Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI virus korona baru (covid-19) mungkin menelan biaya 0,8 persen dari produk domestik bruto (PDB) wilayah Asia-Pasifik atau, setara, US$172 miliar karena melemahnya permintaan global untuk ekspor mereka saja.
Hal itu diungkapkan Komisi Ekonomi dan Sosial PBB untuk Asia dan Pasifik (ESCAP) dalam sebuah laporan yang diterbitkan Rabu (8/4).
Menurut laporan Economic and Social Survey of Asia and the Pacific, bersama dengan Sputnik, permintaan barang dari Asia-Pasifik akan jatuh di mitra dagang utama kawasan itu, seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa, keduanya sangat terpukul oleh wabah covid-19.
"Melemahnya permintaan dari pasar-pasar ini dapat merusak perdagangan kawasan secara signifikan ... Perkiraan awal oleh ESCAP menunjukkan bahwa PDB daerah tersebut dapat mengalami penurunan 0,6-0,8% (senilai US$ 132 miliar hingga 172 miliar) sebagai dampak langsung dari pandemi covid-19 dari hubungan dagang saja," kata laporan itu.
Vietnam, Mongolia, Kamboja, dan Singapura adalah yang paling rentan terhadap penurunan permintaan karena mereka sangat bergantung pada perdagangan dengan negara-negara yang dilanda pandemi, menurut komisi PBB tersebut.
Wakil Sekretaris Jenderal PBB dan Ketua ESCAP, Armida Salsiah Alisjahbana, mengatakan kepada Sputnik pekan lalu pertumbuhan ekonomi negara-negara Asia-Pasifik dapat turun ke 3,7% pada 2020, penurunan 0,6% tahun ke tahun, karena dampak covid- 19.
Dalam sebuah artikel yang diterbitkan pada Senin, pejabat PBB ini mendesak kawasan untuk meningkatkan pengeluaran darurat kesehatan kumulatif mereka sebesar US$880 juta per tahun hingga 2030.
Alisjahbana juga merekomendasikan agar negara-negara regional membuat dana kesiapsiagaan darurat kesehatan Asia-Pasifik. (Bernama/OL-2)
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kondisi fiskal Indonesia tetap terkendali.
Kepala BGN Dadan Hindayana menyebut Rp32,1 triliun telah dicairkan untuk Program Makan Bergizi Gratis 2026, dorong PDB dan UMKM.
INDONESIA masih dihantui oleh ekonomi bayangan. Ekonomi bayangan (Shadow economy) digambarkan sebagai keseluruhan aktivitas ekonomi yang menghasilkan nilai tambah.
Badan Pusat Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja perekonomian nasional yang solid di sepanjang 2025 dengan pertumbuhan sebesar 5,11% secara tahunan
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV 2025 mencapai 5,39%.
Hal yang sering sekali terlihat kurang dalam pemanfaatan cagar budaya disebabkan oleh titik berat dan bobotnya lebih berat kepada komersialisasi pariwisata.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved