Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Antikorupsi Hong Kong (ICAC) membentuk tim khusus untuk menyelidiki dugaan korupsi dalam proyek renovasi dan pengadaan material di komplek hunian Wang Fuk Court, Tai Po. Di waktu yang sama, otoritas keselamatan bangunan juga tengah memeriksa kemungkinan pelanggaran standar keamanan yang memperparah dampak kebakaran besar tersebut.
Pada Jumat (28/11), ICAC menangkap tujuh pria dan seorang wanita. Dua di antaranya merupakan direktur perusahaan konsultan konstruksi, sementara dua lainnya bertanggung jawab mengawasi pekerjaan pemeliharaan gedung yang telah berdiri puluhan tahun itu.
Tiga orang lainnya, termasuk sepasang suami istri, merupakan subkontraktor perancah bambu. Satu orang lain yang ditangkap merupakan seorang perantara.
Petugas ICAC juga melakukan penggeledahan di 13 lokasi, termasuk kantor konsultan, kantor subkontraktor, serta rumah para tersangka. Berbagai dokumen pekerjaan konstruksi dan catatan bank ikut disita sebagai barang bukti.
Penyelidikan awal mengindikasikan adanya kelalaian berat dalam pelaksanaan renovasi. Banyak penghuni melaporkan bahwa alarm kebakaran tidak berbunyi saat insiden terjadi, membuat mereka terjebak tanpa peringatan.
"Kami memiliki alasan untuk meyakini bahwa individu yang bertanggung jawab di perusahaan tersebut sangat lalai, yang menyebabkan api menyebar dengan cepat dan mengakibatkan banyak korban jiwa," kata Inspektur Senior Eileen Chung Lai-yee.
Dua kompleks di sekitar lokasi kebakaran turut dievakuasi sebagai langkah pencegahan. Sekitar 900 warga terdampak kini ditampung di delapan fasilitas sementara.
Lebih dari 140 kendaraan pemadam serta lebih dari 800 personel darurat dikerahkan untuk menangani insiden besar ini.
Hingga Jumat (28/11), jumlah korban tewas mencapai 128 orang, menjadikannya tragedi paling mematikan di Hong Kong sejak tahun 1962. Pemerintah setempat bahkan mengeluarkan alarm kebakaran level 5, level tertinggi dalam sistem peringatan lima tingkat yang terakhir kali digunakan 17 tahun lalu.
Kebakaran melanda delapan blok hunian Wang Fuk Court, masing-masing setinggi 31 lantai dan dihuni lebih dari 4.600 warga. Tujuh blok hangus dalam waktu singkat. Laporan lapangan menunjukkan api merambat dari bagian luar bangunan, memanjat perancah bambu yang digunakan untuk renovasi, kemudian menyelimuti gedung hanya dalam beberapa jam. (hongkongfp/P-4)
Otoritas Hong Kong memerintahkan pelepasan jaring scaffolding setelah kebakaran di Wang Fuk Court menewaskan 159 orang.
Pemerintah Hong Kong berjanji mengusut tuntas dugaan penggunaan material tidak standar dan menindak pihak yang bertanggung jawab atas kebakaran.
Sedikitnya 146 orang tewas dalam kebakaran besar di kompleks Wang Fuk Court, Hong Kong. Lebih dari 150 orang masih hilang, dan penyelidikan korupsi terkait renovasi gedung berlanjut.
KJRI di Hong Kong membentuk tim koordinasi keluarga untuk membantu pemulangan jenazah WNI korban kebakaran apartemen Wang Fuk Court di Tai Po pekan ini.
KJRI Hong Kong mengonfirmasi tujuh WNI tewas dalam kebakaran Wang Fuk Court. Sebanyak 79 PMI masih dicari, proses identifikasi jenazah terus berlangsung, dan 11 tersangka ditahan
Hong Kong, Sabtu (29/11), memberlakukan masa berkabung selama tiga hari menyusul kebakaran di Wang Fuk Court yang menewaskan 128 orang.
Kebakaran besar di kompleks Wang Fung Court, Tai Po, Hong Kong, menewaskan 128 orang dan membuat ratusan lainnya hilang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved