Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
EVERMOS merupakan sebuah startup social-commerce berbasis syariah yang ingin mewujudkan ekonomi gotong royong melalui platform-nya dalam rangka pemberdayaan ekonomi umat dan membangun kesejahteraan bersama.
Berdiri sejak tahun 2018, Evermos saat ini memberdayakan 100 ribu reseller untuk menjualkan produk dari 600 merek lebih yang merupakan mayoritas usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk dapat membukukan omzet hingga puluhan miliar rupiah setiap bulannya.
Evermos berusaha berpartisipasi dan memberikan sumbangsih hingga di kancah global. Bahkan Evermos berhasil masuk ke dalam daftar Forbes Asia 100 to Watch pada tahun 2021.
Sebuah daftar prestisius berisi 100 perusahaan baru di wilayah Asia-Pasifik yang mampu memberikan perubahan dan bertumbuh dengan cepat di masa pandemi.
Evermos juga merupakan anggota dari Global Innovator untuk World Economic Forum dan berpartisipasi dalam membahas masalah ekonomi dunia, khususnya di laju usaha kecil menengah (UKM) dan UMKM.
"Evermos ingin membuat berwirausaha semakin mudah. Bagi orang-orang yang ingin punya usaha tapi tidak ingin keluar modal dan ribet, bisa bergabung jadi reseller Evermos," kata CEO dan Co-Founder Evermos Ghufron Mustaqim pada keterangan pers, Kamis (6/1).
"Ada ratusan brand lokal dari UMKM Indonesia siap jual. Jadi para reseller bisa berwirausaha sekaligus bersama memajukan brand lokal dan UMKM," ucap Ghufron yang juga lulusan pondok pesantren.
Belum lama ini, Evermos menggelar sesi silaturahmi online yang dihadiri ratusan pebisnis reseller dari seluruh Indonesia untuk mengawali tahun yang baru 2022.
Dalam sesi kali ini yang mengambil tema 'Tahun Baru, Semangat Baru, Kelas Sultan Prestasiku', menghadirkan pembicara KH. Abdurrahman Al-Kautsar, atau yang akrab disapa Gus Kautsar.
KH. Abdurrahman Al-Kautsar dari Pondok Pesantren Al Falah, Ploso, Kediri, Jawa Timur, menyampaikan, "Berusaha, berbisnis, atau bekerja, adalah suatu keharusan setelah menunaikan kewajiban primer yang diperintahkan Allah SWT kepada kita."
"Rasulullah SAW pernah berpesan, orang kalau mau berusaha dengan baik (halal), supaya tidak sampai meminta-minta atau merepotkan banyak orang, dan niatnya dalam berusaha ini untuk menghidupi keluarganya," katanya.
"Serta dari awal berniat untuk berbagi dengan orang lain, maka besok di hari akhir dia akan sowan ke hadirat Allah SWT dalam kondisi wajah yang cerah bak bulan purnama," lanjut Gus Kautsar. (RO/OL-09)
Laporan IMF Article IV 2026 mencatat UMKM Indonesia menghadapi biaya pinjaman jauh lebih tinggi dan prosedur aplikasi pinjaman lebih kompleks daripada negara-negara serupa.
Kegiatan Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” direncanakan akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan dengan lokasi yang bergiliran di seluruh kabupaten/kota di Bali.
Program ini diperuntukkan bagi pelaku UMKM yang ingin menjadi mitra program tersebut.
Kementerian Koperasi (Kemenkop) resmi menjalin kerja sama dengan Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah untuk memperkuat pengembangan koperasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meresmikan Program Kita Jaga Usaha (KJU) Tahap I sebagai upaya pemulihan ekonomi bagi pelaku usaha mikro yang terdampak bencana Sumatra.
CPI bersama Bank Indonesia meluncurkan buku pedoman implementasi model bisnis UMKM berkelanjutan sebagai panduan mendorong ekonomi hijau dan akses pembiayaan ramah lingkungan.
Platform e-commerce menjadi salah satu pilihan praktis bagi konsumen untuk menemukan berbagai perlengkapan yang menunjang aktivitas selama libur Lebaran melalui belanja online.
Memasuki 2026, isu efisiensi operasional semakin menjadi perhatian utama sektor logistik darat di Indonesia
Penghargaan ini memperkuat posisi kedua brand sebagai pilihan terpercaya keluarga Indonesia dalam pemenuhan nutrisi anak melalui kanal digital.
Laporan E-Commerce Global Otto Media Grup 2025 mencatat meskipun e-commerce lintas batas global mencapai hampir US$1,24 triliun, tingkat pembatalannya mencapai sekitar 70%.
Pada tahun 2025 jumlah pengguna internet mencapai 221 juta jiwa atau hampir 80 persen dari total populasi.
Berawal dari usaha rumahan, Finetrus sukses menjadi UMKM perlengkapan tidur favorit di Shopee. Fokus pada kualitas bedding, Finetrus tumbuh pesat lewat inovasi dan digitalisasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved