Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI musim kemarau, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas, Jawa Tengah (Jateng), menyiapkan 1.000 tangki air bersi
Saat ini, sudah ada dua desa yang terdampak kekeringan, yakni Desa Wijirejo di Kecamatan Pandak dan Desa Segoroyoso di Kecamatan Pleret.
Hal itu karena sejak tiga bulan terakhir (Akhir Desember 2018 hingga awal Maret 2019) di kawasan setempat terjadi kekeringan cukup parah.
Tokoh Masyarakat Kecamatan Pirak Timu, Abdullah kepada Media Indonesia, Selasa (5/3) mengatakan kekeringan cukup parak itu karena sejak awal bulan Januari 2019 di kawasan setempat tidak turun hujan.
Wilayah kabupaten Wonogiri yang terdiri atas 25 kecamatan dengan ribuan desa selama ini memang memiliki potensi terdampak bencana yang tinggi.
Hingga akhir pekan lalu, BPBD Klaten telah melakukan pengedropan air bersih ke daerah kekeringan total sebanyak 737 tangki @5.000 liter.
Masa tanggap darurat bencana kekeringan di Kulonprogo yang berlaku hingga saat ini adalah mulai dari tanggal 25 Juli dan berakhir pada 30 Oktober 2018.
Saat ini, krisis air bersih melanda 19 desa yang tersebar di delapan kecamatan: Kemalang, Manisrenggo, Jatinom, Karangnongko, Trucuk, Prambanan, Bayat, dan Karangdowo.
atusan keluarga sejumlah di perkampungan desa di Kecamatan Palang mengalami krisis air bersih sejak awal musim kemarau beberapa bulan silam.
Kepala Pelaksana BPBD Klaten, Bambang Giyanto, Sabtu (6/10), menjelaskan pihaknya telah menyalurkan bantuan air ke daerah kekeringan total 526 tangki.
Sebagai upaya untuk menjaga keberadaan air, pihaknya bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat akan menggelar Shalat Istisqo untuk memohon diturunkannya hujan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Klaten, Yuwana Haris, mengatakan untuk kegiatan droping air bersih tahun ini, pihaknya menyiapkan anggaran sebesar Rp200 juta.
Kebakaran tersebut terjadi karena adanya aktivitas masyarakat di lokasi melakukan penambangan galian C secara liar, dan menyebabkan lahan tersebut kembali terbakar.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gunungkidul, Edi Basuki, Kamis (20/9), mengatakan Kecamatan Gedangsari yang berada di kawasan utara juga mengalami kesulitan air bersih.
Tak sedikit para pengembala sapi tersebut dari kalangan kaum perempuan.
Tidak hanya datang dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, bantuan air bersih terus digelontorkan oleh pemda setempat, perusahaan swasta hingga partai politik, karena selain warga harus mencari lokasi yang jauh juga harga mahal jika harus membeli.
Mayoritas lahan sawah di wilayah tersebut merupakan tadah hujan. Selama memasuki kemarau yang bersamaan dengan musim tanam ketiga, hanya sebagian kecil dari para petani di selatan Sukabumi yang memilih memanam palawija.
Karena kurangnya pasokan air, lanjut dia, sejumlah tanaman yang membutuhkan banyak air seperti sawi, buncis, kapri, burkoli dan burkol milik ratusan petani menjadi mati. Menurut Iwan, tanaman yang mati itu mencapai puluhan hektare dan rata-rata baru berumur 15 hari harian.
Penyaluran air bersih diprioritaskan kepada pelanggan yang tak mendapatkan pasokan air di atas 24 jam. Jika masih mendapatkan pasokan air di bawah 24 jam, Budi menyarankan agar pelanggan menampung di dalam toren atau bak cadangan.
Warga di daerah yang mengalami kekeringan ekstrem diharapkan menghemat air untuk kebutuhan minum, mandi, dan cuci. Pasalnya kekeringan ektrem berdampak serius terhadap penyediaan air.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved