Headline

DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.

Prakiraan Cuaca 20-23 Februari 2026, BMKG: Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem Hujan Lebat

Atalya Puspa    
19/2/2026 09:00
Prakiraan Cuaca 20-23 Februari 2026, BMKG: Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem Hujan Lebat
Ilustrasi.(Dok.MI)

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca  periode 20–23 Februari 2026 dan mengingatkan masyarakat waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, kondisi cuaca secara umum didominasi hujan ringan hingga sedang. Namun, peningkatan intensitas hujan menjadi sedang hingga lebat berpotensi terjadi di berbagai wilayah, antara lain Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, serta sebagian besar wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini untuk kategori siaga hujan lebat hingga sangat lebat di Jawa Timur, Bali, dan Papua Pegunungan. Kondisi tersebut berpotensi disertai kilat atau petir serta angin kencang.

Selain itu, potensi angin kencang diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah seperti Jambi, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, hingga Maluku bagian tenggara.

"Dinamika atmosfer yang masih cukup signifikan dalam beberapa hari ke depan dapat meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, serta pohon tumbang akibat hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang," ungkap BMKG dalam keterangan resmi, Kamis (19/2). 

Karena itu, masyarakat diimbau untuk memperhatikan perkembangan informasi prakiraan cuaca, khususnya saat merencanakan aktivitas luar ruang maupun perjalanan darat, laut, dan udara. Kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu juga perlu menjadi perhatian dalam pelaksanaan kegiatan ibadah dan wisata.

Sebagai dukungan terhadap keselamatan perjalanan, BMKG menyediakan layanan informasi cuaca jalur perjalanan melalui Digital Weather for Traffic (DWT) yang telah terintegrasi di seluruh wilayah Indonesia. Layanan ini memungkinkan masyarakat memperoleh informasi kondisi cuaca sepanjang rute perjalanan, mulai dari titik keberangkatan hingga tujuan akhir.

Informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini akan terus diperbarui secara berkala mengikuti perkembangan kondisi atmosfer terkini guna mendukung aktivitas masyarakat yang lebih aman. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya