Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan inventarisasi dusun-dusun yang dimungkinkan mengalami kekurangan air bersih atau kekeringan pada saat Lebaran ini.
Kepala BPBD Kabupaten Bantul, Dwi Daryanto, Minggu (26/5), mengatakan melalui inventarisasi ini akan memudahkan pelaksanaan dropping air bersih kepada warga yang memerlukan air bersih.
"Harapannya, jangan sampai nanti saat Lebaran ada masyarakat yang mengalami kesilitan air bersih untuk keperluan sehari-hari," jelasnya.
Menurut dia, saat ini, sudah ada dua desa yang terdampak kekeringan, yakni Desa Wijirejo di Kecamatan Pandak dan Desa Segoroyoso di Kecamatan Pleret.
Dikatakannya, saat ini, BPBD Kabupaten Bantul sudah menerima permintaan air bersih dari Desa Segoroyoso dan dari Desa Wijirejo.
Baca juga: 53 Desa Terpapar Abu Vulkanis Gunung Agung
Namun, permintaan itu masih sebatas untuk memenuhi kebutuhan rumah ibadah. Jika rumah tangga juga memerlukan, jelasnya, BPBD akan segera melakukan pengiriman air bersih.
Kepala Pusdalops BPBD Kabupaten Bantul Aka Luk Luk menambahkan, BPBD Kabupaten Bantul pada masa Lebaran ini mengoptimalkan kesiapsiagaan petugas Pemadam Kebakaran.
Menurut dia, optimalisasi itu karena selama masa Lebaran ini potensi terjadinya kebakaran juga meningkat. Selain karena aktivitas juga karena musim kemarau.
Layanan angkutan sampah Sleman
Di tempat terpisah, Kepala UPT Pelayanan Persampahan Kabupaten Sleman Sri Restuti Nurul Hidayah, Sabtu (25/5), mengatakan pengangkutan sampah pada masa Lebaran, akan libur selama tiga hari.
Pengangkutan, ujarnya, akan kembali dilakukan pada H+3 Lebaran. Dikatakan, Lebaran biasanya terjadi peningkatan volume sampah sehingga saat awal pengangkutan pada H+3 dipastikan juga akan sangat banyak.
"Biasanya pada H+1 dan H+2 produksi sampah rumah tangga cukup tinggi," ujarnya.
Disebutkan, meski pada masa Lebaran banyak perantau yang meninggalkan Sleman, di lain sisi banyak pemudik yang masuk Sleman, sehingga secara akumulatif tidak terjadi pengurangan produksi sampah.
Di Sleman, rata-rata sampah keluarga mencapai 0,67 kg hingga 0,70 kg per hari per orang. (OL-2)
HARGA pangan di Yogyakarta di momen awal puasa Ramadan 2026 menunjukkan kenaikan signifikan. Dari hasil pemantauan, beberapa harga komoditas masih tinggi dan membuat warga khawatir.
Nikmati Ramadan di Kotta GO Yogyakarta dengan promo 40 Hours Stay dan paket buka puasa Iftar Nusantara di Piyama Cafe. Hotel & Resto #1 di TripAdvisor!
BHR DIY sebut hilal awal Ramadan 1447 H di Yogyakarta mustahil terlihat Selasa (17/2) karena posisi minus 1,5 derajat di bawah ufuk. Cek hasil lengkapnya.
Musim hujan sering kali dianggap sebagai penghalang bagi sebagian orang untuk berlibur. Namun, data terbaru dari platform perjalanan digital Agoda pada Februari 2026
Jika Anda memiliki rencana untuk menikmati buka puasa di Yogyakarta, Novotel & ibis Yogyakarta International Airport Kulon Progo menjadi pilihan yang sangat menarik dan tak boleh dilewatkan.
Dinkes Kota Yogyakarta mengoptimalkan proses pemulihan kepesertaan Program PBI-JKN yang sempat dinonaktifkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved