Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Sesekali, ketika menatap langit, kita bisa melihat cahaya yang lebih terang di kedua sisi matahari. Fenomena itu dikenal sebagai sun dogs. Ada pula saat kita berada di pesawat dan melihat bayangan pesawat di awan, muncul lingkaran cahaya menyerupai halo di bawahnya, yang biasa disebut dengan glories. Bahkan, ketika berjalan di malam hari ditemani bulan purnama, kita kadang dapat menyaksikan pelangi yang mengitari bulan. Fenomena tersebut merupakan contoh keindahan optik atmosfer.
Sebuah penelitian baru mengungkap bahwa keajaiban langit seperti ini bukan hanya terjadi di Bumi. Melainkan juga berpotensi muncul di atmosfer planet lain. Fenomena semacam ini dapat memberikan informasi penting mengenai kondisi atmosfer. Baik di Bumi maupun di luar angkasa.
Misalnya pelangi, hanya bisa terbentuk ketika cahaya melewati butiran cair berbentuk bulat. Di Bumi, itu terjadi melalui butiran hujan. Oleh karena itu, jika pelangi terlihat di planet lain, artinya atmosfer di sana juga mengandung butiran cair berbentuk bulat.
Hampir semua atmosfer planet memiliki aerosol kristal, atau partikel-partikel kecil yang membentuk awan. Contohnya, kristal natrium klorida di Io, bulan milik Jupiter. Atau kristal karbon dioksida di Mars.
Di Bumi, aerosol ini biasanya berupa kristal es, yang sering kita jumpai dalam bentuk salju di awan. Orientasi kristal-kristal inilah yang menentukan jenis fenomena optik yang akan muncul. Karena tiap bentuk kristal membiaskan cahaya dengan cara berbeda.
Sun dogs adalah salah satu fenomena paling terkenal. Cahaya terang muncul di sisi kanan dan kiri matahari, dan kadang cahaya putih itu terurai menjadi warna pelangi. Fenomena ini terjadi karena cahaya matahari dibelokkan oleh kristal es berbentuk heksagonal.
Peluang terbaik untuk melihat sun dogs adalah di wilayah lintang sedang. Seperti Eropa atau Argentina, pada musim dingin. Jika matahari tertutup awan tipis di ketinggian, fenomena ini bisa terlihat jelas. Kristal es horizontal juga dapat menghasilkan pilar cahaya, terutama dalam kondisi yang sangat dingin. Bentuknya menyerupai berkas cahaya berwarna yang menjulang ke langit.
Sementara itu, kristal vertikal bisa membentuk parhelic circles, yaitu lingkaran cahaya yang sejajar dengan posisi matahari. Bahkan, ada fenomena yang lebih langka, yakni crown flashes, yang muncul ketika kristal es tersusun mengikuti medan listrik di atas badai petir. (Space.com/E-3)
NASA laksanakan evakuasi medis pertama dalam sejarah ISS.
NASA merilis foto luar biasa kolaborasi James Webb dan Chandra. Dua galaksi, IC 2163 dan NGC 2207, tertangkap sedang memulai proses tabrakan dahsyat.
Para astronom untuk pertama kalinya berhasil mendeteksi ledakan besar yang dilepaskan oleh sebuah bintang di luar tata surya.
Sejumlah astronom menemukan cadangan air terbesar yang pernah diketahui di alam semesta. Lautan ini ditemukan di sebuah quasar raksasa yang berjarak sekitar 12 miliar tahun cahaya dari Bumi.
Astronot ISS menangkap foto spektakuler wilayah Florida dan Karibia saat malam hari.
Michaela Benthaus mengukir sejarah sebagai pengguna kursi roda pertama di dunia yang terbang ke luar angkasa bersama Blue Origin milik Jeff Bezos.
Di Indonesia, bencana jenis ini menyumbang lebih dari 90% dari total kejadian bencana setiap tahunnya.
Tim ilmuwan di Swedia berhasil menangkap fenomena langka aurora biru di ketinggian 200 kilometer, lebih tinggi dari prediksi model ilmiah.
Eksoplanet tersebut berada dalam sistem TRAPPIST-1, yang terletak sekitar 40 tahun cahaya dari Bumi. Sistem ini ditemukan pada tahun 2016 oleh lima astronom asal Belgia
Penelitian terbaru mengungkap mikrometeorit fosil mampu menyimpan jejak oksigen atmosfer kuno.
Setiap kali petir menyambar, terbentuk gas nitrogen oksida (NOx), jenis polutan yang juga dihasilkan dari asap knalpot kendaraan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved