Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BPS menyebut industri pengolahan masih memberi kontribusi terbesar pada sektor PDB nasional hingga 20,07% pada triwulan I 2019.
Dari dalam negeri, rupiah diperkirakan melanjutkan penguatan hari ini didorong sentimen positif data pertumbuhan ekonomi triwulan keempat yang tumbuh sebesar 5,18% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan triwulan ketiga sebesar 5,17% (yoy).
HSG dibuka menguat 8,24 poin atau 0,13% ke posisi 6.556,12, sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 1,98 poin atau 0,19% menjadi 1.037,62.
Rupiah terpantau Rabu (6/2) pukul 15.20 WIB berada pada level Rp13.922,5 per dolar AS atau menguat 0,28%, dari penutupan sebelumnya di Rp13.962,5. Adapun rupiah dibuka pada Rp13.945 per dolar AS, merujuk pada Bloomberg.
Ekonomi Indonesia yang tetap bisa tumbuh positif selama 2015-2018 harus disyukuri. Terlebih pada 2018, ekonomi Indonesia tumbuh 5,17%.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan sepanjang 2018, ekspor barang Indonesia tercatat menurun dibanding tahun sebelumnya. Sementara sebaliknya impor justru naik.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved