Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
LEWAT Teleskop Luar Angkasa James Webb, NASA berhasil mengamati supernova yang meledak ketika alam semesta baru berusia 730 juta tahun. Penemuan ini mencatat supernova paling awal dan paling jauh yang pernah terdeteksi. Sebelumnya, supernova tertua yang diketahui terjadi saat alam semesta berusia 1,8 miliar tahun.
Ketika dikatakan “alam semesta baru berusia 730 juta tahun,” ini berarti ledakan bintang tersebut terjadi sekitar 730 juta tahun setelah Big Bang, ketika alam semesta masih sangat muda, hanya sekitar 5% dari usia saat ini, yaitu 13,8 miliar tahun. Cahaya supernova ini kemudian menempuh miliaran tahun untuk sampai ke Bumi. Dengan kata lain, teleskop James Webb melihat peristiwa yang terjadi sangat jauh di masa lalu.
Penemuan ini diawali dari peringatan pada 14 Maret lalu oleh misi SVOM, teleskop gabungan Prancis-Tiongkok yang diluncurkan pada 2024 untuk mendeteksi peristiwa singkat di langit, termasuk ledakan sinar gamma. Kurang dari dua jam kemudian, Neil Gehrels Swift Observatory milik NASA berhasil menentukan lokasi sumber sinar-X, yang memungkinkan pengamatan lanjutan oleh teleskop James Webb.
Beberapa jam kemudian, Nordic Optical Telescope di Kepulauan Canary menemukan cahaya sisa inframerah dari ledakan sinar gamma. Lalu, Very Large Telescope di Chili memperkirakan bahwa objek ini ada sekitar 730 juta tahun setelah big bang.
“Dalam 50 tahun terakhir, hanya ada beberapa ledakan sinar gamma yang terdeteksi pada miliaran tahun pertama alam semesta, peristiwa ini sangat langka dan sangat menarik,” ujar salah satu peneliti utama peristiwa ini, Andrew Levan dikutip dari laman NASA.
Karena merupakan supernova paling awal yang terdeteksi, para ilmuwan membandingkannya dengan supernova modern di dekat Bumi. Hasilnya, supernova awal ini terlihat sangat mirip dengan supernova modern.
“Bintang-bintang awal seharusnya memiliki lebih sedikit unsur berat, lebih masif, dan hidup lebih singkat. Namun, Webb menunjukkan supernova ini tampak sama persis dengan supernova modern,” kata Nial Tanvir, rekan penulis penelitian.
(NASA/P-4)
Astronomer akhirnya membuktikan keberadaan Siwarha, bintang pendamping Betelgeuse. Penemuan ini menjelaskan mengapa bintang raksasa merah ini sering meredup secara aneh.
Supernova merupakan peristiwa ledakan bintang raksasa yang sangat hebat dan dramatis.
Sinyal gelombang gravitasi AT2025ulz diduga menjadi bukti pertama keberadaan superkilonova. Peristiwa kosmik langka yang melibatkan supernova dan penggabungan bintang neutron.
Para astronom tengah menyoroti sebuah peristiwa di alam semesta yang diduga sebagai superkilonova, jenis ledakan kosmik yang selama ini hanya ada dalam teori.
Sistem bintang V Sagittae diprediksi menuju ledakan nova dan supernova yang dapat terlihat dengan mata telanjang, bahkan pada siang hari.
Astronom temukan jet raksasa sepanjang 20.000 tahun cahaya dari lubang hitam supermasif di galaksi VV340a. Penemuan ini menantang teori evolusi galaksi.
Pandora, teleskop luar angkasa terbaru NASA, resmi memasuki fase operasional usai diluncurkan pada Januari 2026.
Para astronom kini berburu tanda-tanda kehidupan di 6.000 exoplanet. Mulai dari deteksi gas atmosfer hingga misi masa depan NASA, inilah cara kita menjawab apakah Bumi itu unik.
Teleskop James Webb menampilkan detail baru Nebula Helix, memperlihatkan struktur gas, debu, dan akhir kehidupan bintang dengan resolusi inframerah tinggi.
Dengan teleskop James Webb, ilmuwan menemukan cakram protoplanet XUE 10 yang memiliki kandungan karbon dioksida tinggi dan air rendah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved