyak generasi yang lahir dan mati selama perjalanan. Situasi ini menghadirkan risiko sosial dan psikologis yang jauh lebih sulit diatasi dibandingkan tantangan teknis.
Tubuh manusia secara alami tidak dirancang untuk menghadapi ruang angkasa dalam waktu lama.
Untuk mengatasi keterbatasan manusia, ilmuwan tengah mengkaji berbagai solusi yang masih terdengar seperti fiksi ilmiah:
Pada akhirnya, kendala terbesar perjalanan antarbintang bukan semata-mata soal teknologi, tetapi bagaimana membuat manusia mampu bertahan—baik fisik maupun mental—dalam perjalanan yang sangat panjang di luar batas normal kemampuan biologis. (Space.com/E-3)
Matahari meletuskan ledakan X-Class dan CME raksasa melaju ke Bumi. Badai geomagnetik kuat berpotensi terjadi dalam 24 jam ke depan.
Kilatan cahaya singkat yang muncul di sisi gelap Bulan pada Desember 2025 bukan hanya peristiwa astronomi biasa.
Meski tampak hitam pekat, ruang angkasa jarang benar-benar gelap. Para astronom menjelaskan lokasi-lokasi tergelap di tata surya dan alam semesta.
Peneliti ETH Zurich berhasil mencetak jaringan otot manusia menggunakan teknologi 3D printing di kondisi tanpa gravitasi.
Tiongkok untuk pertama kalinya menghubungi NASA guna mencegah potensi tabrakan satelit di orbit.
Para astronom untuk pertama kalinya berhasil mendeteksi ledakan besar yang dilepaskan oleh sebuah bintang di luar tata surya.
Para astronom tengah menyoroti sebuah peristiwa di alam semesta yang diduga sebagai superkilonova, jenis ledakan kosmik yang selama ini hanya ada dalam teori.
Ini adalah pertama kalinya para ilmuwan melihat CME dengan variasi suhu seperti itu pada bintang muda yang mirip Matahari. Temuan ini dianggap penting karena menunjukkan bahwa aktivitas
Dengan melatih kecerdasan buatan untuk memahami evolusi ledakan supernova dan menggabungkan wawasan tersebut dengan model fisika besar
Planet Jupiter dan Venus akan tampil dalam pertunjukan cahaya sebelum fajar, dan kali ini, pertunjukan itu akan ditemani oleh sang bintang paling terang: Sirius.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved