Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Otoritas Hong Kong memerintahkan pelepasan jaring scaffolding setelah kebakaran di Wang Fuk Court menewaskan 159 orang.
Pemerintah Hong Kong berjanji mengusut tuntas dugaan penggunaan material tidak standar dan menindak pihak yang bertanggung jawab atas kebakaran.
Sedikitnya 146 orang tewas dalam kebakaran besar di kompleks Wang Fuk Court, Hong Kong. Lebih dari 150 orang masih hilang, dan penyelidikan korupsi terkait renovasi gedung berlanjut.
KJRI di Hong Kong membentuk tim koordinasi keluarga untuk membantu pemulangan jenazah WNI korban kebakaran apartemen Wang Fuk Court di Tai Po pekan ini.
KJRI Hong Kong mengonfirmasi tujuh WNI tewas dalam kebakaran Wang Fuk Court. Sebanyak 79 PMI masih dicari, proses identifikasi jenazah terus berlangsung, dan 11 tersangka ditahan
Hong Kong, Sabtu (29/11), memberlakukan masa berkabung selama tiga hari menyusul kebakaran di Wang Fuk Court yang menewaskan 128 orang.
Hingga saat ini korban tewas dari kebakaran Hong Kong mencapai 128 orang, termasuk 7 WNI yang seluruhnya pekerja migran Indonesia. Sebanyak 200 orang lainnya masih hilang, di antaranya 79 WNI.
Jumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam kebakaran hebat di kompleks apartemen Wang Fuk Court, Tai Po, Hong Kong, kembali bertambah.
KJRI mengatakan dua dari korban meninggal adalah warga negara Indonesia.
Dugaan kelalaian dan korupsi terungkap di balik kebakaran mematikan di Hong Kong. 8 orang ditangkap otoritas setempat
Kebakaran besar di kompleks Wang Fung Court, Tai Po, Hong Kong, menewaskan 128 orang dan membuat ratusan lainnya hilang.
DUA warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan meninggal dunia dalam kebakaran yang terjadi di suatu apartemen di Hong Kong. Dua WNI lain mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.
Penyelidikan kebakaran Hong Kong mengungkap penggunaan material mudah terbakar sebagai penyebab cepatnya penyebaran api. Tiga eksekutif konstruksi ditangkap
Hingga pukul 15.00 pada Kamis, pihak berwenang melaporkan setidaknya 55 orang tewas, termasuk dua pekerja rumah tangga (PRT) Indonesia, seorang petugas pemadam kebakaran berusia 37 tahun
Kebakaran di Wang Fuk Court, Hong Kong, menewaskan puluhan orang. Perancah bambu dan jaring konstruksi diduga mempercepat penyebaran api.
Jumlah korban tewas meningkat menjadi 44 orang, sementara 279 penduduk masih dinyatakan hilang. Tragedi ini menjadi kebakaran paling mematikan di Hong Kong sejak 1962.
Kebakaran besar melanda kompleks Wang Fuk Court di Tai Po, Hong Kong, menewaskan sedikitnya 44 orang, ratusan lainnya dilaporkan hilang, dan ribuan warga dievakuasi.
Polisi Hong Kong menangkap dua direktur dan seorang konsultan perusahaan konstruksi terkait kebakaran kompleks apartemen yang menewaskan 44 orang.
Otoritas Hong Kong mengonfirmasi 44 korban tewas dan 45 luka kritis dalam kebakaran besar yang masih dalam penanganan. Petugas pemadam menjelaskan alasan proses pemadaman berlangsung lama.
Tiga pria ditangkap terkait kebakaran besar di kompleks Wang Fuk Court, Hong Kong, yang menewaskan sedikitnya 36 orang dan membuat 279 lainnya hilang.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved