Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PIHAK kepolisian bergerak cepat membongkar sel baru teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang berafiliasi dengan Islamic State (IS) di Sibolga, Sumatra Utara.
Sementara terkait rumah warga yang rusak karena dahsyatnya ledakan yang terjadi dini hari itu, diharapkan Kapolda agar Wali Kota Sibolga dan Bupati Tapanuli Tengah melaporkannya ke pusat dan menampung anggaran perbaikannya.
Dalam negosiasi yang dipimpin oleh Kapolda Sumut bersama Kapolres Sibolga, Bupati Sibolga serta Dandim 0211, takmir masjid turut disertakan untuk meyakinkan perempuan berusia sekitar 30 tahun itu.
Dua jasad yang ditemukan dalam keadaan hancur tersebut kini masih diidentifikasi tim Laboratorium Forensik dan Indonesia Automatic Fingerprints Identification System (Inafis).
Adapun jumlah tersangka yang sudah diamankan, menurut Andri, berjumlah tiga orang. Seluruhnya ditangkap di Sibolga. Mereka adalah Hus alias AH alias Uppang, AK alias Ameng, dan H (perempuan).
Pengamat terorisme dari Universitas Indonesia, Ridwan Habib, mengemukakan pelaku aksi terorisme disertai ledakan yang terjadi di Sibolga, Sumatera Utara, merupakan sel baru dari jaringan Jemaah Ansharut Daulah (JAD).
Polisi menemukan bom lontong di Lampung namun tidak sebanyak di Sibolga pada Sabtu lalu
Presiden meminta Polri mengusut tuntas sel-sel jaringan teroris lain untuk menciptakan keamanan bagi masyarakat
Bom lontong merupakan bom rakitan dari pipa paralon yang berisi berbagai bahan berbahaya seperti potasium, paku, baut, dan pecahan kaca.
Warganet diminta bijak dalam menyebarkan berita tentang bom Sibolga
Lokasi ledakan di rumah AH, terduga teroris di Sibolga, Medan, Sumatra Utara (Sumut), masih disterilisasi. Lokasi hanya bisa dimasuki petugas.
Istri terduga teroris AH meledakkan diri setelah negosiasi panjang dengan Densus 88 Antiteror.
LEDAKAN di Gang Sekuntum, Kelurahan Pancuran Bambu, Kota Sibolga, Sumatra Utara, berasal dari kediaman terduga teroris.
Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya ledakan bom susulan setelah bom meledak pada sekitar pukul 1.20 WIB Rabu (13/3) dini hari tersebut
Akibat ledakan bom cukup dahsyat dari rumah terduga terorisme di Sibolga, Husain alias Abu Hamzah tersebut, warga sekitar berhamburan menyelamatkan diri.
"Mereka ini adalah kelompok yang berafiliasi dengan paham-paham IS," katanya.
Terduga pelaku tindak pidana terorisme Husain alias Abu Hamzah, disinyalir sebagai bagian dari jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).
Penangkapan teroris di Sibolga tidak terkait pemilu, apalagi pengamanan presiden yang akan berkunjung ke suatu daerah sudah memiliki standar operasional prosedur (SOP) tersendiri, termasuk dari ancaman teroris.
Polisi sedang mengupayakan negosiasi agar anak dan istri terduga teroris di Sibolga mau menyerahkan diri
PARA Chief Executive Officer (CEO) atau Direktur Utama (Dirut) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diminta untuk dapat melakukan identifikasi dan mengambil keputusan dalam upaya melakukan pencegahan paham radikal terorisme agar tidak menyebar di lingkungan instansi kantor BUMN.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved