Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DARI pelanggan Amazon hingga pemilik iPhone akan melakukan pemikiran ulang dalam cara berinteraksi dengan Big Tech. Ini berkat undang-undang baru yang disetujui oleh Uni Eropa pada Kamis (24/3).
Undang-Undang Pasar Digital (The Digital Markets Act) mencoba memastikan pemain yang lebih kecil akan dapat memasuki pasar tanpa raksasa Silicon Valley menginjak mereka sebelum mereka turun. "Ini melawan kemampuan mereka untuk mengunci konsumen dalam ekosistem mereka hanya dengan kekuatan pangsa pasar," kata Pierre-Jean Benghozi dari lembaga penelitian Prancis CNRS.
Etos tersebut merupakan inti dari salah satu proposal yang paling menarik untuk memastikan interoperabilitas antaraplikasi perpesanan. Pada dasarnya, ini berarti pengguna WhatsApp, misalnya, dapat meninggalkan aplikasi, tetapi melanjutkan percakapan dengan teman nanti dengan menggunakan iMessenger, Signal, atau aplikasi lain.
WhatsApp, di kandang pemilik Facebook Meta, telah mempertahankan cengkeraman di pasar setidaknya sebagian karena begitu banyak orang sudah menggunakannya. Jika tidak lagi memiliki daya tarik itu, tidak sulit untuk melihat pengguna beralih ke aplikasi lain.
Sonia Cisse, pengacara spesialis dari firma Linklaters, menyoroti ketentuan dalam undang-undang yang akan menghentikan platform besar untuk mempromosikan layanan mereka sendiri daripada saingan mereka. "Ini masalah bagi Google," katanya. "Jika Anda mengetik 'perjalanan' ke dalam bilah pencarian, misalnya, Anda tidak akan lagi menemukan perjalanan yang ditawarkan oleh Google."
Amazon juga telah lama dituduh mempromosikan produknya sendiri. Praktik-praktik itu akan ilegal jika DMA lolos dalam bentuknya saat ini.
Apple juga menghadapi beberapa dominasinya yang tergencet. Ia tidak akan lagi dapat memaksa pelanggan untuk membeli dan menjual aplikasi menggunakan sistem pembayaran internalnya dan pengguna akan dapat menghapus browser Safari yang menjadi standar pada iPhone-nya.
Maya Noel, dari grup Digital France yang melobi perusahaan rintisan, mengatakan aturan semacam ini dapat mengubah lanskap sepenuhnya untuk pengembang yang lebih kecil. Toko aplikasi, "Tidak akan lagi dapat memaksa mereka untuk melalui sistem identifikasi, sistem pembayaran, atau mencegah mereka beriklan secara langsung," jelasnya.
Ursula Pachl dari Organisasi Konsumen Eropa menyebutnya sebagai hukum penting untuk transformasi digital UE. "Namun negara-negara anggota sekarang juga harus menyediakan Komisi dengan sumber daya penegakan yang diperlukan untuk melangkah pada saat ada permainan curang," katanya.
Di masa lalu, undang-undang UE yang besar mengalami penerapan yang tidak merata. Regulasi privasi data besar (GDPR) mulai berlaku pada 2018 dan memberdayakan regulator di seluruh blok untuk mengeluarkan denda tinggi. Namun para aktivis telah lama menyesali lambatnya tindakan dengan kasus-kasus yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk diselesaikan melalui sistem.
Maya Noel berharap DMA akan berbeda. Dia mengatakan pengembang aplikasi, misalnya, harus bisa mendapatkan tanggapan yang sangat cepat atas laporan ketidakpatuhan.
Pelapor tidak perlu lagi membuktikan bahwa perusahaan besar itu menyalahgunakan posisi dominannya. Sebaliknya, itu akan cukup untuk menunjukkan bahwa salah satu aturan wajib DMA telah dilanggar.
Baca juga: Lima Tujuan Baik UU Pasar Digital Uni Eropa
Industri ini, tentu saja, jauh dari kata bahagia. "DMA meminjam solusi dari kasus penegakan persaingan yang sedang berlangsung, tetapi menerapkannya secara tidak fleksibel dan berdasarkan satu ukuran untuk semua layanan platform perusahaan yang ditunjuk sebagai penjaga gerbang," kata CCIA, kelompok lobi industri.
Pengacara Sonia Cisse juga bertanya terkait hukum sudah terlalu jauh atau tidak. "Ini sedikit seperti GDPR," katanya. "Ini dirancang untuk pemain yang sangat besar, tetapi pemain kecil lain terjebak di jaring." (AFP/OL-14)
MEMASUKI awal 2026, dunia dikejutkan oleh tindakan unilateral Amerika Serikat yang sangat drastis di kawasan Karibia.
Menurutnya, sektor-sektor yang paling terdampak aksi jual bersih (net sell) yaitu yang sensitif terhadap siklus ekonomi seperti perbankan, properti, dan konsumer.
Macron dan Uni Eropa bersatu di Davos melawan ambisi Trump atas Greenland. Ketegangan meningkat seiring ancaman tarif dan retorika keras yang mengancam NATO.
Presiden Prancis Emmanuel Macron dan jajaran pemimpin Eropa mengecam keras ambisi Donald Trump menguasai Greenland.
Angkatan bersenjata Myanmar secara otomatis memperoleh seperempat kursi parlemen dan tetap memegang kendali atas sejumlah kementerian strategis.
Denmark menambah jumlah pasukan militer di Greenland menyusul ancaman tarif dari Donald Trump. NATO dan Uni Eropa tegaskan kedaulatan Denmark atas pulau tersebut.
Mulai 5 Februari 2026, Sid Meier’s Civilization VII Arcade Edition akan tersedia bagi para pelanggan Apple Arcade di perangkat iPhone, iPad, dan Mac.
APPLE dikabarkan akan merilis perangkat MacBook dengan harga terjangkau pada musim semi 2026, perusahaan teknologi asal Amerika Serikat itu tampak tengah mengincar pasar kelas menengah.
MACBOOK jadi salah satu perangkat yang menarik perhatian publik, terutama bagi kalangan profesional dan pelajar yang mengutamakan desain yang elegan dan performa. Ini daftar harga Macbook.
PADA September 2025 lalu Apple merilis macOS Tahoe 26, versi terbaru dari sistem operasi MacBook, menghadirkan sejumlah perubahan termasuk yang paling mencolok adalah desain liquid glass.
Sejumlah pengguna iPhone 17 Pro melaporkan adanya masalah teknis yang cukup mengganggu tak lama setelah perangkat tersebut resmi dirilis.
Kemajuan dalam layanan streaming musik saat ini tidak hanya berfokus pada jumlah lagu yang tersedia, tetapi juga pada kualitas suara yang diberikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved