Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT terorisme dari Universitas Indonesia, Ridwan Habib, mengemukakan pelaku aksi terorisme disertai ledakan yang terjadi di Sibolga, Sumatera Utara, merupakan sel baru dari jaringan Jemaah Ansharut Daulah (JAD).
"Oleh karena itu, Polri harus sangat waspada jelang Pilpres yang tinggal 34 hari lagi. Tidak menutup kemungkinan daerah lain juga ada jaringan baru JAD," ujar Ridwan ketika dihubungi, Rabu (13/3).
Baca juga: Ayahanda Petrus Bimo: Jangan Pilih Capres Pelanggar HAM
Kelompok yang terafiliasi dengan Islamic State (IS), itu terindikasi memiliki paham khawarij atau paham yang kerap melibatkan wanita dan anak-anak dalam tiap aksinya. Mereka pun berani menghancurkan rumah ibadah, serta pelbagai fasilitas sosial dan fasilitas umum yang seharusnya dijaga.
"Pesan kuat kepada kelompok radikalisme bahwa jika wanita sudah beramaliat, maka laki-laki harus malu jika tidak amaliat. Artinya, hal itu memacu bagi laki-laki untuk bermain, beramaliat jihad." tandasnya.
Walhasil, imbuh dia, realitas tersebut memunculkan tren baru, yaitu laki-laki dan wanita bukan halangan, serta lintas gender mengenai kesetaraan untuk bersama-sama melakukan ibadah. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved