Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Meskipun Sumbar telah melewati puncak musim hujan pada November dan Desember lalu, namun potensi curah hujan tinggi masih dapat terjadi akibat cuaca ekstrem.
BMKG El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diperkirakan berlangsung pada 6-13 Januari 2026.
BMKG menyatakan, dalam sepekan terakhir, hujan dengan intensitas sangat lebat hingga ekstrem tercatat di sejumlah wilayah.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem pada periode 5–8 Januari 2026.
Peringatan tersebut disampaikan oleh Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Anisa S, berdasarkan hasil analisis data pasang surut air laut.
BMKG: kondisi cuaca ekstrem juga dapat memengaruhi jadwal pelayaran antarpulau, karena meningkatnya tinggi gelombang laut.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali memberikan peringatan cuaca ekstrem Sabtu (27/12) malam hingga Minggu (28/12) dini hari,
Peneliti mendeteksi sinyal seismik aneh akibat proses beku-cair batuan di Alaska. Penemuan ini menjadi kunci peringatan dini potensi tsunami dahsyat.
BMKG Yogyakarta mengeluarkan peringatan dini tinggi gelombang 1,25 meter hingga 2,5 meter.
Sirkulasi siklonik tersebut berpotensi tumbuh menjadi Bibit Siklon Tropis pada Selasa, 9 Desember 2025, dan diperkirakan bergerak ke arah barat–barat daya.
Sedangkan peringatan dini angin kencang pada hari yang sama berpotensi melanda dua wilayah kabupaten, yakni Bangli dan Badung.
Siklon Tropis Senyar memberikan dampak berupa hujan dengan intensitas sangat lebat hingga ekstrem di wilayah Aceh dan Sumut.
“Jika terjadi hujan berintensitas tinggi selama lebih dari satu jam, masyarakat hendaknya bersiap melakukan evakuasi ke lokasi yang lebih aman."
Selain curah hujan tinggi, BMKG juga memperingatkan potensi angin kencang berdurasi singkat dan petir di beberapa wilayah pesisir dan dataran tinggi.
Bibit siklon 92W masih berkategori rendah untuk berkembang dalam 24 jam ke depan. Namun, pergerakannya tetap memengaruhi pola angin dan mendorong terbentuknya hujan sedang hingga lebat.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkuat sistem peringatan dini banjir lahar dingin di kawasan Gunung Semeru, Jawa Timur, dengan memasang sensor pemantauan baru.
Kondisi ini dipengaruhi oleh aktifnya gelombang Equatorial Rossby yang mendukung terbentuknya hujan di wilayah NTT meski saat ini masih berada dalam musim kemarau.
Penguatan AMPD ini selaras dengan Flagship KITATANGGUH yang tengah dikembangkan Kemenko PMK.
MENTERI Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengingatkan semua pihak untuk mewaspadai potensi banjir di wilayah Jabodetabek.
BMKG menyebut hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi disertai kilat/petir serta angin kencang.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved