Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Angka pertumbuhan ekonomi pada kuartal III tahun ini agak sedikit melambat, namun sumbangsih sektor manufaktur terhadap perekonomian nasional masih tinggi.
"Perlambatan ini sudah kami perkirakan, karena kasus covid-19 naik pada Juli-Agustus terlebih adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di beberapa wilayah,"
"Penurunan kasus Covid-19 yang berakibat pada pelonggaran pembatasan aktivitas disinyalir telah menyebabkan peningkatan aktivitas sektor manufaktur bulan Oktober," ujarnya
Dengan catatan, Indonesia sepenuh hati saat melakukan diversifikasi pasar tujuan ekspor. Indonesia juga bisa memanfaatkan produk manufaktur untuk menembus pasar baru.
Namun pada triwulan IV 2021, kinerja sektor industri pengolahan diprakirakan membaik pada kisaran 51,17 dan berada pada fase ekspansi.
“Kami berharap, Indonesia dan Taiwan dapat tumbuh bersama dalam upaya mengembangkan sektor industri manufaktur, khususnya di sektor yang menggunakan teknologi tinggi (high-tech),”
Sebagai BUMN, PT Amarta Karya memiliki peran penting terhadap peluang pertumbuhan pembangunan kawasan industrial di Indonesia.
“Resiliensi industri manufaktur setidaknya telah teruji dalam dua krisis, yaitu krisis ekonomi 1998 dan krisis pandemi covid-19."
Capaian itu meningkat 31,36% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Sektor manufaktur juga berkontribusi 78,47% dari total ekspor nasional pada Januari-Juli 2021 sebesar US$120,57 miliar.
DPD juga berharap industri yang berjalan bukan hanya didominasi industri farmasi, melainkan juga industri padat karya lainnya.
Angka itu telah anjlok 18,7% pada kuartal yang sama tahun lalu karena pandemi virus korona.
Pada semester I 2021, sektor industri berkontribusi hingga 37,7% dari total nilai investasi nasional yang mencapai Rp442,8 triliun.
Pada rentang Maret-Mei, PMI industri pengolahan tetap tumbuh di zona ekspansi dan mencatatkan level tertinggi dalam sejarah, yakni 55,3.
Meski PMI manufaktur Indonesia turun menjadi 53,5 pada Juni 2021, namun industri pengolahan nasional masih berada di zona ekspansi dan memiliki prospek positif.
Untuk mendukung perkembangan empat sektor itu, BP mendorong realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
“Momentum ekspansi industri manufaktur Indonesia ditunjukkan dengan kepercayaan diri para investor dalam melakukan penambahan terhadap penanaman modal di Indonesia,”
Tren impor yang kembali tumbuh positif semakin mempertegas pemulihan ekonomi Jakarta. Ekspansi industri manufaktur dan membaiknya sisi permintaan, menjadi pemicu naiknya impor April 2021.
"Peningkatan PMI manufaktur Indonesia menunjukkan bahwa sektor industri mulai bangkit, semakin menambah optimisme dan keyakinan akan mendorong pertumbuhan ekonomi."
Kondisi ini menggambarkan kenaikan output, permintaan baru dan pembelian, serta ketenagakerjaan yang kembali tumbuh setelah 14 bulan terkontraksi.
Laporan itu menyebutkan cobot semakin banyak diadopsi oleh berbagai industri khususnya di bidang manufaktur karena adanya keuntungan-keuntungan yang diperoleh
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved