Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA DPD RI AA Lanyalla Mahmud Mattalitti mengapresiasi upaya dan langkah pemerintah dalam menangani pandemi covid-19. Meski begitu, dia menyebut memang masih ada kekurangan. Sebab tidak mudah menangani di sektor kesehatan dengan menjaga keseimbangan di sektor ekonomi.
Indonesia telah mampu meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi. Meski masih didominasi belanja konsumsi yang juga ditopang belanja pemerintah dan momentum Ramadan serta Idulfitri dan Idul Adha.
"Tentu kami berharap pertumbuhan ekonomi juga ditopang oleh indikator Purchasing Managers Index Manufaktur Indonesia yang baik. Karena hal itu akan menunjukkan dengan terang, apakah mesin ekonomi berjalan," kata Lanyalla dalam pidato Sidang Tahunan MPR-RI di DPR, Senin (16/8).
Sebab bila industri dan manufaktur berjalan, berarti supply chain juga berjalan, kredit bank bergulir, buruh terus bekerja, dan market menyerap barang. DPD juga berharap industri yang berjalan bukan hanya didominasi industri farmasi, melainkan juga industri padat karya lainnya.
Pandemi covid-19 memberi gambaran mengetahui kelemahan fundamental negara, dan menjad titik awal pekerjaan besar bangsa ke depan. Dengan pandemi terlihat ketahanan sektor kesehatan, yang ketika terjadi ledakan korban covid-19, rumah sakit nyaris collapse, tenaga medis berguguran. Fasilitas kesehatan dan alat medis yang kekurangan, dan kualitas kesehatan masyarakat yang ternyata rentan dengan komorbid.
"Kita jadi mengetahui industri alat kesehatan masih didominasi produk impor. Sementara beberapa anak bangsa yang mencoba memproduksi sejumlah alat pendukung medis di tengah pandemi belum mendapat kepercayaan di negeri sendiri, mulai dari Ventilator sampai Vaksin Merah Putih dan Vaksin Nusantara," ucap Lanyalla.
Baca juga: Ketua DPD RI Ingatkan Percepatan Vaksinasi di Daerah Rentan Penularan
Pandemi juga memberikan gambaran sektor pendidikan dan kualitas pembelajaran ketika dihadapkan kepada pola baru, belajar dari jarak jauh atau online, termasuk kesiapan dukungan sarana dan dukungan infrastruktur di desa dan pelosok negeri. Pandemi juga memberi gambaran ketahanan sektor sosial bangsa ini. Terutama bagaimana negara hadir menjangkau masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial.
"Penyempurnaan database terhadap penerima bantuan harus menjadi pekerjaan kita hari ini, apalagi dengan karakteristik penduduk yang memiliki mobilitas urbanisasi yang tinggi, banyaknya penduduk yang belum tersentuh akses perbankan," tutur Lanyalla.
Pandemi juga memberi pekerjaan besar untuk mengkaji ulang ketahanan ekonomi Indonesia di sektor produksi dalam negeri, mulai dari skala UKM hingga menengah besar. UMKM yang mengandalkan transaksi langsung di pasar merasakan dampak pembatasan sosial.
"Sementara marketplace melalui sejumlah unicorn masih lebih banyak diisi barang impor dan hanya menjadikan anak bangsa sebagai dropshipper dan pedagang yang membuka toko," pungkasya.(OL-5)
Penguatan proses pembelajaran teknik yang relevan dengan kebutuhan industri menjadi fokus utama ABB Motion melalui inisiatif ABB Motion Goes to Campus.
DI sektor petrokimia, pengelolaan air tidak hanya berfokus pada pemenuhan baku mutu lingkungan, tetapi juga menjadi faktor kunci dalam menjaga kontinuitas operasi industri.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
Hal itu disampaikan Indra dalam Talkshow Perburuhan Nasional bertema 'Babak Baru Ketenagakerjaan Indonesia' yang digelar di Kantor DPTP PKS, Jakarta, Jumat (30/1).
Yulina memimpin bisnis yang memiliki lebih dari 500 kantor perwakilan, 3.700 gerai, dan lebih dari 6.000 karyawan di seluruh Nusantara.
TRANSFORMASI sektor manufaktur, khususnya manufaktur padat karya, menjadi kunci utama untuk mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
Mengawali 2026, kinerja sektor manufaktur Indonesia menguat. Hal ini tercermin dari Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur yang tetap ekspansif dan meningkat ke 52,6 pada Januari 2026.
Tiongkok membidik target ekonomi 4,5-5% pada 2026. Fokus beralih ke kualitas pertumbuhan dan stabilitas domestik guna menghindari stagnasi jangka panjang ala Jepang.
Fokus kebijakan, sebaiknya diarahkan pada segmen industri perakitan, pengujian, dan pengemasan (assembly, testing, and packaging) serta manufaktur komponen pendukung.
PEMERINTAH menyampaikan optimisme bahwa perekonomian Indonesia pada 2026 akan tumbuh solid seiring penguatan fundamental domestik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved