Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
“Kita melihat dalam dunia ini bahwa banyak negeri-negeri yang merdeka dan banyak di antara negeri- negeri yang merdeka itu berdiri di atas suatu ‘Weltanschauung’. …
Hal itu dibuktikan dengan banyaknya kampus utama di Indonesia yang menggelar kuliah umum yang berisi wawasan kebangsaan dan antiradikalisme.
SEMAKIN maraknya penyebaran paham radikal dan terorisme di lingkungan kampus harus ditanggapi dengan serius.
Penguatan nilai-nilai kebangsaan, utamanya pemahaman Pancasila, di perguruan tinggi wajib dilakukan.
KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius mengatakan radikalisme tidak boleh dibiarkan tumbuh di lingkungan kampus.
Radikalisme sudah masuk ke ruang-ruang terpelajar. Mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa berwawasan kebangsaan sebagai benteng dari paham yang bertentangan dengan Pancasila
CENDIKIAWAN muslim Alwi Shihab menilai wacana Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bersyariah sangat tidak relevan dengan Indonesia
Cara paling mudah memerangi penyebaran hoaks dan konten radikal ialah dengan tidak turut menyebarkan konten itu ke orang lain.
Paham atau ideologi HTI menjadi salah satu penyebab kualitas pendidikan Indonesia jalan di tempat.
Paham atau ideologi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menjadi salah satu penyebab kualitas pendidikan Indonesia masih jalan di tempat.
KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Suhardi Alius, mengingatkan badan usaha milik negara (BUMN) untuk menjaga karyawannya
Pendekatan yang dilakukan cenderung sentralistik dan strategi pendekatan semuanya berasal dari Jakarta dan dipukul rata ke semua daerah.
Perlu pengawasan dari pemangku kepentingan di perguruan tinggi terhadap mahasiswa baru terutama forum-forum pengajian yang menyalahgunakan untuk penyebarluasan paham radikal.
"Bagi kami, NKRI dan Pancasila itu harga mati," tegas Chep Hernawan.
Justru yang menjadi pemersatu bangsa itu adalah tokoh-tokoh itu baik tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh intelektual, tokoh pemuda.
Paham radikalisme tumbuh subur di masyarakat karena tidak sedikit orang yang baru belajar agama tidak mampu menafsirkan ilmu itu dengan baik.
Guna menghadapi penyebaran paham tersebut Gerakan Suluh Kebangsaan telah menyiapkan skenario melalui diskusi terpumpun.
Mereka datang dengan membawa jutaan dollar untuk mendukung gerakan radikal, mendirikan pesantren, lembaga pendidikan yang jauh berbeda
Masyarakat diminta untuk berpandangan positif terhadap kegiatan yang dilakukan pemerintah.
Jusuf Kalla berharap dalam pendidikan tinggi tersebut, para perwira menengah dapat mewujudkan tujuan negara secara bersama-sama, yakni menciptakan kemakmuran dan keadilan bagi rakyat.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved