Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan bom lontong yang digunakan oleh istri terduga teroris di Sibolga, Sumatra Utara, untuk bunuh diri juga pernah ditemukan pihaknya di Lampung.
"Di Lampung kami menemukan rangkaian bom yang sama. Cuma yang di Lampung, bom lontongnya tidak sebanyak yang di Sibolga. Karena di Sibolga cukup banyak, baik sudah terakit dan yang belum terakit. Tujuan mereka untuk Amaliah, sasarannya adalah aparat keamanan," ujar Dedi di Medan, Rabu (13/3).
Pada kasus ledakan yang terjadi di rumah keluarga terduga teroris di Jalan Cendrawasih, Kelurahan Pancuranbambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga, Sumatra Utara, pihaknya mengamankan tiga pelaku. Meski tidak merinci, Dedi memastikan hal ini berkaitan dengan penangkapan pelaku terorisme R alias P di Lampung, Sabtu (9/3) lalu.
Selain itu, Dedi mengungkapkan identitas tiga korban diduga teroris belum bisa dipastikan. Tim Inafis masih bekerja di TKP untuk mengevakuasi baru kemudian DVI akan melakukan identifikasi.
"Bom bunuh diri ini cukup merusak organ tubuh. Oleh karena itu, tim Inafis perlu berhati-hati untuk mengidentifikasi korban tersebut," sambungnya.
Baca juga: Istri Terduga Teroris Diduga Ledakkan Diri dengan Bom Lontong
Lebih lanjut, pihak yang menjadi target dari pelaku adalah aparat keamanan karena sudah memerangi mereka selama 20 tahun. Karena itu, Mabes Polri memastikan ledakan ini tidak ada kaitannya dengan Pemilu.
"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang. Biar aparat keamanan yang bekerja di lapangan karena mereka sudah mempunyai pengalaman yang cukup," tuturnya.
Dedi menegaskan ledakan ini tidak berkaitan dengan rencana kunjungan Presiden Joko Widodo ke Sumut, pada 16-17 Maret 2018. Pelaku teror tidak melihat waktu dan tempat karena melakukannya sepanjang tahun.(OL-5)
HUJAN deras yang kembali mengguyur Kota Sibolga membuat Sungai Aek Doras di Kelurahan Sibolga Julu meluap, Jumat (2/1).
Pada periode 11–21 Desember 2025, tercatat 633 unit rumah rusak, dengan 311 di antaranya mengalami kerusakan berat yang membuat warga kehilangan tempat tinggal.
AKSES jalan penghubung dari Kabupaten Tapanuli Utara menuju Kota Sibolga, Sumatra Utara, masih terputus hingga Rabu (24/12). Perbaikan tetap dilanjutkan meski dalam suasana perayaan Natal.
TIM gabungan menemukan jasad seorang bocah perempuan yang tertimbun longsor selama 29 hari di belakang Masjid Budi Sehati, Sibolga, Sumut
Meskipun diterjang bencana alam, Lapas Sibolga memastikan seluruh proses pengamanan berjalan baik.
Bantuan makanan dan minuman, menurutnya, memang menyelamatkan mereka dari kelaparan. Namun, bantuan itu belum mampu menjawab kegelisahan yang lebih dalam tentang masa depan korban.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved