Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
Planet Merkurius telah lama menjadi "tanda tanya" bagi para astronom karena keberadaannya yang dianggap menentang teori pembentukan planet. Berdasarkan laporan BBC Future dan The News, para ilmuwan menyebut Merkurius sebagai anomali kosmik yang "seharusnya tidak ada" di posisinya saat ini.
Hal ini disebabkan oleh komposisi planet yang sangat tidak biasa dan lokasinya yang terlalu dekat dengan Matahari. Bintang raksasa itu secara teori dianggap terlalu ekstrem bagi planet sekecil itu untuk terbentuk.
Nicola Tosi, seorang ilmuwan planet dari Pusat Kedirgantaraan Jerman (DLR), menyatakan bahwa pembentukan Merkurius adalah "masalah besar" dalam sains planet. Mengutip The News, para astronom bingung bagaimana planet sekecil itu bisa memiliki inti besi raksasa yang mencakup sekitar 85% dari total radiusnya.
Sebagai perbandingan, inti Bumi hanya mencakup sebagian kecil dari volumenya. Sementara Merkurius, hanya sebuah bola besi raksasa yang dibungkus oleh lapisan batuan tipis.
Mengutip BBC Future Prnyataan Sean Raymond, pakar dinamika planet dari Universitas Bordeaux, menunjukkan bahwa kemungkinan ada metode pembentukan yang belum dipahami sepenuhnya. Karakteristik itu memicu spekulasi bahwa Merkurius mungkin terbentuk di tempat lain di Tata Surya sebelum akhirnya berpindah ke posisinya yang sekarang. Planet ini bisa juga merupakan sisa-sisa dari tabrakan besar purba yang menghancurkan lapisan batuan luarnya.
Mengacu pada data resmi NASA Science, Merkurius merupakan planet terkecil di Tata Surya ini tidak memiliki atmosfer, hanya sebuah lapisan atmosfer tipis yang terdiri dari oksigen, natrium, hidrogen, helium, dan kalium.
Tanpa atmosfer untuk menahan panas, suhu permukaannya berubah secara drastis: mencapai 430 derajat Celsius di siang hari dan anjlok hingga -180 derajat Celsius di malam hari.
Planet ini adalah yang tercepat di Tata Surya, mengelilingi Matahari hanya dalam waktu 88 hari Bumi. Namun, rotasinya sangat lambat. Merkurius membutuhkan 59 hari Bumi untuk satu kali putaran pada porosnya.
Uniknya, planet ini berputar tiga kali pada porosnya untuk setiap dua kali ia mengelilingi Matahari.Meskipun jaraknya paling dekat dengan Matahari, Merkurius bukanlah planet terpanas (gelar tersebut dipegang oleh Venus karena efek rumah kaca).
Sumber: BBC Future, The News International, NASA Science.
Dari analisis terbaru, para peneliti melaporkan penemuan sebuah kandidat planet berbatu yang ukurannya sedikit lebih besar dari Bumi dan mengorbit sebuah bintang mirip Matahari.
Gagasan materi gelap pertama kali dikemukakan oleh astronom Fritz Zwicky pada 1933, lalu diperkuat pada 1970-an oleh Vera Rubin.
Astronom memprediksi hujan meteor dahsyat di Venus pada Juli mendatang. Berasal dari pecahan asteroid misterius, mungkinkah terlihat dari Bumi?
Empat astronaut misi Artemis 2 resmi memulai karantina. NASA targetkan peluncuran ke Bulan paling awal Februari 2026.
Misi ini dirancang oleh NASA sebagai bagian dari program Mars Exploration Rover untuk mengeksplorasi sejarah geologi dan iklim Mars
Aktivitas gunung berapi ini menarik perhatian para peneliti karena fenomena gelembung dan perubahan pada permukaan laut yang terdeteksi melalui citra satelit.
Fakta mengejutkan datang dari dunia sains, Bumi juga memiliki sesuatu yang menyerupai “ekor” raksasa di luar angkasa.
Ilmuwan menemukan saluran plasma raksasa yang menghubungkan Tata Surya dengan ruang antarbintang. Struktur mirip wormhole ini memengaruhi aliran sinar kosmik dan perlindungan radiasi Bumi.
Pernahkah Anda bertanya mengapa orbit planet berbentuk datar seperti piringan? Simak penjelasan ilmiahnya.
PLANET Mars dikenal sebagai planet merah karena warnanya yang kemerahan. Namun, jika diamati dari Bumi, kecerahannya tidak selalu sama.
Para astronom untuk pertama kalinya berhasil mendeteksi ledakan besar yang dilepaskan oleh sebuah bintang di luar tata surya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved