Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM era digital saat ini, perlindungan terhadap data pribadi menjadi semakin penting. Penyadapan data dapat mengakibatkan pencurian informasi yang sensitif, penipuan, dan berbagai masalah lainnya.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara memeriksa dan mengatasi potensi penyadapan. Artikel ini akan membahas langkah-langkah yang dapat Anda ambil untuk melindungi data pribadi Anda dari ancaman ini.
Langkah pertama dalam melindungi data Anda adalah memastikan bahwa perangkat lunak antivirus terpasang dan diperbarui. Antivirus yang baik dapat mendeteksi dan menghapus malware atau spyware yang mungkin telah terpasang tanpa sepengetahuan Anda. Lakukan pemindaian menyeluruh secara berkala untuk memastikan perangkat Anda tetap bersih.
Baca juga : 20 Orang Ditangkap Polisi di Vietnam Terkait Pencurian Akun Facebook
Periksa daftar aplikasi yang terinstal di ponsel atau komputer Anda. Jika Anda menemukan aplikasi yang tidak dikenal atau mencurigakan, segera hapus aplikasi tersebut. Beberapa malware dapat menyamar sebagai aplikasi biasa, jadi waspadalah terhadap aplikasi yang tidak Anda inginkan.
Salah satu cara terbaik untuk melindungi privasi online Anda adalah dengan menggunakan Virtual Private Network (VPN). VPN mengenkripsi koneksi internet Anda, sehingga data yang dikirim dan diterima menjadi lebih aman. Selain itu, VPN dapat menyembunyikan alamat IP Anda, membuatnya lebih sulit bagi pihak ketiga untuk melacak aktivitas online Anda.
Router Wi-Fi sering kali menjadi target penyadapan. Oleh karena itu, penting untuk mengganti kata sandi Wi-Fi secara berkala. Gunakan kata sandi yang kuat, dengan kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol untuk meningkatkan keamanan.
Baca juga : Masyarakat Harus Sadar Bahaya Pencurian Data via Aplikasi
Tinjau pengaturan privasi di semua akun media sosial dan platform online yang Anda gunakan. Batasi informasi yang dapat diakses publik. Pastikan untuk meninjau pengaturan privasi secara rutin, terutama setelah pembaruan kebijakan platform.
Aktifkan otentikasi dua faktor (2FA) untuk akun penting Anda. 2FA menambahkan lapisan keamanan ekstra dengan meminta verifikasi tambahan, seperti kode yang dikirim ke ponsel Anda, sebelum Anda dapat mengakses akun.
Ini membuat akun Anda jauh lebih sulit diakses oleh pihak yang tidak berwenang.
Baca juga : Bareskrim Selidiki Dugaan Pengambilan Data Oleh Sekuritas Ajaib
Salah satu tanda penyadapan yang umum adalah kinerja perangkat yang lambat atau sering mengalami crash. Jika perangkat Anda berfungsi secara tidak normal, itu bisa menjadi indikasi adanya malware. Perhatikan juga jika aplikasi yang Anda gunakan secara tiba-tiba menampilkan iklan atau perilaku aneh.
Periksa penggunaan data internet Anda secara rutin. Jika Anda melihat penggunaan yang tinggi tanpa alasan yang jelas, ini bisa jadi indikasi bahwa perangkat Anda disadap dan data Anda sedang dikirim ke pihak ketiga. Banyak perangkat juga memiliki fitur untuk melacak penggunaan data secara real-time.
Jika Anda mencurigai bahwa perangkat Anda disadap, pertimbangkan untuk mengembalikannya ke pengaturan pabrik. Pastikan untuk mencadangkan data penting terlebih dahulu, karena proses ini akan menghapus semua data di perangkat. Setelah reset, instal kembali hanya aplikasi yang Anda percayai.
Baca juga : Waspadai Siaran Palsu Olimpiade Tokyo untuk Curi Data Pengguna
Jika Anda menemukan bukti bahwa Anda telah disadap, penting untuk melaporkan masalah ini kepada pihak berwenang atau penyedia layanan internet Anda. Mereka dapat memberikan bantuan lebih lanjut dan membantu mengatasi masalah tersebut.
Mempelajari berbagai jenis penipuan online dan teknik penyadapan akan membantu Anda menjadi lebih waspada. Dengan memahami cara penipuan terjadi, Anda dapat lebih mudah mengenali tanda-tanda awal dan mengambil tindakan preventif.
Tetap up-to-date dengan berita keamanan siber dan praktik terbaik untuk melindungi data pribadi Anda. Banyak organisasi dan situs web menawarkan informasi terkini mengenai ancaman keamanan dan cara melindungi diri.
Melindungi data pribadi dari penyadapan memerlukan kesadaran dan langkah-langkah proaktif.
Dengan memeriksa perangkat Anda secara rutin, menjaga keamanan jaringan, meninjau pengaturan privasi, dan waspada terhadap tanda-tanda penyadapan, Anda dapat mengurangi risiko menjadi korban pencurian data.
Jangan ragu untuk mengambil tindakan lebih lanjut jika Anda mencurigai adanya penyadapan, dan selalu tingkatkan pengetahuan Anda tentang keamanan siber.
Melalui langkah-langkah ini, Anda dapat melindungi diri dan data pribadi Anda dengan lebih baik. (Z-10)
Sebanyak 88,5% serangan bertujuan untuk mendapatkan nama pengguna (username) dan kata sandi (password) dari berbagai akun daring.
Di tengah kondisi tersebut, teknologi pemantauan skor kredit seperti SkorKu menjadi relevan.
PELINDUNGAN data pribadi merupakan fondasi utama ekonomi digital. Kepercayaan digital adalah mata uang baru dalam ekonomi berbasis data.
Bot berbasis AI di media sosial dan aplikasi perpesanan menyamar sebagai pengguna asli, melibatkan korban dalam percakapan berkepanjangan untuk membangun kepercayaan.
Ia menyebut, kebocoran data pribadi warga yang berulang di berbagai platform digital menunjukkan lemahnya perlindungan negara terhadap hak privasi masyarakat.
Komisi I DPR menyoroti dugaan praktik aktivasi IMEI ilegal yang melibatkan penyalahgunaan data pribadi turis asing merupakan masalah serius. I
Diduga, aksi pencurian tersebut dilakukan akibat tekanan ekonomi.
Pentingnya langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang.
Aksi pencurian rumah ini dilaporkan oleh orangtua korban seraya memastikan bahwa pelaku dan anak pelapor sudah saling mengenal sebelumnya.
Google mengeluarkan peringatan global bahwa banyak aplikasi VPN di perangkat Android yang sebenarnya adalah jebakan.
Korban ditembak oleh orang tak dikenal saat berusaha menggagalkan aksi pencurian sepeda motor pada Sabtu (8/11) pagi.
Korban bersama dua rekannya, Tihasan, 48 dan Ruin, 58, tengah berjaga malam saat melihat dua orang mencurigakan di sekitar permukiman melalui kamera pengawas (CCTV).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved