Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI di Vietnam telah menangkap 20 orang karena mencuri dan mengambil alih puluhan ribu akun Facebook baik di dalam negeri maupun internasional, kata media negara. Di mana total keuntungan hampir US$4 juta.
Kelompok ini dituduh memproduksi dan menyebarkan malware untuk mengambil alih lebih dari 25.000 akun bisnis bernilai tinggi, menurut VNExpress.
Polisi keamanan cyber melakukan penangkapan selama beberapa razia di sejumlah lokasi di Hanoi, pusat bisnis Kota Ho Chi Minh, dan provinsi Nam Dinh utara pada bulan April.
Baca juga : Norwegia Ancam Denda Meta Rp1,5 Miliar Per Hari Terkait Penggunaan Data Pribadi
Kelompok ini diyakini dipimpin Dang Dinh Son, 31, yang telah membeli sumber malware seharga US$1.200 untuk mencuri informasi akun pengguna Facebook.
Pria tersebut dari provinsi Nam Dinh menggunakan malware ini untuk mengambil alih dua halaman penggemar Facebook populer terkait dua situs pengeditan foto - "Art Bay AI" dan "Evoto Studio", kata media negara.
Mereka kemudian menarik pengguna Facebook untuk mengunduh dan menginstal aplikasi yang malware-nya akan menyusup ke perangkat pengguna.
Baca juga : Facebook: Kebocoran Data Pengguna Telah Diperbaiki
Data curian dikumpulkan dan ditransmisikan kembali ke server yang dikendalikan oleh Son. Data itu kemudian didistribusikan ke lima grup di Telegram untuk memungkinkan anggota timnya mengambil alih akun pengguna.
Akun Facebook bernilai tinggi tersebut dijual untuk mendapatkan keuntungan oleh geng tersebut. Akun lain yang bernilai lebih rendah digunakan untuk menjalankan iklan penjualan pakaian dan barang lainnya di platform e-commerce.
Para terdakwa dilaporkan memperoleh US$3,8 juta.
Hingga bulan April, Vietnam menempati peringkat ke-7 di dunia dalam hal jumlah total pengguna Facebook - 75,3 juta - menurut Statista. (AFP/Z-3)
KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka babak baru dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) dengan merekrut 101 atlet SEA Games.
Peristiwa bermula sekitar pukul 18.20 WIB saat kondisi bus cukup padat. Korban yang sedang berdiri awalnya tidak menyadari adanya tindakan pelecehan.
Dalam gelar perkara itu, hasil yang ditemukan dari kandungan yang disita saat peristiwa dilakukan persesuaian.
Reonald memandang KUHAP baru malah lebih melindungi hak asasi manusia (HAM), baik korban, tersangka, dan saksi.
Menurut Anang, perbedaan ini bukan masalah serius. Penyesuaian juga diyakini tidak akan lama.
Pelaku ditembak karena melawan petugas saat pengembangan kasus. Satu pelaku lain masih buron.
Diduga, aksi pencurian tersebut dilakukan akibat tekanan ekonomi.
Pentingnya langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang.
Aksi pencurian rumah ini dilaporkan oleh orangtua korban seraya memastikan bahwa pelaku dan anak pelapor sudah saling mengenal sebelumnya.
Google mengeluarkan peringatan global bahwa banyak aplikasi VPN di perangkat Android yang sebenarnya adalah jebakan.
Korban ditembak oleh orang tak dikenal saat berusaha menggagalkan aksi pencurian sepeda motor pada Sabtu (8/11) pagi.
Korban bersama dua rekannya, Tihasan, 48 dan Ruin, 58, tengah berjaga malam saat melihat dua orang mencurigakan di sekitar permukiman melalui kamera pengawas (CCTV).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved