Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Pengamat Terorisme: Waspadai Jaringan Baru JAD

Golda Eksa
13/3/2019 18:38
Pengamat Terorisme: Waspadai Jaringan Baru JAD
(Ilustrasi)

PENGAMAT terorisme dari Universitas Indonesia, Ridwan Habib, mengemukakan pelaku aksi terorisme disertai ledakan yang terjadi di Sibolga, Sumatera Utara, merupakan sel baru dari jaringan Jemaah Ansharut Daulah (JAD).

"Oleh karena itu, Polri harus sangat waspada jelang Pilpres yang tinggal 34 hari lagi. Tidak menutup kemungkinan daerah lain juga ada jaringan baru JAD," ujar Ridwan ketika dihubungi, Rabu (13/3).

Baca juga: Ayahanda Petrus Bimo: Jangan Pilih Capres Pelanggar HAM

Kelompok yang terafiliasi dengan Islamic State (IS), itu terindikasi memiliki paham khawarij atau paham yang kerap melibatkan wanita dan anak-anak dalam tiap aksinya. Mereka pun berani menghancurkan rumah ibadah, serta pelbagai fasilitas sosial dan fasilitas umum yang seharusnya dijaga.

"Pesan kuat kepada kelompok radikalisme bahwa jika wanita sudah beramaliat, maka laki-laki harus malu jika tidak amaliat. Artinya, hal itu memacu bagi laki-laki untuk bermain, beramaliat jihad." tandasnya.

Walhasil, imbuh dia, realitas tersebut memunculkan tren baru, yaitu laki-laki dan wanita bukan halangan, serta lintas gender mengenai kesetaraan untuk bersama-sama melakukan ibadah. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya