Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Wonigiri tidak bisa menyepelekan potensi rawan bencana gempa bumi yang berlanjut tsunami di wilayah Pantai Selatan, terutama kawasan Paranggupito. Pasalnya wilayah itu merupakan zona merah bencana alam, dan jaraknya sangat dekat dengan Pacitan, Jatim yang selama ini sering terjadi gempa bumi tektonik.
"Peringatan pemerintah, dan terutama arahan Presiden Jokowi yang meminta pembenahan dan refisi tata ruang dan tata wilayah di seluruh pesisir, khususnya wilayah yang rawan dan berpotensi besar terjadi gempa bumi dan tsunami, menjadi perhatian serius Pemkab Wonogiri," tukas Bupati Wonogiri, Joko Sutopo kepada Media Indonesia, di ruang kerjanya, Selasa (8/1).
Ia memaparkan, upaya kaji ulang atas tata ruang dan tata wilayah Paranggupito yang memiliki garis pantai sepanjang 9 km, bukan merupakan pekerjaan mudah dan perlu anggaran besar. Akan tetapi hal itu harus dilakukan sebagai upaya menghindarkan malapetaka warganya dari bencana gempa bumi dan tsunami.
Pejabat nomor satu Pemkab Wonogiri yang akrab dipanggil Mas Jekek ini mengatakan, selain butuh biaya besar, diperlukan kajian cermat yang melibatkan banyak institusi, berikut sosialisasi kepada masyarakat.
"Harus ada edukasi kepada masyarakat, agar ada kesamaan pemahaman, dan masyarakat merasa dilibatkan di dalam penanggulangan setiap bencana yang muncul," tandas dia sekali lagi.
Ia menyadari bahwa wilayah kabupaten Wonogiri yang terdiri atas 25 kecamatan dengan ribuan desa selama ini memang memiliki potensi terdampak bencana yang tinggi.
Pada musim hujan selalu diintai banjir, longsor dan angin puting beliung, serta bencana lain. Sebaliknya pada musim kemarau, bencana kekeringan pasti mengiringi, terutama di wilayah Wonogiri selatan.
Baca juga: Jalan Raya Porong Tergenang Banjir
Karena itu, lanjut Jekek, Pemkab melalui BPBD dannjuga relawan, terus menerus melakukan sosialisasi dan gerakan mitigasi bencana. Hal ini sebagai upaya membentuk ketangguhan masyarakat di dalam menghadapi bencana, dan sekaligus pengurangan risiko bencana.
"Sudah banyak desa tangguh bencana (Destana) yang kita bentuk di Wonogiri, termasuk mendorong tiga desa yang ada di dekat Pantai Paranggupito menjadi Destana Tsunami. Desa kita berdayakan secara maksimal, sehingga semua siap melakukan antisipasi dan penanganan yang tepat saat muncul bencana yang tidak kita harapkan," tegas Bupati Joko Sutopo sekali lagi.
Pemkab Wonogiri juga tidak jemu menggelar saresehan dengan warga, untuk memberikan penyadaran bahwa bencana alam yang muncul buka semata karena faktor alam, namun juga karena human eror atau perilaku. Dengan edukasi ini, masyarakat semakin dibuat sadar untuk berbuat seimbang demi keselarasan dan keamanan lingkungan yang mereka tempati.
Seperti di wilayah DAS (daerah aliran sungai) atas yang selama ini menjadi sumber air bagi Waduk Gajah Mungkur, Pemkab terus melakukan terobosan reboisasi, dan penyetopan kegiatan galian C, agar fungsi waduk serba guna terbesar di Asia Tenggara itu tetap maksimal, dan tidak membawa bencana bagi wilayah hilir di DAS Bengawan Solo bawah. (OL-3)
Mendagri Tito Karnavian memaparkan skema bansos korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar, termasuk bantuan Rp8 juta untuk rumah rusak berat serta Dana Tunggu Hunian Rp1,8 juta.
Gunung Semeru di Lumajang-Malang erupsi Selasa malam (17/2), kolom abu mencapai 800 meter. PVMBG ingatkan masyarakat hindari radius bahaya 5-17 km dari kawah.
Berdasarkan hasil kajian tim Kementerian PU bersama Universitas Syiah Kuala (USK) ditemukan adanya pergerakan air bawah tanah yang memicu ketidakstabilan lereng.
DPR minta pemerintah prioritaskan pencegahan dan mitigasi bencana untuk kurangi kerugian ekonomi yang terus berulang di Indonesia.
ADA dua artikel yang ditulis Phil O’Keefe, Ken Westgate, dan Ben Wisner dalam dua tahun berturut-turut: 1976 dan 1977.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
Ilmuwan temukan jutaan bakteri dan jamur "pelindung" di dalam pohon ek yang tetap stabil meski dilanda kekeringan ekstrem.
BENCANA kekeringan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
GUBERNUR Sumatra Barat Mahyeldi menyebut kondisi kekeringan air di Padang saat ini tergolong cukup ekstrem, terutama di Kecamatan Pauh dan Kuranji.
USAI banjir bandang menerjang Padang, Sumatra Barat, pada akhir November 2025 lalu, dua irigasi rusak total.
Studi terbaru mengungkap rangkaian kekeringan panjang berperan besar dalam kemunduran Peradaban Lembah Indus, memicu penyusutan kota dan pergeseran permukiman secara bertahap.
Kebutuhan untuk penanganan kekeringan dari tahun ke tahun terus bertambah sehingga perlu dicari upaya lain seperti mencari sumber air baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved