Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
SEMAKIN berkembangnya dunia media sosial membuat munculnya banyak pekerjaan baru di era teknologi informasi, salah satunya adalah menjadi content creator.
Bahkan saat ini content creator sudah menjadi sebuah profesi yang menghasilkan pendapat yang cukup menjanjikan. Dengan semakin berkembangnya perusahaan di dunia digital, andil dari content creator kian dibutuhkan.
Salah satu content creator sekaligus influencer milenial di Indonesia yang sedang disukai oleh netizen saat ini adalah Tasya Elvira atau yang akrab disapa Tasya Ell. Ia adalah perempuan muda kelahiran Bogor, 14 September 2001 ini sudah menyukai dunia media sosial sejak kecil.
Di usianya yang masih muda sekarang, Tasya sudah menghasilkan banyak konten di platform media sosial seperti Instagram dan Tiktok dengan username @tasyaell ia memiliki total hampir 200 ribu pengikut di kedua platform media sosial tersebut.
Dengan pengikutnya yang banyak dan konten yang berkualitas ia mampu memiliki penghasilan dengan menjadi seorang content creator dan influencer. Bahkan ia aktif tampil di layar televisi seperti pernah diundang di program Opera Van Java Trans 7.
Tentunya untuk sukses menjadi seorang content creator dan influencer memiliki tips dan triknya yang harus dilakukan. Tasya Elvira membeberkan strateginya untuk bisa sukses di dunia tersebut.
Berikut tips sukses menjadi content creator ala Tasya Ell:
1.Tentukan topik diri kamu.
“Topik-topik content creator itu ada banyak, mulai dari fashion, beauty, kuliner, sampai daily vlog. Nah kebetulan kalau aku lebih fokus ke travelling, beauty, dan kuliner. Dengan bikin topik yang fokus, membuat followers kita lebih berkualitas.”
2. Update dengan tren terbaru.
“Jadi content creator itu harus selalu mengikutin tren, setiap hari aku selalu baca-baca tren apa yang lagi naik, nah dengan tau tren kita bisa bikin konten sesuai kemauan masyarakat sekarang, akhirnya konten yang dibuat bisa ramai.”
3. Harus serba bisa.
“Aku dulu waktu awal-awal terjun ke dunia ini bener-bener semua aku lakuin sendiri seperti tulis caption, foto, edit video semua harus bisa sendiri. Karena kan kita masih memulai belum punya tim, jadi harus mandiri deh.”
4.Konten tidak harus informatif.
“Sebenarnya ada banyak jenis konten kan di media sosial, ada yang bikin konten informatif menambah wawasan ada juga yang bikin konten untuk tujuan menghibur. Semua sama-sama bagus tinggal kalian tentukan aja sesuai dengan followers kalian.”
“Selain tips tersebut, ada satu tips juga yang perlu dilakukan, yakni harus konsisten. Karena bikin konten itu di awal-awal pasti berat karena kan belum ada penikmatnya,” jelasnya.
“ Konsisten aja sampai menemukan pasarnya. Setelah menemukan pengikut baru, treatment mereka dengan konten-konten yang informatif atau menghibur,” ujar Tasya.
Karena konsistensinya sejak kecil, saat ini Tasya mampu menjadi seorang content creator sekaligus influencer. Diketahui juga bahwa Tasya adalah pasangan dari seorang anak muda sukses yang bernama Lanang Cikal.(RO/OL-09)
Kemkomdigi bergerak cepat merespons keresahan publik terkait isu dugaan kebocoran data pengguna Instagram dan keamanan fitur reset kata sandi.
Instagram memperluas fitur kontrol algoritma ke pengguna berbahasa Inggris, memungkinkan pengaturan langsung konten Reels agar lebih relevan.
Pengguna Instagram di berbagai negara melaporkan lonjakan notifikasi reset kata sandi yang tidak diminta. Diduga terkait kebocoran data dan maraknya upaya phishing serta pembajakan akun.
Instagram adalah media sosial yang berfokus pada konten visual untuk berbagi cerita dan menjalin koneksi dengan orang lain di seluruh dunia.
Instagram pertama kali diluncurkan pada tahun 2010 dan kini dimiliki oleh Meta Platforms, Inc. Selain untuk bersosialisasi, Instagram juga banyak dimanfaatkan sebagai media promosi
Lagu Melayu milik Pandji Pragiwaksono digunakan Gibran dalam unggahan Instagram saat dia berkunjung ke Doss Guava XR Studio milik sutradara Upi Guava.
Masa depan persepsi politik publik sangat bergantung pada literasi media dan kesadaran kritis masyarakat.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdullah, mendukung penuh instruksi pihak Istana kepada Polri untuk menginvestigasi rangkaian teror yang menimpa sejumlah aktivis dan influencer.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi meminta pihak kepolisian segera melakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap dalang di balik aksi intimidasi tersebut.
KEBEBASAN berpendapat di media sosial menjadi salah satu wujud nyata demokrasi di era digital.
Pihak dari pemerintah atau yang merasa diri bagian dan penguasa? Itulah yang harus diungkap oleh jajaran pemerintahan Prabowo Subianto. Mampukah mereka?
LPSK membuka peluang perlindungan bagi aktivis dan influencer yang diduga mengalami intimidasi dan teror usai menyampaikan kritik, termasuk teror fisik dan digital.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved