Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Emil Instruksikan PDAM Pasok Daerah Kekeringan

Bayu Anggoro
03/10/2018 13:25
Emil Instruksikan PDAM Pasok Daerah Kekeringan
(MI/AGUS M)

GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) mengakui sejumlah wilayahnya sudah mengalami kekeringan. Selain terdapat sejumlah lahan pertanian yang kesulitan air, volume air di dua waduk terbesar di provinsi paling padat penduduk ini sudah menyusut.

Emil mengatakan, pihaknya sudah meninjau langsung kondisi Waduk Jatiluhur di Kabupaten Purwakarta dan Waduk Jatigede di Kabupaten Sumedang. Hasilnya, terlihat penyusutan air di kedua danau buatan itu.

"Sepanjang yang saya lihat, sungai pada kering. Jatiluhur juga turun hingga delapan meter," katanya di Bandung, Rabu (3/10).

Bahkan, Waduk Jatigede yang dahulu merupakan perkampungan warga sudah terlihat jelas pengurangan debit airnya. 

"Bekas kampungnya kelihatan lagi. Sungainya juga kering," kata dia.

Dengan kondisi seperti ini, dia mengimbau warga untuk menghemat air agar tidak ada sumber kehidupan itu yang terbuang percuma. 

"Kita harapkan warga menghemat air semaksimal mungkin," katanya.

Selain itu, dia menginstruksikan PDAM di wilayahnya agar memasok daerah-daerah yang warganya sudah kesulitan air. 

Lebih lanjut Emil katakan, sebagai upaya untuk menjaga keberadaan air, pihaknya bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat akan menggelar Shalat Istisqo untuk memohon diturunkannya hujan.

"Urusan dunia kita carikan, urusan spiritual juga kita laksanakan. Mudah-mudahan kita bisa memaksimalkan ikhtiar kita," katanya seraya menyebut shalat ini akan dilakukan pada hari Jumat (5/10).

Menurut Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Jawa Barat Nana Nasuha, meski debit di kedua waduk itu berkurang, lahan pertanian di sekitarnya masih cukup teraliri air. 

"Untuk pertanian masih cukup, meski tidak maksimal," katanya.

Menurutnya, penyusutan debit air ini tidak hanya dikarenakan musim kemarau, tetapi juga akibat diperbaikinya sejumlah saluran. Sebagai contoh, menurutnya perbaikan tengah dilakukan BBWS Cimanuk-Cisanggarung untuk Waduk Jatigede.

"Perbaikan dilakukan dari pertengahan 2017," katanya. 

Perbaikan ini meliputi konstruksi dan pengangkatan sedimentasi.

"Menurut perhitungan perbaikannya tuntas pertengahan tahun depan," katanya. 

Selain itu, menurutnya perbaikan pun dilakukan di saluran Bendung Rentang. 

"Di sana perbaikannya mungkin lebih dari satu tahun," katanya. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya