Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berlaku pada Rabu (14/1). Sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Nusa Tenggara Barat (NTB) yang baru saja diterjang banjir, kini ditetapkan dalam status Siaga akibat potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang disertai angin kencang.
Berdasarkan data terbaru BMKG, status Siaga ini mencakup wilayah NTB, NTT, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Barat. Kondisi ini dipicu oleh masuknya puncak musim hujan serta adanya aktivitas fenomena atmosfer global La Nina lemah yang meningkatkan suplai uap air di wilayah Indonesia bagian selatan.
"Masyarakat di wilayah NTB dan Pulau Jawa perlu meningkatkan kewaspadaan ekstra karena potensi hujan lebat ini diprediksi merata dan dapat memicu bencana hidrometeorologi lanjutan seperti banjir bandang dan tanah longsor," tulis BMKG dalam keterangan resminya, Selasa (13/1).
Di NTB, BPBD setempat memberikan perhatian khusus pada empat kabupaten yang terdampak bencana pada hari sebelumnya, yakni Lombok Tengah, Lombok Barat, Dompu, dan Bima. Mengingat tanah yang sudah jenuh air akibat banjir Selasa malam, risiko banjir susulan dan pohon tumbang akibat angin kencang diprediksi meningkat pada Rabu besok.
Kepala Pelaksana BPBD NTB, Sadimin, mengimbau warga yang tinggal di bantaran sungai dan lereng perbukitan untuk tetap siaga, terutama pada siang hingga malam hari saat intensitas hujan mencapai puncaknya.
"Kami minta masyarakat tidak lengah. Siapkan tas siaga bencana dan segera evakuasi mandiri jika debit air sungai mulai meluap kembali. Tim gabungan tetap disiagakan di titik-titik rawan," ujar Sadimin.
Selain hujan lebat, BMKG juga merilis peringatan dini angin kencang untuk wilayah pesisir NTB, NTT, dan Sulawesi Selatan. Para nelayan dan operator jasa transportasi laut diminta memperhatikan ketinggian gelombang yang berpotensi meningkat di perairan selatan Indonesia.
(P-3)
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Farita Rachmawati, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca buruk di berbagai wilayah Indonesia. sepekan ke depan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
BATAM diperkirakan mengalami cuaca umumnya berawan pada Jumat, 27 Februari 2026. Meski pada pagi hari kondisi relatif cerah berawan, hujan berpotensi turun pada siang hingga sore hari.
BMKG engimbau masyarakat untuk waspada terhadap grup, kanal, dan akun di platform Telegram yang mencatut identitas resmi Indonesia Earthquake Early Warning System (InaEEWS) secara ilegal.
CUACA Jawa Tengah hari ini 27 Februari 2026 diprakirakan waspada terhadap cuaca ekstrem yang berpotensi di 10 daerah. Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang
Desa Sangiang 1 KK terdampak serta 1 unit rumah rusak berat dengan total kerugian diperkirakan Rp20 juta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved