Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
LANGIT Yakutia, Rusia, Selasa (3/12) malam menampilkan pertunjukan langit yang menakjubkan. Saat itu sebuah asteroid berukuran satu meter menembus atmosfer Bumi.
Sebuah ledakan cahaya terang yang begitu intens tercipta, terlihat jelas hingga jarak 700 kilometer. Peristiwa yang semula tampak seperti sebuah fenomena luar angkasa biasa ini justru mencuri perhatian banyak pihak, dari warga lokal hingga ilmuwan.
Sekitar pukul 7 malam waktu Moskow, sebuah kilatan luar biasa menyinari langit malam yang gelap. Video kejadian yang memperlihatkan asteroid itu jatuh dengan kecepatan tinggi langsung menjadi viral, mengundang rasa ingin tahu dari seluruh dunia.
Kejadian spektakuler ini terjadi di antara kota Lensk dan Olekminsky, di mana asteroid tersebut, yang diperkirakan berukuran sekitar 70 cm, menciptakan cahaya yang begitu terang seolah-olah menjadi bagian dari langit yang mempesona.
Saksi mata melaporkan asteroid itu tampaknya jatuh dekat Lensk, dengan waktu pendaratannya yang sangat tepat, tercatat pada 19:14:53 waktu Moskow. Berbeda dengan kejadian meteor Chelyabinsk pada 2013 yang menimbulkan kerusakan besar dan melukai lebih dari seribu orang, asteroid ini tidak membawa dampak berbahaya meskipun kehadirannya sungguh memukau.
Tim peneliti dari Universitas Federal Ural kini sedang mengamati lebih lanjut jejak pergerakan asteroid tersebut, menyelidiki karakteristiknya dan mempelajari rekaman videonya. Insiden ini, meskipun tampaknya hanya sekadar pemandangan langit yang menakjubkan, sebenarnya memberikan wawasan berharga tentang perilaku objek kecil yang mendekati Bumi.
Kabar baiknya, meskipun banyak asteroid yang hampir tidak terdeteksi karena ukurannya atau lokasi mereka yang jauh, kejadian seperti ini tetap menarik perhatian akan ancaman potensial dari objek-objek luar angkasa.
Bagi para ilmuwan, setiap peristiwa semacam ini menjadi jendela pengetahuan baru tentang bagaimana puing-puing luar angkasa berinteraksi dengan atmosfer kita. Sementara itu, bagi warga setempat dan para netizen, momen ini tentu saja menjadi kenangan luar biasa yang menambah daya tarik misteri luar angkasa di langit Yakutia. (Times Now/Z-3)
Di Indonesia, bencana jenis ini menyumbang lebih dari 90% dari total kejadian bencana setiap tahunnya.
Tim ilmuwan di Swedia berhasil menangkap fenomena langka aurora biru di ketinggian 200 kilometer, lebih tinggi dari prediksi model ilmiah.
Eksoplanet tersebut berada dalam sistem TRAPPIST-1, yang terletak sekitar 40 tahun cahaya dari Bumi. Sistem ini ditemukan pada tahun 2016 oleh lima astronom asal Belgia
Sesekali, ketika menatap langit, kita bisa melihat cahaya yang lebih terang di kedua sisi matahari. Fenomena itu dikenal sebagai sun dogs.
Penelitian terbaru mengungkap mikrometeorit fosil mampu menyimpan jejak oksigen atmosfer kuno.
Setiap kali petir menyambar, terbentuk gas nitrogen oksida (NOx), jenis polutan yang juga dihasilkan dari asap knalpot kendaraan.
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrik
Sejumlah negara Eropa dilaporkan bahas pengembangan penangkal nuklir pertama sejak Perang Dingin, respons ancaman Rusia dan dinamika NATO.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa atau PBB dan Rusia menyatakan tidak akan menghadiri pertemuan perdana Board of Peace yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump
SERANGAN udara terbaru Rusia menyebabkan gangguan besar pada infrastruktur vital di Ukraina. Listrik dan air dilaporkan tidak dapat diakses di ibu kota Kyiv
Kremlin pastikan Rusia absen dari pertemuan perdana Board of Peace di Washington pada 19 Februari. Moskow masih pelajari urgensi badan pengelola Gaza tersebut.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved