Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
VOLANTIS Technology meluncurkan AuroraLLM, model kecerdasan buatan (AI) lokal yang dapat diakses oleh semua orang secara offline, privat, dan gratis. Teknologi ini dirancang khusus untuk mendukung kebutuhan masyarakat, bisnis, dan industri lokal, sekaligus memastikan keamanan dan kemandirian data nasional.
CEO Volantis Technology, Bachtiar Rifai menyatakan, hadirnya AuroraLLM merupakan langkah strategis dalam mendorong inovasi digital di Indonesia. Menurutnya, AuroraLLM sesuai dengan karakter dan budaya bangsa Indonesia.
“Sebagai anak bangsa, kami ingin memberikan solusi AI yang tidak hanya canggih, tetapi juga sesuai dengan kebutuhan dan budaya Indonesia. Dengan akses offline dan privasi tinggi, pengguna memiliki kendali penuh atas data mereka,” ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Selasa (11/2).
Fitur yang dimiliki AuroraLLM diklaim secanggih ChatGPT. Bahkan tekknologinya memiliki keunggulan tambahan, seperti dapat beroperasi tanpa koneksi internet. Selain itu, AuroraLLM juga dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan dan dapat diprogram dengan berbagai persona, seperti guru, ustaz, atau orang yang santun.
“Hal inilah yang membuat AuroraLLM memberikan pengalaman interaksi yang lebih personal dan relevan,” tuturnya.
Salah satu fitur unggulan AuroraLLM adalah kemampuannya dalam memahami dokumen serta pencarian cerdas melalui teknologi Retrieval-Augmented Generation (RAG). Hal ini memungkinkan pengguna mendapatkan wawasan yang lebih akurat dan relevan berdasarkan sumber informasi yang dimasukkan.
Selain itu, riwayat percakapan yang tersimpan membuat interaksi lebih kontekstual dan berkelanjutan.
“Fitur ini sangat penting bagi institusi pendidikan, bisnis, hingga pemerintahan yang membutuhkan dokumentasi percakapan dan analisis data secara aman,” tambah Bachtiar.
AuroraLLM, lanjut Bachtiar, juga memiliki fitur manajemen kebijakan yang memungkinkan pengguna mengatur sensor informasi, gaya komunikasi, serta bahasa yang digunakan AI. Hal ini memberikan fleksibilitas tinggi dalam penerapan teknologi AI untuk berbagai sektor, termasuk industri, akademisi, dan pemerintahan.
Keamanan data menjadi perhatian utama dalam pengembangan AuroraLLM. Dengan fitur log audit aktivitas pengguna, setiap akses dan perubahan yang dilakukan dapat dilacak secara rinci. “Ini memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan AI, terutama bagi organisasi yang memiliki regulasi ketat terkait data,” jelas Bachtiar.
Dalam upaya mendorong ekonomi digital, AuroraLLM juga dilengkapi dengan sistem pelabelan data terstruktur yang mempermudah pencarian dan analisis informasi lebih cepat.
“Kami ingin AI ini menjadi mitra strategis bagi perusahaan dan institusi dalam mengoptimalkan pengelolaan data serta pengambilan keputusan berbasis AI,” ujarnya.
Hadirnya AuroraLLM diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam percepatan transformasi digital di Indonesia. Apalagi peluncuran AuroraLLM ini sejalan dengan cita-cita Indonesia Emas 2045, di mana digitalisasi dan kemandirian teknologi menjadi faktor utama dalam mendorong ekonomi nasional.
“Visi kami adalah menjadikan AI sebagai alat pemberdayaan, bukan sekadar teknologi eksklusif. Dengan AuroraLLM, kami ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat Indonesia, termasuk di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), dapat merasakan manfaat AI tanpa hambatan akses,” pungkasnya. (H-2)
MENAG Nasaruddin Umar, berbicara tentang ekotelogi serta peran agama dan kesadaran kemanusiaan di era Artificial Intelligence (AI) pada konferensi internasional yang berlangsung di Mesir.
FILM drama keluarga dengan sentuhan fiksi ilmiah (Sci-fi), Esok Tanpa Ibu segera tayang di bioskop, dibalut dengan pendekatan teknologi Artificial Intelligence (AI)
Pada 2025, jumlah pengguna PLN Mobile melonjak drastis hingga melampaui 50 juta pengunduh dan total transaksi tahunan lebih dari 30 juta transaksi.
Marhaenisme sebagai ideologi organisasi tidak boleh anti-teknologi. Sebaliknya, teknologi harus dikendalikan oleh nilai-nilai ideologis untuk kepentingan rakyat kecil.
Inilah paradoks utama media massa di era AI.
Perusahaan manajemen medis global, Medix, menilai pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan digitalisasi menjadi kunci penting untuk menutup kesenjangan layanan kesehatan di Indonesia.
Inisiatif ini mencerminkan komitmen kami terhadap inovasi dan kolaborasi, memastikan bahwa mata uang Indonesia tetap aman, tepercaya, dan siap menghadapi masa depan.
Masuknya AI ke dalam proses kerja sering kali memicu kekhawatiran sekaligus memperlebar celah keterampilan (skill gap) di kalangan karyawan.
Brian menjelaskan bahwa logam tanah jarang merupakan material strategis yang menjadi kunci dalam pengembangan industri kendaraan nasional (mobnas),
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Program ini dirancang sebagai layanan berbasis medis yang aman. Melalui skrining ketat, penentuan dosis personal, hingga pendampingan ahli gizi.
Kerja sama dengan BRIN disebut akan menghadirkan teknologi pemeliharaan beras hasil karya dalam negeri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved