Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BMKG Stasiun Klimatologi Bogor mengeluarkan peringatan dini mengenai kekeringan di sejumlah daerah di Jawa Barat mengingat kekeringan telah melanda sejumlah lahan pertanian di Jawa Barat.
Forecaster pada BMKG Stasiun Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Ahmad Faa Izyn menjelaskan, pada peringatan dini kekeringan yang disampaikan BMKG Stasiun Klimatologi Bogor pada Senin (10/6) disebutkan ada sejumlah daerah yang tidak hujan berturut-turut selama satu hingga dua bulan sehingga berpotensi menyebabkan kekeringan.
Diantaranya di Bekasi Utara, Karawang Utara, Indramayu Selatan, Cirebon, Majalengka, Garut Utara dan Sukabumi Selatan.
Untuk Kabupaten Indramayu, lanjut Faiz, potensi kekeringan diantaranya terjadi di Gantar, Indramayu, Sukadana, Bondan, Bantarhuni, Jatibarang, Tugu, Terisi, Ujunggaris dan Tamiang.
"Sedangkan untuk Kabupaten Cirebon berpotensi terjadi di Gegesik, Bunder, Luwungkencana, Tukmudal, Setu Patok Selatan, Sindanglaut, Sedong, Wanasaba Kidul dan Sindangjawa," ungkap Faiz, Selasa (11/6). Selain itu berpotensi pula terjadi di Cangkol, Walahar, Klangenan, Penpen, Mundu Mesigit, Pamengkang, Cibuluh, Karangasem dan Kepuh.
Baca juga: BPBD Kabupaten Bantul Siaga Kekeringan
Sedangkan untuk Kabupaten Majalengka, potensi kekeringan terjadi di Rentang, Banjaran, Rawa, Sunia, Leuweunggede, Talaga, Cikijing,
Majalengka, Werasari, Cirenang, Maja, Kertajati, Rajagaluh, Jatitujuh dan Jatiwangi.
"Berdasarkan peta prakiraan curah hujan dasarian II Juni 2019, pada umumnya curah hujan di Jawa Barat masuk dalam kategori rendah," ungkap Faiz. Untuk kategori rendah, curah hujannya 0-50 mm/das. Sedangkan curah hujan kriteria menengah diprakirakan masih terjadi di sebagian kecil wiayah Bogor barat dengan curah hujan 50-150 mm/das.
Sementara itu dari kabupaten Indramayu dilaporkan jika kekeringan telah melanda areal pertanian di daerah tersebut. "kekeringan telah terjadi
sejak Mei lalu," ungkap Waryono, Ketua KTNA Kecamatan Kandanghaur, Selasa (11/6).
Menurut dia, jadwal gilir giring air yang telah ditetapkan sebelumnya tidak bisa seluruhnya dinikmati para petani. Akibatnya ratusan hektare tanaman padi di sejumlah desa di Kecamatan Kandanghaur saat ini sudah terancam tidak bisa diselamatkan. "Tanaman padi mulai layu, retakan tanahnya yang kering juga sudah lebar," kata Waryono.
Adapun tanaman padi yang kekeringan parah dan terancam puso diantaranya tersebar di Desa Karangmulya seluas 261 hektare, Desa Karanganyar sekitar 300 hektare, Desa Wirapanjunan seluas 225 hektare dan Desa Wirakanan seluas 100 hektare. (UL)
SEPANJANG tahun 2025, Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi provinsi tertinggi di Indonesia pada angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) membantah tidak memiliki dana untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu pada Januari 2026.
BMKG memprakirakan potensi curah hujan dengan intensitas sedang- sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada periode 23 - 29 Januari 2026 di Jawa Barat.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat membatasi spesifikasi kendaraan AMDK yang melintas dengan lebar maksimal 2.100 mm, JBB maksimal 8 ton, dan MST 8 ton.
Di Kabupaten Karawang dampak banjir cukup luas, yakni melanda 12 kecamatan dan 23 desa, dengan total 3.932 kepala keluarga terdampak.
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Hujan dengan intensitas tinggi menjadi pemicu utama terjadinya bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait meningkatnya potensi gelombang tinggi di wilayah perairan Kepulauan Riau (Kepri).
CUACA ekstrem masih terjadi puluhan daerah di Jawa Tengah Sabtu (24/1) mengakibatkan bencana hidrometeorologi.
BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem berupa angin kencang yang melanda wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Sabtu (24/1/2026).
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mendeteksi pembentukan Siklon Tropis Luana atau Siklon Luana yang menyebabkan angin kencang di beberapa wilayah Indonesia.
AKHIR pekan ini, Sabtu (24/1/2026), diwarnai dengan cuaca ekstrem seperti angin kencang di sejumlah wilayah Pulau Jawa. Angin kencang hari ini dilaporkan menerjang secara serentak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved